Senin, 10 Januari 2022

Kasek SD Ehobalohili Kec.Ma'u: Saya Duga Redaksi Transtv45 Tidak Patut Pada UU Pers

NIAS, GELORAHUKUM - Redaksi transtv45 diduga tidak patut pada Undang-Undang Pers No.40 Tahun 1999 tentang klarifikasi/hak jawab. Dan di duga malu memuat hak jawab karena pemberitaan mereka tentang pemotongan PIP di SDN 078503 Ehobalohili Desa Lasarasiwalu banua Kecamatan Ma'u Kabupaten Nias tidak benar hingga oknum wartawan transtv45 membuat surat minta maaf. Hal itu kepada gelorahukum di sampaikan langsung oleh Kepala sekolah SDN 078503  Eho balohili Edison Waruwu S.Pd.SD (10/01/22)

Edison menjelaskan, " Pada 28 Desember tayang berita media transtv45.com dengan judul "Dana PIP 2021 telah di potong oleh Kasek SDN 078503 Eho balohili" Di situ saya merasa kaget karena pada saat pembagian PIP pada 02 Desember saya belum melakukan pemotongan terhadap dana PIP tersebut, bahkan saya membantu orang tua siswa penerima PIP yang 10 orang itu untuk saya mengambil di BRI Gido. Namun dengan tayangnya berita tersebut saya merasa kecewa dan keberatan, karena pihak wartawan media transtv45.com tidak melakukan konfirmasi dulu kepada saya atau pihak sekolah. Bahkan mulai dari judul pemberitaan mereka seakan-akan mereka memvonis saya karena tidak menggunakan kalimat dugaan."Papar Edison

Lanjut Edison, "Pada hari rabu 29 Desember 2021 saya melaksanakan rapat bersama ketua komite dan semua orang tua siswa penerima PIP. Dan saat itu semua orang tua siswa penerima PIP membuat surat pernyataan bahwa PIP yang mereka terima belum di potong dan tidak berkurang sedikitpun. Hingga Sore rabu itu Wartawan transtv45 datang di rumah saya ditemani oleh ketua komite untuk meminta saya berdamai secara kekeluargaan, karena oknum wartawan tersebut mengakui bahwa dia telah bersalah karena terburu-buru menangkap informasi tanpa menelusuri kebenarannya. Selanjutnya pada 30 Desember Wartawan media transtv45 di saksikan oleh ketua komite dan saksi lainnya membuat surat perjanjian perdamaian, dengan isi surat itu bahwa oknum wartawan tersebut mengakui bahwa pemberitaannya setelah dia telusuri tidak benar. Dan dia berjanji akan mengklarifikasi kembali pemberitaanya itu melaui media transtv45.com, dan juga dalam surat itu dia minta maaf kepada pihak sekolah karena telah membuat pemberitaan yang tidak benar tanpa konfirmasi."Imbuhnya

Lebih lanjut Ediso menuturkan, "Karena dia mengakui kesalahannya apalagi dia langsung datang kerumah saya maka saya memaafkannya dengan satu syarat, ia akan mengklarifikasi pemberitaanya itu terhadap diri saya melalui redaksi transtv45.com,  dan saat itu setelah dia menanda tangani surat perjanjian perdamaian saya langsung menyerahkan surat klarifikasi berupa hak jawab saya untuk ia kasi di redaksinya agar di muat kembali karena pemberitaan sebelumnya tidak memenuhi 5W 1H yang mana belum melakukan konfirmasi kepada saya dan apalagi sekan-akan mereka langsung memvonis saya pada berita tersebut. Dan di situ surat klarifikasi saya di terima langsung oleh oknum wartwan transtv45.com dan berjanji akan memuat klarifikasi saya itu."Ucapnya

Di tambahkan Edison."Yang anehnya, sampai hari