Kamis, 31 Januari 2019

Bupati Nias Resmikan UPT Puskesmas Sogaeadu Gido


Nias, Gelora Hukum - Bupati Nias Drs. SOKHIATULO LAOLI, MM. bersama wakil Bupati AROSOKHI waruwu meresmikan Gedung UPT PUSKESMAS SOGAEADU Kabupaten Nias,  kamis 31/01/2019

Pada arahan Bupati mengatakan, sangat menyambut baik atas kegiatan tersebut karna acara ini sangat penting, dan ucapan syukur kepada tuhan yang telah menyertai kita semua,  sehingga pelaksana'an pembangunan Gedung UPT puskesmas Sogaeadu TA. 2018 yang lalu terlaksana dengan baik sehingga dapat di resmikan, dan juga masyarakat dapat memanfaatkan untuk pelayanan kesehatan khususnya masyarakat sogaeadu dan masyarakat Kabupaten Nias pada umumnya

Lanjut bupati, Kesehatan merupakan karunia tuhan yang sangat berharga dan merupakan salah satu hak manusia,  karna pembangunan kesehatan menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan masyarakat secara keseluruhan.

Sebagai mana di atur pada Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan mengamanatkan bahwa pembangunan kesehatan harus di tujukan untuk meningkatkan kesehatan, kemauan,  dan kemampuan hidup sehat masyarakat yang stinggi-tingginya sebagai infestasi bagi pembangunan sumberdaya manusia

Dalam rangka meningkatkan akses,  maka pemerintah Kabupaten Nias telah membangun dan memiliki sarana pelayanan kesehatan,  antara lain
1 unit rumah sakit,  12 puskesmas,  28 puskesmas pembantu,  54 poskesdes/posyandu plus,  dan 184 posyandu serta 10 unit balai penyuluhan KB kecamatan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Nias, untuk memberi pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat yang di layani oleh kurang lebih 1060 orang tenaga kesehatan di rumah sakit puskesmas beserta jaringannya, dan PLKB, baik PNS/CPNS, PTT,  tenaga nusantara sehat,  tenaga Blud,  dan tenaga kesehatan sukarela (TKS) 

Sementara pada tahun 2020, pemerintah kabupaten Nias akan membangun RSUD pratama kelas D,  untuk itu pada tahun 2018 yang lalu telah dilaksanakan pengada'an lahan yang berlokasi di desa lasara kecamatan Gido Kab. Nias,  maka di harapkan kepada seluruh masyarakat dapat mendukung pembangun RSUD tersebut, "ungkap Bupati. (Makmur Gulo)

Label:

RAPAT KOORDINASI ASRA UEM 2019


Nias, Gelorahukum.com - Pelaksana'an Rapat koordinasi ASRA UEM 2019 di lantai II kantor Sinode BNKP kota Gunung sotoli selasa 29/01/2019, Tentang pelaksana'an sidang Raya wilayah Asia (Asra) United evangelical mission (UEM) yang di Gelar mulai 8 samapai 15 februari 2019. Yang di laksanakan di Gedung STT Suderman Gunung sitoli Nias. 

Pada pelaksana'an sidang raya wilayah Asia (asra),   Nias menjadi Tuan Rumah,  dan Ketua Umum Panitia Asra UEM 2019 Adalah   Bupati Nias Drs. SOKHIATULO LAOLI, MM. 

Pada Rapat Tersebut, ketua umum panitia Bupati Nias menyampaikan bahwa pada pelaksana'an sidang Raya wilayah asia (Asra) Peserta yang hadir kurang lebih 70 samapai 80 orang dari beberapa negara yaitu : Hongkong, Indonesia, srilangka, Jerman, filipina dan beberapa negara lainnya, Dan peserta tiba Di kota Gunung sitoli mulai dari tanggal 5, 6 dan 7 puncaknya, Dan tanggal 8 di gelar meeting lokal,  tanggal 9 di situlah prasidang sudah di mulai khusus komisi pemuda dan komisi pelayanan, sementara tanggal 10 untuk umum seluruh peserta pembuka'an sidang secara Resmi.

Lanjut ketua umum Bupati Nias menyampaikan, ada pun beberapa hotel yang sudah di sediakan untuk penginapan peserta dari beberapa negara yaitu : Hotel Wisma soliga, Hotel Nasional, Museum pusakan Nias dan Hotel Sthree Di kota Gunung sitoli.

Dan juga bupati Nias mengharapkan kerja sama yang baik dari pihak keamanan kepada Kapolres Nias AKBP DENI KURNIAWAN dan Dandim 0213 LETKOL.INF.REYMOND PURBA. dan memohon agar para keamanan tidak memakai baju Dinas, Demi untuk menyukseskan pelaksana'an Sidang Raya wilayah Asia (Asra)

Sekretaris Daerah Kota Gunung sitoli FIRMAN YANUS LAROSA menyampaikan, pada acara pembuka'an tanggal 10 yang di undang adalah dari kementrian Agama, Menpan RB, pemerintah propinsi, tokoh asal Nias yang berada di luar daerah Nias misalnya Menkumham RI YASSONA H LAOLI, anggota DPRD yang berasal dari dapil kepulauan Nias, dan Kepala daerah dan wakil kepala daerah Sekda  serta pimpinan DPRD kepulauan Nias. dan acara pembuka'an tanggal 10 februari 2019 itu di laksanakan di Gedung Gereja BNKP kota Gunung sitoli Sementara Sidangnya nanti Di laksanakan di Gedung STT Suderman Gunung sitoli., "ucap firman. (Makmur Gulo)

Label:

Rabu, 30 Januari 2019

Profesi Wartawan Jangan Di Hina

"Ayahnya Jenderal Tito juga Wartawan”
Jakarta,  Gelora Hukum - Profesi Jurnalis atau wartawan diatur dalam Undang-undang No.40/1999 tentang PERS dan mentaati Kode Etik Jurnalis. Dan di perkuat dengan Nota Kesepahaman antara Dewan Pers – Polri yang di perbaharui pada Februari 2017 lalu. 

Segala bentuk penghinaan atau pelecehan terhadap profesi termasuk profesi jurnalis-wartawan menurut Undang-Undang manapun tidak dibenarkan. 

Akibat sikap arogansi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab sering insan PERS mendapat perlakuan kasar baik secara fisik maupun psikis. “Jangan Hina Profesi Jurnalis, ”kata sesepuh dan senior Pers.

Sejarah membuktikan sebagaimana dikutip dari laman online Bangka Pos bahwa ayah sang Jenderal yang saat ini ada di pucuk kepemimpinan POLRI juga berprofesi sebagai wartawan, bahkan anggota PWI seumur hidup.

Achmad Gafar (78) masih ingat masa-masa dia bersekolah tingkat dasar di kawasan Tangga Buntung, Palembang, Sumatera Selatan. Kala itu, dia mengenang nama Achmad Saleh kawan sebangkunya di sekolah tersebut. Pendidikan di era tahun 40-an dipengaruhi gaya Belanda, masih terekam dalam ingatan pria kelahiran Mei 1939 ini. Namun, ilmu-ilmu agama sangat kuat ditanamkan orangtua dan guru-guru mereka di sekolah. “Saya ingat Achmad Saleh, teman sekolah waktu SD,” ujar Achmad Gafar warga Pangkalpinang belum lama ini.

Karena itu dulu guru-guru memanggil mereka dengan sebutan Saleh atau Gafar saja. Belakangan, Achmad Gafar baru mengetahui, salah seorang anak Achmad Saleh yakni Tito Karnavian adalah seorang jenderal polisi yang kini menjabat Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri).

Dia juga sempat mengenang bahwa Achmad Saleh yang meninggal dunia pada Kamis (27/10/2016) tahun lalu adalah seorang wartawan di RRI, Istri Achmad Saleh bernama Kordiah adalah seorang bidan.

Berkali-kali dalam berbagai kesempatan wawancara, almarhum Achmad Saleh mengungkapkan kebanggaannya sebagai wartawan. Dia mengaku hanya sebagai wartawan biasa yang mendukung cita-cita dan keinginan anak-anaknya.

Berkat kegigihan dan ketekunan serta keikhlasannya sebagai orangtua, kini anak-anak Achmad Saleh sukses dalam bidangnya masing-masing. Anak pertama Prof DR Diah Natalisa, MBA pernah menjabat sebagai Koordinator Kopertis Wilayah II.

Dia kuliah di S1 di Universitas Sriwijaya, beasiswa S2 di School of Business & Economics University of Kentucky, dan S3 Universitas Airlangga di Surabaya.

Anak kedua Tito Karnavian lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Kepolisian) pada 1987.

Sebelum memutuskan masuk Akabri, Tito sempat lulus tes di Kedokteran di Universitas Sriwijaya, Hubungan Internasional di Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

Tito juga menyelesaikan Master of Arts (M.A.) in Police Studies, University of Exeter, UK (1993), Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK (1996), Royal New Zealand Air Force Command & Staff College, Auckland, New Zealand (Sesko) (1998), Bachelor of Arts (B.A.) in Strategic Studies, Massey University, New Zealand (1998), Sespim Pol, Lembang (2000), Ph.D in Strategic Studies with interest on Terrorism and Islamist Radicalization at S. Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapore (magna cum laude), dan yang terakhir yaitu Lemhannas RI PPSA XVII (2011). 

Anak ketiga Achmad Saleh Dr Iwan Dakota, SpJP (K), Lalu anak keempatnya Dr Fifa Argentina SpKK bertugas di Rumah sakit Siti Khodijah. 

Saat diwawancarai tempo.co, pada 17 Juni 2016 lalu, Achmad Saleh menuturkan profesi di bidang jurnalistik menjadi salah satu sumber penghasilannya untuk membiayai sekolah Tito hingga meraih jabatan tertinggi di kepolisian. Achmad menuturkan, ia menggeluti dunia kewartawanan sejak awal 1960-an di RRI.
Selanjutnya, ia membidani pendirian koran Ekonomi Pembangunan, Pelita, dan koran Angkatan Bersenjata edisi Sriwijaya. “Saya pernah mendirikan koran terbitan Palembang,” katanya saat ditemui di kediamannya di Jalan Sambu, Palembang, Jumat, 17 Juni 2016 silam. “Saya anggota PWI seumur hidup,”
Beberapa waktu yang lalu ramai diberitakan soal ucapan tak menyenangkan yang dilontarkan oknum aparat penegak hukum terhadap profesi jurnalis. Way Kanan merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Lampung. 

Dikutip dari wartakota, dua wartawan di Lampung, Dedi Tarnando dan Dian Firasa, berhadapan dengan aparat penegak hukum menjadi korban pelecehan profesi jurnalis.

Ujaran itu disampaikan saat penertiban massa pro dan kontra batu bara yang hampir terlibat chaos di Kampung Negeri baru, Blambangan Umpu, Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, Minggu (27/8/17) sekitar pukul 02.30 WIB waktu lalu.

Harus profesional
Anggota Komisi Hukum dan HAM DPR RI M. Nasir Djamil mengingatkan kepada semua pimpinan Polri yang menjabat sebagai Kapolres, agar tetap mengedepankan profesionalisme jika memberikan pernyataan di depan publik. 

Demikian disampaikan Nasir Djamil terkait dengan ujaran oknuaparat kepada wartawan beberapa hari lalu. “Seharusnya mereka memahami makna Polisi Profesional, Modern dan juga Terpercaya. Dalam bersikap harus menampilkan rasa nyaman bagi warga masyarakat, jangan arogan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini menambahkan, Aparat Huku selayaknya harus tahu dan melaksanakan tugas pokok Kapolres, “Kalau aksi Kapolres seperti ini tidak dihentikan, bagaimana masyarakat nyaman, wartawan itu juga kan masyarakatnya. Bagaimana juga dicontoh bawahannya. Kapolres tentu tidak lantas menggeneralisir bahwa semua hasil kerja wartawan ibarat kotoran. Ini sangat menyinggung profesi wartawan. Padahal pers itu merupakan pilar demokrasi dan media mengontrol kekuasaan,” tegasnya.

Mantan wartawan ini pun meminta Kapolres segera meminta maaf dan meralat komentarnya.“Sering-seringlah duduk dengan juru warta agar ada kesepahaman dan saling membantu dalam tugas. Polisi butuh wartawan dan sebaliknya wartawan juga butuh polisi sebagai salah satu narasumber” pungkasnya.

Wajib di Proses
Menurut Leo Batubara Sesepuh dan juga Mantan Ketua Dewan Pers Indonesia ketika di hubungi FHI menyampaikan terkait adanya penghinaan profesi jurnalis, menyampaikan”Tugas wartawan itu sudah diatur menurut Undang-undang No.40/1999, jelas itu, wartawan dilindungi undang-undang, sebaiknya aparat itu melindungi bukannya merusak hubungan baik,”kata Leo dengan tegas.”Jika ada ketidak senangan dengan wartawan, adukan saja ke Dewan Pers, biar Dewan Pers yang menertibkan,”tambah Leo.

Sementara menurut wartawan Senior sekaligus pengajar di PWI Drs. Antonius Purba, menyampaikan kepada FHI,”Wajib diproses agar hal senada tidak terulang lagi, mengingat oknum aparat yang menghina tersebut adalah penegak hukum yang tidak patut mengeluarkan kata-kata yang menimbulkan kebencian,”kata Antonius Purba, Alumni IISIP Lenteng Agung tahun 1987 dengan tegas.
”Intinya Polri dan Dewan Pers sudah membuat kesepakatan yang tertera dalam Nota Kesepahaman agar bersinergi satu sama lain dan saling mengisi dalam melaksanakan tugas di lapangan,”tambahnya mengakhiri pembicaraan dengan FHI. (Timred/Sumber, Faktahukum.co.id).

Label:

Sehati Sepikir Dalam Satu Kasih, Jiwa, Dan Tujuan


Jakarta,  Gelora Hukum - Perayaan tahun ini yang bertemakan "Sehati Sepikir Dalam Satu Kasih, Satu Jiwa, Satu Tujuan", secara teknis dilaksanakan oleh sebuah kepanitiaan penyelenggara yang dibentuk FKNO. Panitia Penyelenggara (Ketua Otniel Hia ; Sekretaris Meiji S.P. Maru'ao ; Bendahara Ibezaro Waruwu). Pengurus dan Panitia mengundang warga masyarakat Kepni Se-Jabodetabek dan tamu undangan lainnya. Ribuan undangan dan hadirin mengikuti Perayaan dengan seksama dan secara familiar kekeluargaan, yang rangkaian susunan dan jenis agenda acara Perayaan sangat  dinamis, variatif, dan menarik perhatian. Perayaan dimaknai juga dengan penyampaian Refeksi oleh Bishop Pdt. O. Larosa, yang diisi dengan berbagai bentuk dan jenis penampilan dari sejumlah personal dan institusional komunitas warga masyarakat.

Sejumlah tamu kehormatan dan undangan khusus datang menghadiri Perayaan. Hadir Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI Prof. Dr. Sri Adiningsih, M.Sc dan Bapak. Diundang juga dan rencananya datang hadir Menteri PUPR RI Dr. Ir. Basoeki Hadimoeljono, M.Sc. Hadir juga Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI dan Ibu Susana Sarumaha (Calon Anggota DPD-RI), beserta beberapa tokoh masyarakat Kepni, antara lain : Firman Jaya Daeli, Brigjen Pol. Immanuel Larosa (Pejabat Inspektur di Lemhannas RI), Dr. Disiplin Manao, SH, MH (Hakim Tinggi Senior sebagai Pejabat Struktural di Mahkamah Agung RI), Kolonel TNI AU Historis Bu'ulolo, Henkie Yusuf Wa'u (mantan Pejabat Struktural Eselon 2), Fatty Hulu, Elhan Mendrofa, M. Sinufa Zebua, Saroziduhu Zebua, Fa'ahakhododo Maruhawa, Selsius Baeha, Bazatogu Hia. Selanjutnya para pimpinan dan tokoh agama, ormas dan paguyuban kewargaan / komunitas kemasyarakatan, kalangan anggota TNI, Polri, dan ASN, jajaran politisi, pengusaha, profesional, konsultan, aktifis, dan lain-lain.

Perayaan tahun ini yang bertemakan "Sehati Sepikir Dalam Satu Kasih, Satu Jiwa, Satu Tujuan", secara teknis dilaksanakan oleh sebuah kepanitiaan penyelenggara yang dibentuk FKNO. Panitia Penyelenggara (Ketua Otniel Hia ; Sekretaris Meiji S.P. Maru'ao ; Bendahara Ibezaro Waruwu). Pengurus dan Panitia mengundang warga masyarakat Kepni Se-Jabodetabek dan tamu undangan lainnya. Ribuan undangan dan hadirin mengikuti Perayaan dengan seksama dan secara familiar kekeluargaan, yang rangkaian susunan dan jenis agenda acara Perayaan sangat  dinamis, variatif, dan menarik perhatian. Perayaan dimaknai juga dengan penyampaian Refeksi oleh Bishop Pdt. O. Larosa, yang diisi dengan berbagai bentuk dan jenis penampilan dari sejumlah personal dan institusional komunitas warga masyarakat.

Sejumlah tamu kehormatan dan undangan khusus datang menghadiri Perayaan. Hadir Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI Prof. Dr. Sri Adiningsih, M.Sc dan Bapak. Diundang juga dan rencananya datang hadir Menteri PUPR RI Dr. Ir. Basoeki Hadimoeljono, M.Sc. Hadir juga Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI dan Ibu Susana Sarumaha (Calon Anggota DPD-RI), beserta beberapa tokoh masyarakat Kepni, antara lain : Firman Jaya Daeli, Brigjen Pol. Immanuel Larosa (Pejabat Inspektur di Lemhannas RI), Dr. Disiplin Manao, SH, MH (Hakim Tinggi Senior sebagai Pejabat Struktural di Mahkamah Agung RI), Kolonel TNI AU Historis Bu'ulolo, Henkie Yusuf Wa'u (mantan Pejabat Struktural Eselon 2), Fatty Hulu, Elhan Mendrofa, M. Sinufa Zebua, Saroziduhu Zebua, Fa'ahakhododo Maruhawa, Selsius Baeha, Bazatogu Hia. Selanjutnya para pimpinan dan tokoh agama, ormas dan paguyuban kewargaan / komunitas kemasyarakatan, kalangan anggota TNI, Polri, dan ASN, jajaran politisi, pengusaha, profesional, konsultan, aktifis, dan lain-lain. Ada sejumlah pejabat tinggi negara sebagai tamu kehormatan dan undangan khusus - yang pernah datang menghadiri Perayaan Syukuran Awal Tahun pada tahun-tahun sebelum ini sejak awal tahun 2000-an, yang diselenggarakan oleh FKNO. Pejabat tinggi negara tersebut, antara lain : Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi RI, Menteri Kimpraswil (PU) RI, Menteri Kelautan Dan Perikanan RI, Menteri Kehutanan RI, Menteri Pariwisata Dan Kebudayaan RI, Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Menteri Pertahanan RI, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Menteri Perhubungan RI, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden RI, dan lain-lain.

Berbagai program strategis dan kegiatan aksi FKNO termasuk Perayaan Syukuran Awal Tahun ini pada dasarnya berkaitan dan bersentuhan pada peningkatan dan pegembangan kualitas persekutuan, persatuan, dan penguatan warga masyarakat Kepni untuk saling melengkapi dan menguati. Kemudian berhubungan dan berintikan pada pemajuan dan penambahan kualitas pembinaan warga masyarakat Kepni dan pembangunan kawasan Kepni. Dalam kerangka pemikiran dan dengan konteks pertimbangan inilah, diharapkan kedatangan dan kehadiran Ketua Dewan Pertimbangan RI, dan rencana awal Menteri PUPR RI tentu menjadi relevan dan merupakan kebutuhan. Materi Pidato Sambutan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden RI yang mewakili tamu undangan, pada hakekatnya mengakomodasi dan mewadahi perihal yang merupakan aspirasi kepedulian dan kebutuhan warga masyarakat dan kawasan Kepni. Selanjutnya Ketua Dewan Pertimbangan Presiden RI menguraikan dan menjelaskan garis besar program dan agenda umum kegiatan Kenegaraan RI melalui Pemerintah Nasional Presiden RI Jokowi dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Perihal pembinaan dan pengkaderan SDM, pembangunan dan peningkatan infrastruktur, perlindungan dan pelayanan publik, serta pergerakan dan pengembangan perekonomian warga masyarakat dan daerah kawasan Kepni - merupakan inti kandungan dari pemikiran dan perhatian Ketua Dewan Pertimbangan Presiden RI Prof. Dr. Sri Adiningsih, M.Sc yang juga Guru Besar UGM - Yogyakarta. Brigjen Pol. Immanuel Larosa dalam Kata Sambutan mewakili warga dan tokoh masyarakat Kepni, menyampaikan beberapa hal mengenai pemajuan warga masyarakat dan pembangunan daerah kawasan Kepni. Salah satu yang utama di antaranya adalah aspirasi dan apresiasi terhadap rencana Pembentukan Provinsi Kepni. Ketua Umum Pengurus FKNO menyampaikan Kata Sambutan dan Ketua Panitia Penyelenggara menyampaikan Sambutan Laporan. (Timred) 

Label:

Kadis PUPR Nisel, Ajak Seluruh Media Kawal Pembangunan

Erwinus Laia,  SH,  MH (Kadis PUPR Nias Selatan"
Nisel, Gelira Hukum - Kadis PUPR Nias Selatan Erwinus Laia, SH,  MH,  dan beberapa Wartawan mengajak seluruh media untuk turut serta mengawal pembangunan yang sedang berlangsung diwilayah kerjanya, hal ini disampaikan pada acara coffe moning di kantor PUPR Nias selatan (29/01/2019).

Lanjut Erwinus, Media dan para juru warta
atau wartawan adalah mitra pemerintah untuk memajukan kegiatan pengelolaan pembangunan dalam rangka penungkatan kinerja program pemerintah dalam membangun infrastruktur pada khususnya di wilayah Nias Selatan.

Selanjutnya untuk menununjang hakekat transpransi didalam program pemerintah melalui Dinas PUPR, tentu peran media sangat saya apresiasi, dari itu saya berharap bila ada temuan dilapangan sebaiknya di konfirmasi dengan kami bila di luar sana ada rekanan yang nakal dalam mengerjakan proyek pemerintah dengan asal – asalan agar daoat segera kami tindak, kami selalu membuka diri menerima saran dari mitra wartawan dalam satu tujuan demi jaminan benar benar terwujud swgala program pemerintah berbasis Pembangunan, sehingga dampaknya dapat benar benar bermanfaat bagi masyarakat. 

Kami berharap dukungan penuh dan kerjasama para teman teman awqk media, terutama dalam mepubikasikan kegiatan kami, sekaligus bersama – sama dalam melakukan pematauan berbasis kondisi nyata pada setiap kegiatan pembangunan, Kadis Pupr berharap. 

Kami juga berharap dukungan penuh dengan teman teman wartawan, agar disetiap detik kami khususnya dinas PUPR Nias Selatan dapat selalu mengoreksi diri, sehingga dengan demikian beban tugas yang kami lakukan benar benar bermanfaat bagi masyarakat. (Ta'alui Hulu)

Label:

Selasa, 29 Januari 2019

Bupati Nias Gelar Acara Pembubaran Panitia Oikumene


Nias, Gelorahukum. com - Acara pembubaran panitia perayaan Natal oikumene Kabupaten Nias yang di laksanaka Di lantai III Kantor Bupati Nias, 
Yang di hadiri oleh Bupati Nias Dr. SOKHIATULO LAOLI, MM.  Wakil Bupati Nias, sekda Kab. Nias,  para pemuka agama, panitia Natal dan ASN lingkungan Kab. Nias.  Selasa 29/01/2019

Acara tersebut di awali dengan nyanyi dan do'a sekaligus kebaktian yang di pimpin oleh Pdt.  TEMANI PANCASILA P.  daeli. 
setelah itu ketua panitia natal Drs. DESMON A.  ZEGA menyampaikan laporan di hadapan Bapak Bupati Nias dengan beberapa kegiatan yang sudah di laksanakan.

Ia menyampaikan,  kami dari panitia natal oikumene Kab. Nias telah melakukan beberapa kegiatan,  yaitu : Kebaktian kebangunan rohani yang di laksanakan di gereja bawalato,   kunjungan sosial di 2 panti asuhan di wilayah kecamatan Gido,  dan puncaknya perayaan Natal oikumene yang di laksanakan di lapangan kantor camat hiliserangkai pada akhir bulan Desember 2018.

Lanjut ketua panitia menyampaikan sumber dana yang di gunakan pada kegiatan Natal tersebut,  sumber dana Natal oikumene Kab. Nias dari APBD Kab. Nias TA. 2018, sumbangan dari Bank Sumut sebesar 3.juta, 

Dan setelah itu DESMON DAELI menyerahkan secara simbolis barang infentaris panitia natal yang langsung di terima wakil Bupati Nias AROSOKHI waruwu. 

pada penyampaian Arahan dan bimbingan oleh Bupati Nias,  mengatakan,  ia mengucap syukur kepada tuhan dan juga ucap terima kasih kepada panitia natal dan juga pemuka agama,  dengan suksesnya Natal oikumene Kab. Nias atas berkat kerja sama yang baik sehingga perayaan natal oikumene Kab. Nias telah terlaksana dengan baik. Ujar bupati, 

Sebelum mengakhiri arahan dan bimbingan sekaligus membubarkan panitia natal,  Bupati Nias menyampaikan pesan kepada para hadirin lewat firman tuhan yang di ambil dari Amsal pasal 15 ayat 33 (makmur Gulo)

Label:

BUPATI NIAS Dr. SOKHIATULO LAOLI MM. Hadiri Natal Desa somi


Nias, Gelorahukum. com - Pelaksanaan Natal Desa somi Kecamatan Gido Kabupaten Nias di laksanakan minggu 13/01/2019 lalu,  yang di lokasikan di pekan Somi,

Acara Natal tersebut Di hadiri Oleh Bapak Bupati Nias Dr. SOKHIATULO LAOLI MM.  pdt. JULIMAN HAREFA Sth, sebagai Pengkhotbah,  DPRD Kab. Nias FOAROTA GULO Dan ALINURU LAOLI, Dan juga Tokoh agama tokoh masyarakat dan aparat desa Somi

Dalam sambutan Bupati Nias mengatakan, hendaknya kerjasama yang baik itu dapat di lanjutkan dan di tingkatkan,  dan semua program-program di desa somi akan di Dukung sesuai dengan peraturan dan koridor yang berlaku,

Dan juga Bupati Nias sangat menyambut dan mendukung semua perlomba'an pada pelaksanaan Natal Desa tersebut, adakah beberapa perlombaan yang di laksanakan,  dan Bupati Nias mengatakan bahwa semua peserta perlomba'an menjadi juara,  bila ada yang menjadi juara satu dua dan tiga, itu hanya merupakan patokan yang lebih baik, dan juga Bupati Nias memberi hadia untuk juara satu 2.juta,  juara dua satu juta lima ratus,  dan juara tiga satu juta,

Lanjut kata sambutan dari anggota DPRD An. ALINURU LAOLI,  dikatakannya,
Dia bangga di desa Somi yang sungguh bisa bekerja sama untuk melaksanakan peraya'an Natal Desa, di tambahkannya, untuk memajukan desa semi telah di anggarankan pada APBD bahwa jalan dari duria menuju Desa somi sebesar 1.M,

Lanjut pada kata sambutan FOAROTA GULO anggota DPRD Kab. Nias,  dia sangat mendukung acara Natal tersebut, dan juga sangat mendukung antosias dan kerjasama masyarakat desa, dan hal-hal seperti ini perlu di di tingkatkan di dukung dan di lanjutkan dengan kerjasama masyarakat, karna tanpa ada kerja sama dari masyarakat,  tokoh agama dan aparat desa maka tidak pernah tercapai hal-hal seperi ini, dirangka dengan FOAROTA GULO memberi beberapa piala bagi setiap pemenang perlomba'an pada 7 aitem perlomba'an yang di laksanakan.

Ditambahkan kepala desa Somi mengatakan,  sangat berterima kasih atas kedatangan Bapak Bupati Nias Untuk menghadiri Acara peraya'an Natal Desa Somi, Dan Juga Anggota DPRD Kabupaten Nias, dan juga atas kerjasama dari tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-toko Gereja Yang 17 Gereja dan satu mesjid yang ada di desa semi. Ujarnya.

Ketua Panitia atas nama AMA ISKAR GULO,  kepada media Gelorahukum.com menyampaikan, dia sangat Berterima kasih Kepada pemerintah Kabupaten Nias Dalam hal ini Bapak Bupati Nias dan juga kepada anggota DPRD Kab. Nias Yang telah menghadiri peraya'an Natal di Desa Somi,  dan juga dia berterima kasih kepada pemerintahan Desa semi yang telah memprogramkan pelaksana'an Peraya'an Natal Desa tersebut,  kiranya Kegiatan dan rasa kerja sama ini dapat di tingkatkan lagi di tahun depan,  "ungkap a. iskar kepada media (makmur Gulo)

Label:

DUSUN II SISARA HILI MA'U LAKUKAN GOTONG ROYONG BERSAMA


Nias, Gelorahukum.com - warga Dusun II desa sisara hili ma'u kecamatan ma'u Kabupaten Nias melaksanakan Kerja bakti Gotong royong bersama secara swadaya 
untuk membangun jembatan darurat di sungai awotona, Selasa 29/01/2019.

Kepala Dusun II  An. JERNI SEPTIANIS GULU kepada media Gelorahukum.com menyampaikan,  bahwa jembatan ini satu-satunya hubungan jalan menuju kecamatan Ma'u, dan juga setiap hari di lintasi oleh Anak sekolah serta petugas kesehetan dari Puskesmas yang menuju Desa sisara hili ma'u,  Desa balodano dan Desa leweguru II. Kec. Ma'u

Dilanjutkan, Sumber Dana untuk membuat jembatan Darurat ini dari Dana Gotong Royong APBdes Desa sisara hili ma'u sebesar 1.6200000 (satu juta enam ratus dua puluh ribu rupiah) Di tambahkan dengan 20 SAK semen sumbangan atau bantuan dari Anggota DPRD Kabupaten Nias Dari partai Demokrat sekaligus calon legislatif Bulan April Tahun 2019 mendatang An. FOAROTA GULO (AMA IMEL)

Lanjut kadus mengharapkan kepada pengendara roda dua baik dari Desa setempat maupun dari desa tetangga untuk turut berpatisipasi dan kerja sama yang baik dan juga perhatian dari pemerintahan Desa setempat dan juga desa tetangga, karna ada pun kekurangan sekita 15.juta untuk meningkatkan pembangunan jembatan tersebut,  guna untuk kelancaran transprotasi ekonomi kita " ungkap kadus.

Tokoh masyarakat Dusun II An. AS Gulo. Kepada media gelorahukum.com, saya mewakili warga Dusun II  dan secara umumnya masyarakat Desa sisara hili ma'u,  mengucapkan terima kasih kepada Bapak DPRD Kab. Nias An. FOAROTA GULO (AMA IMEL)  yang telah turut berpatisipasi untuk membantu kami dengan menyumbangkan 20 SAK semen untuk pembangunan jembatan ini,  tidak ada balasan dari kami selain Do'a agar Bapak FOAROTA GULO (AMA IMEL)  sukses selalu.  ujar AS. Gulo kepada media.  (makmur Gulo)

Label:

Senin, 28 Januari 2019

Politik Indonesia : Tantangan Dan Peluang Pemuda Indonesia

Jakarta,  Gelora Hukum - Firman Jaya Daeli (mantan Komisi Politik Dan Hukum DPR-RI) menjadi Pembicara dalam sebuah Diskusi yang diselenggarakan Pengurus Pusat GMKI. Diskusi bertemakan "Politik Indonesia : Tantangan Dan Peluang Pemuda", berlangsung, Jumat, 25 Januari 2019, di Student Centre, Salemba, Jakarta.

Firman Jaya Daeli sebagai Pembicara menyampaikan materi pemikiran strategis dengan menguraikan dan menjelaskan perihal tema diskusi. Ketika Politik Indonesia diletakkan dan ditumbuhkan dalam konteks Indonesia maka keseluruhan konstruksi, substansi, dan aksi Politik Indonesia harus dalam kerangka penguatan dan pembangunan Indonesia Raya. Sistem dan struktur Politik pada dasarnya terikat dan terpanggil untuk menguati dan memaknai konstitusi UUD 1945 dan ideologi Pancasila.

Politik Indonesia mesti senantiasa dibangun dalam kerangka untuk memastikan penyelenggaraan dan penegakan konstitusi UUD 1945. Harus selalu dibangun juga dalam kerangka untuk mewujudkan pengorganisasian dan pelaksanaan ideologi dan falsafah Pancasila. Sistem, struktur, dan kultur Politik Indonesia berintikan pada ketentuan UUD 1945 dan etos semangat Sila-Sila Pancasila.

Politik Indonesia yang berdasarkan UUD 1945 secara hakiki berbasis pada kedaulatan rakyat dan demokratis konstitusional. Politik demokrasi Indonesia bertumpu pada keberadaan dan kematangan : (Pertama). Pemilihan Umum dalam berbagai bentuk dan tingkatan ; (Kedua). Partai Politik yang kredibel, representatif, dan akuntabel ; (Ketiga). Kelembagaan Politik yang fungsional dan efektif. Basis politik Indonesia yang bertumpu pada ketiga perspektif ini, semakin menjadi relevan ketika mengandung sistem nilai etik kebajikan dan moral keadaban Pancasila. Legitimasi sosial politik menjadi menaik dan meninggi ketika masyarakat dan bangsa Indonesia menginvestasikan perhatian dan dukungan sosial dan politik.

Konstruksi, substansi, dan aksi Politik Indonesia yang bernafaskan Pancasila secara prinsipil beretos Bhinneka Tunggal Ika dan bersemangat Gotong Royong. Karakter dan kepribadian Politik Indonesia berjalan dan bergerak pada kekuatan dan kemampuan : (Pertama). Penjabaran dan pelaksanaan Sila-Sila Pancasila secara otentik dan konsisten ; (Kedua). Penyelenggaraan dan pengorganisasian Sila-Sila Pancasila secara utuh, menyeluruh, dan menyatu dalam satu tarikan nafas Keindonesiaan ; (Ketiga). Penegakan dan penguatan universalisme dan humanisme Pancasila bagi Indonesia Raya. Materi Politik Indonesia yang bernafaskan ketiga perspektif ini semakin melengkapi dan memaknai Politik Indonesia yang berdasarkan UUD 1945 (berkedaulatan rakyat dan demokratis konstitusional). 

Peluang Pemuda Indonesia sungguh-sungguh sangat terbuka dan terangsang untuk  menanggapi dan memaknai tantangan Politik Indonesia. Perihal regenerasi dan rekruitmen kader, keanggotaan, dan kepemimpinan Pemuda mesti difahami dan disikapi dalam kaitan dengan kualitas pemikiran dan integritas perbuatan Pemuda. Intinya adalah bagaimana Pemuda mampu dan matang menemukan, memanfaatkan, dan mengembangkan peluang untuk diperuntukkan bagi kebajikan, keadilan, dan keadaban politik. Peluang ini merupakan modal untuk menanggapi dan mengatasi tantangan Pemuda.

Tantangan Pemuda terletak pada sejauh mana dan seluas apa Pemuda melakukan persiapan, pembaharuan, dan pemantapan mengawal dan merawat Politik Indonesia. Pengawalan dan perawatan ini berkaitan dengan penyehatan dan penguatan Politik Indonesia agar selalu dan seterusnya berlandaskan UUD 1945 dan berdasarkan Pancasila dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan demikian, rumusan kebijakan strategis dan agenda aksi kegiatan Politik Indonesia merupakan Tantangan Dan Peluang Pemuda Indonesia. (Timred) 

Label:

Jumat, 25 Januari 2019

Kepemimpinan Indonesia Dan Pesan Kebudayaan Dari Bangun Pemudi Pemuda




Jakarta,  Gelora Hukum - Presiden RI Jokowi dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan Ibu menghadiri undangan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Presiden Kelima RI dan Ketua Umum PDI Perjuangan Hj. Megawati Soekarnoputri (23 Januari 1947 - 23 Januari 2019). Berkenan hadir juga Wakil Presiden Keenam RI Try Sutrisno dan Ibu, Wakil Presiden Kesebelas RI Prof. Dr. Boediono dan Ibu. Hadir juga sejumlah pejabat tinggi negara dan mantan pejabat tinggi negara, tokoh-tokoh nasional, pimpinan ormas, LSM/NGO, dan media massa ; jurnalis senior, pengamat, akademisi, ilmuwan, cendekiawan, seniman, budayawan, artis, pengusaha, kalangan profesional, aktifis, politisi, sahabat, keluarga besar, dan lain-lain.

Di antara sejumlah tamu yang diundang menghadiri perayaan, seperti tampak dalam foto, ada Menteri PUPR RI Ir. Basoeki Hadimoeljono, M.Sc, Ph.D, Butet Kertaredjasa, dan Firman Jaya Daeli ; dan juga beberapa lainnya (Anggota DPR-RI Agung Putri Astrid, MA, sejarawan Bonnie Triyana, artis Krisdayanti dan Lita Zen). Kualitas perayaan sungguh-sungguh tumbuh dengan penampilan seniman berpengalaman dan pembawa acara terkocak, antara lain : Butet Kertaredjasa, Cak Lontong, dan lain-lain. Penampilannya menyampaikan pengantar awal dan perspektif yang mengundang dan menarik perhatian tamu dan hadirin.

Hakekat perayaan Hari Ulang Tahun dan semangat Ulang Tahun mengandung sistem nilai sosial dan kultural. Kandungan nilai ini pada dasarnya semakin menguati Persatuan Indonesia dan tambah memaknai Bhinneka Tunggal Ika yang berkemanusiaan dan berkeadaban bagi Indonesia Raya. Doa dan dukungan sepenuhnya dari berbagai kalangan menyertai. Semoga senantiasa sehat dan sukses dalam pengabdian dan menjadi sentrum kepemimpinan strategis untuk membumikan Pancasila dan menegakkan UUD 1945. 

Meski tamu yang diundang dalam jumlah terbatas dan tertentu, namun ruang acara perayaan tetap penuh dengan kehadiran sejumlah figur dari berbagai kalangan dan didukung dengan tampilan beberapa rangkaian acara. Perayaan menjadi semarak, yang diawali dengan peluncuran dan diskusi buku perihal testimoni sejumlah tokoh anggota Kabinet Gotong Royong mengenai Presiden Kelima RI Hj. Megawati Soekarnoputri, yang berjudul "The Brave Lady". Perayaan menjadi semakin dinamis, heroik, dan patriotik dengan adanya pergelaran kesenian dan kebudayaan bernuansa nusantara oleh kaum muda milenial, bertemakan Bangun Pemudi Pemuda. Pergelaran yang diorganisasikan dan ditampilkan "lapisan milenial" ini tergabung dalam komunitas Swara Gembira. Pergerakan dan perpaduan tampilan semakin menambah bobot perayaan. 

Presiden Kelima RI Hj. Megawati Soekarnoputri tampil di podium untuk menyampaikan pemikiran penting dan pengalaman menarik yang berkaitan dengan hakekat perayaan Hari Ulang Tahun dan yang berhubungan dengan inti sari rangkaian acara peluncuran buku dan pergelaran seni budaya selama perayaan. Perayaan ditandai dan dimaknai juga dengan agenda penyerahan buku berjudul "The Brave Lady" kepada Presiden RI Jokowi dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla oleh Presiden Kelima RI Hj. Megawati Soekarnoputri. (Timred) 

Label:

Rabu, 23 Januari 2019

Rabat Beton Desa Bitaya, Seumur Jagung Sudah Hancur


Nisut, Gelora Hukum - Baru Seumur Jagung Pembangunan Rabat Beton Tahun 2017 terlihat hancur total.

Pantauan awak media (24/1/2019) di lokasi pekerjaan, fisik dana desa Bitaya Kecamatan Alasa kabupaten Nias utara tahun 2017 pembangunan rabat beton yang menelan dana kurang lebih 500.000.000 (lima ratus juta Rupiah) tidak sesuai harapan Masyarakat.

Salah Seorang Tokoh Masyarakat Heppy ungkapkan kekecewaannya kepada Kades Bitaya Yupirianus Zalukhu atas sikap ketidak transparanan setiap pembangunan didesa yang hanya asal jadi.

Seperti fisik tembok penahan pembangunannya diatas permukaan tanah bukan di tepi sungai, tugu Perbatasan Menelan dana desa sebesar 13,000.000. (Tiga belas juta Rupiah) dan Begitu juga Rabat beton Sepanjang kurang lebih 2.100 Meter sudah pada hancur karena diduga telah terjadinya pengurangan semen disetiap patok, dengan hanya menggunakan 18 sak semen, seharusnya di di RAB 21 zak semen / patok, tandas Happy mengakhiri. (HZ) 

Dana desa Bitaya tahun 2017 ini Telah kita laporkan di Inspektorat Kabupaten Nias utara,Polres Nias dan kita surati Bupati Nias utara pada bulan Juni tahun 2018 lalu,Sampai hari ini Tim Pemeriksaan Inspektorat dan hasil Audit Inspektorat Belum turun, tandas Happy mengakhiri, (HZ).

Label:

Wabub Nias Hadiri Acara Silaturahmi Yang Digelar Polres Nias

Gunungsitoli Gelora Hukum - Polres Nias Gelar Silaturahmi dengan tokoh agama unsur pemerintah dan penyelenggara pemilu untuk menuju pemilu damai, yang di laksanakan di aula kamtibmas mapolres Nias, Senin 21/01/2019

Acara silaturahmi tersebut di Hadiri oleh Wakil Bupati Nias AROSOKHI WARUWU,  SH, MH.  Kapolres Nias DENI KURNIAWAN,  S.IK,MH. Dandim 0213 Nias, LETKOL Inf YOHANES REYMOND RS. PURBA SH, M. TK (Han)  Ketua KPU,  Ketua Bawaslu di wilayah hukum Polres Nias,  Tokoh agama,  Tokoh Masyarakat serta Polsek Sejajaran Polres Nias. 

Pada kesempatan itu, wakil Bupati Nias AROSOKHI WARUWU, SH, MH.  mengatakan, kegiatan ini merupakan terobosan positif netralitas polri yang di prakarsai oleh Polres Nias Demi menciptakan situasi aman dan kondusif menjelang pesta Demokrasi pemilu serentak pada Tanggal 17/04/2019 mendatang,  dan kegiatan ini sangat di apresiasi,  "ujar wabub.

Lanjut Pdt. Bethel ndraha mengatakan,  iya sangat mengapresiasi kegiatan ini yang di selenggarakan oleh Polres Nias untuk silahturami dengan tokoh agama dan pemerintah terkait untuk menuju pemilu damai

Ditambahkannya, walaupun berbeda pilihan namun kita tetap jaga kondusifitas pada pelaksanaan pesta demokrasi pemilu serentak pada tanggal 17/04/2019 mendatang dan kita tetap satu bingkai NKRI. (makmur Gulo)

Label:

Pembangunan Rehap Gedung SD Faondrato Diduga Sarat Korupsi


GELORA HUKUM,  NIAS BARAT - Bangunan Rehap ruang kelas gedung SDN Nomor : 071183 Faondrato Kecamatan Sirombu Kabupaten Nias Barat, yang bersumber dari APBN tahun 2018 Kementrian pusat dengan nilai kurang lebih rp. 430.000.000, dalam pelaksanaannya terkesan tambal sulam dan didugaan sarat praktek korupsi.

Bangunan rehap ini dilaksanakan langsung oleh Kepala Sekolah SIGITI HIA, barsama panitia yang telah ditetapkan, sementara SAMA'ATI DAELI adalah bendahara pengelola keuangan dana rehap tetsebut

Penuturan sumber yang tidak bersedia disebut namanya menuturkan bahwa, asumsi indikasi adanya niat jahat berbuat korupsi dalam pelaksanaan pembangunan ini, bermula disaat bangunan ini hendak akan diawali, saat itu kepala sekolah mengumpulkan seluruh guru dan mempersilahkan untuk mecari panglon yang siap mengadakan mobiler dengan harga murah berupa "meja siswa,  pintu buka satu,  jendela tolak dan meja 1/2 biro untuk guru", sesuai speksifikasi.

Setelah para guru dan panitia sudah berusaha mendapatkan panglon yang siap mengadakan mobiler itu dengan harga murah, tanpa alasan tiba tiba kepala sekolah bersama bendahara menolak, bahkanas WA dipaksakan belanja pada panglon yang telah mereka tetapkan sementara harga setelah diuraikan cukup mahal dibanding harga pada panglon lain sebagaimana hasil survei para anggota panitia pelaksana.

Kejanggalan lain dalam pemasangan keramik pada tiga ruangan kelas, lantai dasar berupa semen yang telah kian tidak dipecahkan, tetapi diatasnya keramik dilapis begitu saja tanpa menggunakan batu pecah ukuran 2/3.

Gelar rapat disekolah turut hadir para tukang keramik, saat itu tukang menawarkan bahwa upah pemasangan keramik kalau dipercayakan kepada kami rp.  20.000/meter akhirnya tersepakati,  namun setelah tukang datang dilikasi untuk memulai pekerjaan,  tiba tiba bendahara langsung menolak dengan alasan sudah ada kebakaran saya dengan tukang lain dengan harga rp. 25.000/meter.

Selain itu, papan dinding ruangan kelas terkesan hanya tukar kulit saja,  harusnya diganti dengan papan baru, tetapi kebanyakan papan yang telah kian itu hanya dipoles dan dicat begitu saja dan dipasang kembali.

Lainnya reng plafon dan atap sama sekali tidak diganti, ketebalan tripleks plafon dan seng diduga tidak sesuai dengan speknya, sehingga secara keseluruhan biaya volume bangunan rehap SD ini diperkirakan hanya kurang lebih 150 juta.

Ironisnya lagi,  kepala sekolah menguraikan dalam rapat bersama dan dituangkan dalam berita acara bahwa dana rehap itu selain digunakan pada pembangunan fisik, juga jatah Dinas pendidikan sebesar 13% dari pagu dana dan telah diberikan kepada Gideono kepala seksi pada dinas pendidikan, atas petunjuknya diberikan melalui stafnya. Juga kita berikan kepada Takola sebesar rp. 7 %.

Disaat awak media melakukan kInfirmasi soal kebenaran atas jatah Dinas pendidikan yang 13% itu, namun GIDEONO dengan singkat mengatakan "informasi itu tidak benar dan saya merasa difitnah.

Sementara pihak Takola melalui WA membenarkan bahwa dana rehap sekolah SDN 071183 Faondrato itu sebesar 7% dari pagu dana telah diterima.

Kepada awak media (23/1/2019) diruangan guru SDN Faondato, oleh kepala sekolah tidak bersedia memberikan komentar,  sementara bendahara yang juga ada disitu menyatakan saya tidak mau pembicaraan saya di rekam. (O'ozui Daeli).

Label:

Senin, 21 Januari 2019

Bangunan Jalan Lamahoe Simandrôlô Tanpa Papan Proyek

Gunungsitoli, Gelora Hukum - Pekerjaan pengaspalan jalan sepanjang 400 Meter bersumber dari (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah)APBD tahun 2018 sebesar 685.000.000 (Enam Ratus delapan puluh lima juta rupiah).

Dilokasi Pekerjaan tidak tampak adanya papan proyek dan Hamparan Bes, sertu terkesan asal jadi, bahkan hari sabtu lalu sekitar pukul 10:00 Wib pekerjaan ini terkesan dipaksakan diaspal dalam keadaan curah hujan. 

Kepada ketua ormas GAPERNAS Heppy Zalukhu oleh Kepala desa, aparat dan masyarakat Desa Hilina"a menuturkan segudang kekesalan sekaligus ungkap menolak pekerjaan proyek itu untuk diteruskan, karena mereka nilai dikerjakan tanpa perhitungan mutu, betapa tidak pengaspalan dikerjakan dalam keadaan Hujan, harusnya dikerjakan dalam cuaca cerah. 

Ketua GAPERNAS Heppy Zalukhu, meminta kadis PU Kota Gunungsitoli agar bersikap tegas kepada rekanan dan terhapap penanggungjawab pembangunan jalan ini, sebab bila bila pekerja meneruskan volume pekerjaan ini tanpa perhitungan mutu, maka diperkirakan jalan dimaksud dalam hitungan bulan pada hancur, tentu masyarakat yang terus bahkan selalu menjadi korban.

Disaat PPK wira Halawa di hubungi melalui Telpon seluler, bahkan berdalil mengatakan perkerjaan pengaspalan itu belum di mulai, sementara fakta di lapangan bahwa penyiraman minyak di badan jalan bahkan sudah dikerjakan oleh pekerja. (HZ)

Label:

Puskesmas Rawat Inap Sirombu Tolak Pasien, Keluarga Duka Mengeluh

NIAS BARAT, GELORA HUKUM -  Keluaga korban Hidupi Hia alias Ama Kanu warga Desa Tugala Kecamatan Sirombu, keluhkan pelayan Puskesmas Rawat Inap Sirombu yang tidak profesional, pilih kasih dalam memberikan pelayanan berupa penolakan pelayanan nginap untuk bersalin terhadap istri saya (01/1/2019) yang berakhir anak saya meninggal dunia.

Lanjut Hidupi Hia, Masalah ini bermuala sekitar pukul 22.00 wib malam (01/1/2019) saat istri  saya Yustina Hia (I.Kanu) mengalami kesakitan karena waktunya melahirkan, sehingga saya langsung melarikannya dirumah sakit rawat inap Sirombu untuk mendapat pertolongan, saat kami sampai dirumah sakit terlihat 3 orang tenaga medis diantaranya Kisna, dan mengingat kondisi istri saya semakin lemas dan terus mengalami kesakitan, akhirnya kami meminta pelayanan khusus persalinan sembari minta nginap untuk opname.

Tapi anehnya para perawat saling buang badan bahkan saling ucap hari ini bukan giliran kami, ironisnya lagi muncul pernyataan "bila ada yang nginap malam ini maka saya akan kunci rumah sakit". Dari pernyataan itu kami merasa seperti ditolak, dan diabaiakan, mengingat kondisi istri saya terus mengeluh kesakitan dan terkesan antara hidup dan mati campur sedih dan kesal, akhirnya terpaksa kami harus pulang dirumah, saat itu muncul dibenak dari pada istri saya terjadi apa dirumah sakit ini, lebih baik dirumah saja bersama keluarga, apa lagi untuk apa kami bertahan dirumah sakit sementara pihak rumah sakit terkesan tidak bersedia menerima istri saya untuk opname.

Seusai kami pulang dirumah, terlihat kondisi Istri saya semakin parah dan dan terus menangis histeris melawan kesakitan, akhirnya saya langsung membawanya Di tempat medis terdekat untuk mendapatkan pertolongan alternatif yaitu dirumah Ina Juan Zalukhu (pegawai puskesmas Rawat Ina Sirombu) beralamat Desa Awa’ai Kec. Sirombu, yang diperkirakan 20 menit perjalanan dari rumah, ungkap Hidupi.

Sekitar 15 menit kami sampai oleh ina juan langsung menangani secara medis dan tidak lama kemudian bayi berhasil lahir, tetapi sekira beberapa menit kemudian setelah ibu Ina Juan memandikannya tiba tiba anak saya menghembuskan nafas terakhir/meninggal, dan selanjutnya pihak kami membawanya dirumah untuk disemayamkan besok harinya (02/1/2019), urai Hidupi/ayah Korban.

Kepala puskesmas rawat inap sirombu RIKI FEBRIYAMAN WARUWU menjelaskan kepada Media Gelora Hukum, terkait SOP pelayanan dipuskesmas Rawat Inap Sirombu mengatakan kejadian itu saya tidak tau, karena belum ada laporan kepada saya dan kalau kejadian itu benar yang penting bukan dirumah sakit anak itu meninggal.

Kepada Awak Media, selanjutnya Rahmati Daeli (Kepala Dinas Kesehatan Kab. Nias Barat), menjelaskan, kalau informasi ini benar maka saya tidak mau melindungi silahkan diproses secara hukum.

Kepada Media Gelora Hukum, membenarkan bahwa pasien bernama Ina Kanu telah saya bantu dalam proses persalinan, dan sebagaimana prosedur pemberian pertolongan sepenuh hati telah saya lakukan, awalnya bayi itu dapat lahir dengan selamat, tetapi setelah siap saya mandikan/dibersihkan tanpa sebab tiba – tiba menangis histeris, dan tak lama kemudian menghembuskan nafas terakhir, urai ina Juan Zalukhu dengan kondisi gemetar, dan gugup sambil menangis penuh ketakutan, selaras penuturan keluarga korban.

Atas kejadian ini saya berharap agar kematian anak saya bisa terusut tuntas, minimal sebagai barang contoh agar tidak terulang bagi yang lain, karena kematian bayi saya terkesan tidak wajar, serta saya juga berharap dari institusi yang berwenang agar kepada seluruh petugas mulai dari kepala hingga staf Puskesmas rawat inap Sirombu dapat ditindak tegas, sebab dengan nyata melalaikan tanggungjawab dalam pemberian pelayanan terhadap kami sebagai pasien yang sangat membutuhkan pertolongan tetapi faktanya malah sebaliknya, kalau istri saya diperkenankan lahir dirumah sakit maka saya yakin tidak seperti ini kejadiannya. tandas Hidupi Hia mengakhiri. (Oozui Daeli).

Label:

Sabtu, 19 Januari 2019

2 Warga Amplas Kena DBD, Partai Berkarya Melakukan Fogging Gratis


Caleg DPRD Provinsi  Partai Berkarya ,Drs Tua Abel Sirait,Turun langsung Dalam Melakukan Fogging di Kelurahan Harjosari I,Kecamatan Medan Amplas,Kamis (17/01/2019).(Gelora Hukum/Antoni Pakpahan)
Medan, Gelora Hukum - Mendapat Informasi ada 2 Warga Amplas terkena Demam Berdarah (DBD),Partai Berkarya dengan cepat merespons keluhan Warga ,dengan sigap melakukan  Pengasapan/ Fogging gratis untuk masyarakat.

Kegiatan Fogging yang di adakan Kamis (17/01/2019),Pukul 14.00 di Empat Lingkungan yang ada di Kelurahan Harjosari 1,Kecamatan Medan Amplas di hadiri Langsung Oleh Ketua DPW partai Berkarya Sumatera Utara,Rajamin Sirait SE yang juga Caleg DPR RI dari Sumut 1,Caleg DPRD Provinsi Sumut,Drs.Tua Abel Sirait dari Medan I,Caleg DPRD Kota Medan, Drs.Suwandi Purba,Kepala Lingkungan (Kepling) lingkungan 12 Kelurahan Harjosari I,Sutrisno.

Caleg DPRD Sumut ,Drs.Tua Abel Sirait mengatakan, fogging yang mereka laksanakan merupakan respons atas permintaan masyarakat kepada Partai Berkarya. Permintaan tersebut disampaikan menyusul adanya 2 Warga yang kena DBD.

Bahkan, menurut laporan warga, satu di antara penderita DBD Baru saja pulang opname dari Rumah Sakit bulan yang lalu.Saat ini juga masih ada warga terjangkit penyakit yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

“Beberapa minggu lalu,kita dapat kabar dari warga,bahwa ada warga yang kena DBD dan sedang di Rawat di Rumah Sakit. Saat itu,warga meminta agar lingkungan mereka di-fogging karena warga khawatir akan ada lagi korban Lainnya.  Karena itu, kami turun langsung melakukan fogging,” papar Abel saat ditemui wartawan dalam acara kegiatan tersebut.

Abel yang maju menjadi caleg DPRD Sumut,nomor urut 2 dari Dapil Medan 1 (Kecamatan Medan Amplas,Medan Kota,Denai,Area,Timur,Perjuangan,Tembung,Deli,Kabuhan,Marelan,Belawan) itu berharap, dengan fogging, tidak ada lagi warga terkena DBD. Partai Berkarya  juga akan berupaya merespons permintaan fogging dari warga dan daerah lainnya.


Lebih lanjut Abel Menjelaskan,Kegiatan Fogging hari ini di adakan di 4 Lingkungan yang ada di Kelurahan Harjosari 1,Kecamatan Medan Amplas.

"Adapun lingkungan yang di fogging ada 4 titik yakni di Garu 2,Garu 3,Garu 6 dan Garu 8 dengan menggunakan satu alat semprot.Adapun tempat yang PuskKarn g yakni Rumah Warga,Drainase/Parit warga dan tempat lainnya," Ujar Abel.

Kepala Lingkungan (Kepling)  lingkungan 12 Kelurahan Harjosari I,Sutrisno,Menyambut baik dan memberikan Apresiasi untuk Partai Berkarya Sumut yang peduli kepada masyarakat dengan melakukan kegiatan Fogging bagi warga.

"Saya selaku Kepling yang mewakili warga sangat berterima kasih dan bersyukur apa yang di lakukan Partai Berkarya,Khusus nya buat Drs.Tua Abel Sirait yang merupakan Caleg DPRD Sumut telah membantu warga dengan melakukan Fogging.Saya Berharap Kegiatan ini dapat berlanjut untuk kedepannya,sehingga dapat membasmi nyamuk-nyamuk yang dapat menimbulkan penyakit DBD," Ujar Sutrisno kepada wartawan.

Sutrisno Juga Berharap,Bagi warga yang kena DBD agar langsung melaporkan Hasil surat keterangan Lab Kesehatan dari pihak Rumah Sakit untuk di serahkan kepada pihak Puskesmas.

"Saya juga mengimbau kepada warga,agar menjaga kebersihan lingkungan di Tempatnya Masing-masing dan jangan membuang sampah dengan sembarangan," Ujar Sutrisno.(008/Anp)

Label:

Rabu, 16 Januari 2019

Polres Nisel, Tetapkan Toroziduhu Tel & Arowolo'o Baene Tersangka

NIAS, GELORA HUKUM - Laporan Polisi yg disampaikan Asaziduhu Bu'ulolo, terkait dugaan tindak pidana pemalsuan dan perampasan hak milik tanah, dengan nomor perkara perdata No:36/Pdt.G/2018/Pn.Gst, akhirnya terlapor Tőrőziduhu Telaumbanua dan Arowolo'ő Baene ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Nias Selatan berdasarkan SP2HP nomor :  B/03/Res.1.9/I/2019/Reskrim (7/1/2019).

Dalam surat SP2HP tersebut tertuang hasil proses perkara yang di laporkan oleh Azaziduhu Buulolo pada tanggal 27 Oktober 2017, tahun lalu dengan laporan polisi nomor : LP/152/X/2017/SPKT/”A”/SU/Res-Nisel atas nama terlapor Arowolo’o Baene bersama Toroziduhu Telaumbanua dalam dugaan tindak pidana pemalsuan dan Perampasan Hak Milik Tanah sebagaimana dimaksud didalam Pasal 266 Sub pasal 263 lebih subs pasal 385 ke 1e Jo pasal 56 KUHPidana.

Azaziduhu Buulolo kepada awak media Gelora Hukum melalui telepon seluler mengatakan, Kami sangat berterimakasih kepada Pihak Polres Nias Selatan atas penetapan Arowolo’o Baene dan Toroziduhu Telaumbanua dimana oknum-oknum ini segera di limpahkan ke Pengadilan Negeri Gunungsitoli dan di tahan, jelasnya.

Azaziduhu Buulolo menghimbau kepada penegak hukum di bumi nias ini agar para pelaku-pelaku mafia tanah yang sampai melakukan pemalsuan  surat dan lain-lain demi keuntungan pribadi dan kelompoknya segera di tuntut seberat-beratnya agar para pelaku jerah dan orang lain juga tidak melakukan hal demikian, tegasnya. (Makmur G) 

Label:

Selasa, 15 Januari 2019

PEMKAB NIAS BERSAMA DPRD SETUJUI 4 RANCANGAN PERATURAN DAERAH

NIAS,  GELORA HUKUM - Pemerintah kab. Nias dan dewan perwakilan rakyat Daerah (DPRD)  Kab. Nias setujui 4 item rancangan peraturan daerah (Ranperda)  di tahun 2019 dalam rapat paripurna di ruang rapat DPRD Kab. Nias 
Senin 14/01/2019

Pada penyampaian Ranperda tersebut, Bupati Nias Drs. SOKHIATULO LAOLI berharap dukungan dari semua pihak

Bupati Nias mengharapkan agar kerjasama semua pihak dan terlebih-lebih dukungan pimpinan dan anggota DPRD Kab. Nias untuk memberhasilkan pelaksanaan ke empat Rancangan peraturan Daerah Kab. Nias ini

Bupati juga mengharapkan agar kiranya kerjasama dan kemitraan yang telah terjalin selama ini dapat di tingkatkan lagi di masa yang akan datang, 

4 Rancangan peraturan daerah (Ranperda)  yang sudah di sepakati; 

1.Rancangan peraturan daerah kabupaten Nias tentang perubahan atas peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2011 tentang pajak Daerah.

2.Rancangan peraturan Daerah Kabupaten Nias Tentang perubahan peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2011 tentang retribusi jasa umum. 

3.Rancangan peraturan Daerah Kabupaten Nias tentang perubahan peraturan Daerah Nomor  11 Tahun 2011 tentang Retribusi jasa usaha. 

4.Rancangan peraturan Daerah Kabupaten Nias tentang rencana Induk pembangunan kepariwisataan Kabupaten Nias. (Makmur)

Label:

Pemkab Nias mengoptimalkan pendapatan Daerah

NIAS,  GELORA HUKUM - Pemerintah kabupaten Nias akan mengefetifkan pelaksanaan pemungutan dan lebih mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor pajak dan retribusi serta pembangunan pariwisata di kabupaten Nias yang di lakukan dengan rencana, terpadu dan berkesinambungan

Hal itu di sampaikan Bupati Nias Drs. Sokhiatulo laoli saat menyampaikan akhir terhadap persetujuan bersama rancangan peraturan daerah (Ranperda)  pada rapat paripurna di ruang rapat DPRD Kabupaten Nias, Senin 14/01/2019

Pajak dan retribusi Daerah merupakan sumber pendanaan yang sangat penting bagi Daerah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan,  pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat, ungkap bupati Nias

Di tambahkannya, perubahan peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2011 tentang retribusi jasa usaha di harapkan akan lebih mengefetifkan pelaksanaan pungutan pajak dan retribusi Daerah serta lebih mengoptimalkan pendapatan Daerah dari sektor pajak dan retribusi. 

Bupati juga menyebut pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Nias harus di lakukan dengan terencana,  terpadu dan berkesinambungan karena mengingat Daerah Kabupaten Nias memiliki potensi-potensi pada sektor wisata yang perlu  di kembangkan

Untuk itu dengan penetapan Ranperda kabupaten Nias tentang Rencana Induk pembangunan kepariwisataan diharapkan akan memberi pedoma perencanaan pembangunan kepariwisataan Daerah di Kabupaten Nias,
Sehingga dapat mewujudkan Kabupaten Nias sebagai destinasi ekowisata yang mumpuni, 

Berdasarkan Ranperda tersebut,  Bupati Nias menyampaikan beberapa harapan kepada perangkat Daerahnya, 

Dengan penetapan ke 4 Rancangan peraturan Daerah Kabupaten Nias ini,  saya harapkan kepada perangkat daerah terkait dapat segera mengambil langkah-langkah percepatan untuk melakukan perencanaan sebagai yang telah di amanatkan dalam Ranperda ini. (Makmur9)

Label:

Senin, 14 Januari 2019

Dandan Riza Wardana : PSSI Harus Menjadi Alat Perjungan

JAKARTA, GELORA HUKUM - Wakil Ketua Dewan Penasehat PSSI Kota Bandung, Dandan Riza Wardana berharap agar PSSI berperan sebagai alat perjuangan dan pembentuk karakter bangsa. Pasalnya, posisi PSSI sangat strategis di tengah kemajuan industri olah raga bola di dunia. Oleh karenanya, seluruh komponen bangsa perlu mendorong PSSI  agar dapat meningkatkan kualitas sepak bola nasional baik dari segi manajemen maupun kualitas pemain. 

"Selain itu karakter nasionalisme dan profesionalisme perlu ditanamkan lebih kuat lagi kepada setiap pemain dan seluruh stake holder PSSI", kata Dandan.

Dandan mengatakan, jika olah raga sepak bola bisa ditingkatkan lebih baik lagi, maka PSSI dapat  memanfaatkan kemajuan industri sepak bola untuk membawa nama baik Indonesia di mata dunia. Untuk mencapai kemajuan di bidang sepak bola, lanjut dia, faktor yang tidak boleh dilupakan adalah kesejahteraan pemain karena hal tersebut menjadi salah satu kunci keberhasilan kemajuan sepak bola.

Secara khusus, Dandan menyambut baik kepengurusan Yana Mulyana yang terpilih kembali menjadi Ketua Umum Askot PSSI Kota Bandung.

Dandan meyakini kepengurusan Yana di PSSI dapat meningkatkan pembinaan sepak bola di Kota Bandung bisa menjadi lebih optimal dari periode sebelumnya. Hal tersebut mengingat, Yana adalah orang nomor 2 disusunan Pemerintahan Kota Bandung (Wakil Wali Kota Bandung). 

"Saya menilai ini adalah pilihan yang tepat, karena beliau (Yana) merupakan Ketua Askot Kota Bandung yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bandung. Sehingga saya rasa beliau bisa lebih optimal lagi menyeimbangkan PSSI Kota Bandung," ujarnya saat menanggapi pelantikan pengurus Asosiasi Kota Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Bandung Psriode 2018-2022, Minggu, (13/1/2019) di Bandung. (Edi) 

Label:

Sabtu, 12 Januari 2019

Polres Nias Diminta Tindak Tegas Ketua PPS Ono Dalinga

NIAS,  GELORA HUKUM - Ketua LSM Garuda Nasional Sumatera  Hermansyah Tel, meminta Polres Nias agar segera mengusut tuntas  laporan yang dialamatkan di Mapolres Nias tertanggal 29 November 2019 lalu, perihal  indikasi duga tindak pidana penggelapan dan perampasan hak orang lain, diduga dilakukan oleh Ketua PPS Ono Dalinga kecamatan Ulugawo Kabupaten Nias, atas nama Yanuarman Zai.

Lanjut Herman, hal ini semakin nyata dikala pihak kita melakukan klarifikasi dengan Ketua KPU Kab. Nias, Rabu, (09 /1/2019) jawabnya bahwa Ketua KPPS tersebut, tidak lagi menjabat sebagi ketua KPPS Ono Dalinga dan atas pengakuannya kepada PPK bahwa uang yang diduga digelapkan itu telah dikembalikan. Kalau pernyataan KPU ini mengandung unsur kebenaran tentu tidak  serta merta menghilangkan delik unsur tindak pidana, apa lagi kalau oknum KPPS itu belum mengembalikan hak hak orang lain.

Oknum Ketua KPPS tersebut telah dilaporkan pada tanggal 29 November 2018 yang lalu dan pihak Penyidik telah melayangkan surat panggilan  kepada terlapor, dan akan diperiksa pada tanggal 10 Januari 2019, tuturan penyidik Unit III Reskrim Polres Nias, urai Hermansyah.

Hermansyah, meminta kepada Kapolres Nias agar bersikap adil dan tegas bertindak kepada mereka yang sengaja melakukan pelanggaran di wilayah hukum polres Nias. (Makmur)

Label:

Jumat, 11 Januari 2019

"HUT PDI Perjuangan : Persatuan Indonesia Membumikan Pancasila"

JAKARTA, GELORA HUKUM - Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berideologi dan berfalsafah Pancasila semakin menjadi bermakna dan berperan ketika menegakkan dan menjabarkan Sila-Sila Pancasila secara utuh dalam satu tarikan nafas dalam paket ideologis, teoritis, dan tindakan politis. Penegakan dan penjabaran ini tumbuh berkembang dalam agenda Pembumian Pancasila. Pemikiran strategis dan pelaksanaan agenda untuk Membumikan Pancasila harus senantiasa menjadi tugas dan tanggungjawab bersama dengan kesadaran penuh dari masyarakat dan bangsa Indonesia secara keseluruhan. Termasuk Partai Politik di Indonesia.

Sistem dan proses pelembagaan kepartaian mesti disemangati dan dimaknai dengan pertanyaan mendasar : sejauh apa dan sepanjang mana Partai Politik bergerak dan berjalan Membumikan Pancasila ? Hakekat reformasi dan trasformasi kepartaian menjadi Partai Politik yang ideologis, kredibel, dan akuntabel terletak pada setegas apa dan semau mana Partai Politik selalu dan seterusnya konsisten Membumikan Pancasila.

PDI Perjuangan merumuskan dan menentukan sebuah tema ideologis dan strategis dalam Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) tahun ini, pada dasarnya menunjukkan sikap ideologis dan pikiran strategis partai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Agenda Membumikan Pancasila berbasis dan berorientasi pada penguatan dan pemaknaan Persatuan Indonesia yang Berbhinneka Tunggal Ika berdasarkan Konstitusi UUD 1945.

Refleksi politik dan panduan ideologi ini semakin menandai dan mewarnai perayaan HUT Ke-46 PDI Perjuangan tahun ini, dengan menggemakan dan menggelorakan Tema : "Persatuan Indonesia Membumikan Pancasila".

Acara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-46 PDI Perjuangan, di Jakarta, Kamis, 10 Januari 2019. Hadir Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Hj. Megawati Soekarnoputri (Menyampaikan Pidato Politik HUT), Presiden RI yang juga kader terbaik PDI Perjuangan Jokowi (Menyampaikan Kata Sambutan HUT), Wakil Presiden RI H.M. Jusuf Kalla, Wakil Presiden Keenam RI Try Soetrisno, Wakil Presiden Kesembilan RI H.M. Hamzah Haz, Calon Wakil Presiden RI Prof. Dr. K.H. Ma'ruf Amin. Ada juga Ketua MPR-RI, Ketua DPR-RI, sejumlah Pejabat Tinggi Negara, antara lain : Menko Polhukam RI, Menko PMK RI, Menteri Sekretaris Negara RI, Sekretaris Kabinet RI, Kepala Staf Presiden RI, Menteri Luar Negeri RI, Menteri Dalam Negeri RI, Menteri Perhubungan RI, Jaksa Agung RI, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) RI, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden RI, dan lain-lain. Datang juga sejumlah Kepala Daerah, antara lain : Gubernur Jateng, Gubernur Bali, Gubernur Sulsel, Walikota Surabaya, dan lain lain. 

Tampak dalam foto di deretan kursi VIP, antara lain Ketua Dewan Pertimbangan Presiden RI Prof. Dr. Sri Adiningsih, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi yang berdampingan langsung dengan Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo, Kepala BIN RI Jenderal Pol. Purn. Budi Gunawan. Tampak juga Firman Jaya Daeli (mantan Ketua DPP PDI Perjuangan dan Anggota DPR-RI) yang bersebelahan dengan Antasari Azhar (mantan Ketua KPK RI), dan Jakob Tobing (mantan Ketua Badan Pekerja MPR-RI dan Dubes RI Untuk Korsel). Tampak juga di foto, antara lain : Gubernur Sulsel Prof. Dr. Nurdin Abdullah dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. 


Belasan ribu peserta fungsionaris PDI Perjuangan datang memghadiri dan mengikuti acara HUT, yaitu : para Ketua PAC (Kecamatan), para Ketua, Sekretaris, Bendahara DPC (Kabupaten/Kota), para Ketua, Sekretaris, Bendahara DPD (Provinsi), para fungsionsris DPP PDI Perjuangan ; dan seluruh Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, dan DPR-RI. (Tim)

Label:

Kebijakan Anti Terorisme Di Era Demokrasi


Jenderal Pol. Prof. Tito Karnavian,  MA,  PhD,  bersama Firman Jaya Daeli, SH
JAKARTA, GELORA HUKUM - Kapolri Jenderal Pol. Prof. Tito Karnavian, MA, PhD, yang juga Guru Besar Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) / PTIK dan Guru Besar Tamu (Dosen) di sejumlah Perguruan Tinggi di luar negeri, menjadi salah seorang Tim Penguji di sebuah Acara Ujian Disertasi Dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Dalam Ilmu Politik Bagi Sidratahta Muchtar (seorang akademisi). Acara ini berlangsung pada hari Kamis, tanggal 10 Januari 2019, di kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Jabar. Jenderal Pol. Prof. Tito Karnavian, MA, PhD menjadi Tim Penguji bersama sejumlah Guru Besar terkenal dari UI, antara lain Prof. Dr. Burhan Djabir Magenda, Prof. Dr. Maswadi Rauf, dan lain-lain. Judul disertasi promovendus adalah "Kebijakan Anti Terorisme Di Era Demokratisasi : Studi Proses Politik Dalam Perumusan UU No. 15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Terorisme Di Indonesia". 

Ada sejumlah tamu undangan yang menghadiri dan mengikuti acara. Firman Jaya Daeli, juga diundang resmi menghadiri dan ujian sidang terbuka promosi Disertasi Doktor dan menyaksikan langsung dialog dan diskusi selama sidang terbuka. Firman Jaya Daeli diundang karena merupakan salah seorang narasumber utama yang diwawancarai promovendus. Firman Jaya Daeli sebagai Anggota Komisi Politik Dan Hukum DPR-RI menjadi salah seorang Tim saat membahas UU 15 Tahun 2003 di DPR-RI. 

Negara Hukum Demokratis Konstitusional pada dasarnya berkaitan bahkan berintikan dan bertumpu pada pembangunan dan pemeliharaan sistem ketertiban umum dan keamanan nasional ; penataan dan pelembagaan sistem dan kultur demokrasi ; pengembangan dan pergerakan perekonomian ; pelaksanaan dan peningkatan pelayanan publik ; penguatan dan pemastian kedaulatan bangsa dan keutuhan wilayah NKRI, dan lain-lain. Berbagai energi dan potensi diperuntukkan dan digerakkan secara terencana, teratur, dan terkoordinasi untuk mewujudkan dan memaknakan negara hukum demokratis konstitusional. Sebaliknya perihal yang mengandung dan mengakibatkan bahkan pada tingkat merusak dan menghancurkan negara hukum demokratis konstitusional, maka perihal tersebut secara prinsipil harus tegas dan pasti diantisipasi, dicegah, dan diatasi. 

Terminologi kejahatan terorisme yang merupakan kejahatan luarbiasa dan transnasional mesti dipandang dan diletakkan dalam perspektif sebagai sebuah perihal kejahatan yang merugikan dan merusak. Daya  kerusakan dan kehancuran yang diakibatkan kejahatan terorisme menyentuh langsung negara hukum demokratis konstitusional dan merugikan Indonesia Raya yang berideologi dan berfalsafah Pancasila. Indonesia Raya berintikan dan bertumpu pada semangat dan etos Bergotongroyong untuk melakukan pemeliharaan sistem ketertiban umum dan keamanan nasional ; pelembagaan sistem dan kultur demokrasi ; pergerakan kehidupan perekonomian ; peningkatan pelayanan publik ; penguatan kedaulatan bangsa dan keutuhan wilayah NKRI.

Negara hukum demokratis konstitusional yang merupakan Indonesia Raya harus senantiasa dan terus menerus dijaga, dirawat, dan dibangun. Masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia secara bergotongroyong mesti mencegah, menolak, melawan, memberantas, dan menyatakan 'Tidak' pada terorisme. Agenda pencegahan, penolakan, perlawanan, dan pemberantasan kejahatan terorisme tentu didudukkan dalam kerangka proses penegakan hukum dan pembangunan demokrasi. Politik Hukum Indonesia yang berbasis pada politik legislasi (regulasi) pada hakekatnya menata dan mengatur sikap, kebijakan, dan tindakan negara terhadap kejahatan terorisme. Undang-Undang (UU) merupakan landasan, panduan, pedoman, instrumen yang strategis, absah, dan akuntabel dalam mencegah dan memberantas kejahatan terorisme. 

Proses pembahasan, pembentukan, dan pelaksanaan sebuah UU tentu tidak berdiri sendiri. Juga tidak terletak pada ruang dan waktu yang kosong. Ada sejumlah faktor dan dinamika yang mengitari dan menyertai. Tentu ada variasi dan orientasi pemikiran dan pertimbangan yang mewarnai dan mempengaruhi. Ada tahapan dinamis, rangkaian ideologis, dan proses politik yang berkelindan di antara internal dan eksternal lingkungan eksekutif (Pemerintah Nasional) dan lingkungan legislatif (Parlemen Nasional) dalam konteks kepentingan nasional dan keterkaitan kawasan regional dan internasional. Materi studi pengkajian dan pembahasan inilah yang didialogkan dan didiskusikan secara akademis ilmiah dan keilmuan intelektual dalam sebuah acara Ujian Disertasi Sidang Terbuka Promosi Doktor Dalam Ilmu Politik Bagi Promovendus Sidratahta Muchtar 

Ada sejumlah Guru Besar yang memimpin dan menguji disertasi promovendus, dengan Promotor Prof. Dr. Burhan Djabir Magenda, MA dan Co Promotor Dr. Isbodroini Suyanto, MA. Hadir juga sejumlah akademisi, aktifis, jurnalis, dan lain-lain. Tampak dalam foto, Kapolri Jenderal Pol. Prof. Tito Karnavian, MA, PhD, yang juga sebagai Tim Penguji disertasi promovendus, sedang bersama Firman Jaya Daeli (mantan Tim Perumus UU 15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Terorisme Di Indonesia). Kapolri Tito Karnavian turut didampingi juga oleh Kepala Biro Provost Divisi Propam Mabes Polri Brigjen Pol. Hendro Pandowo, Koordinator Sprimpim Kapolri, Kapolresta Depok, dan lain-lain. (Edi) 

Label: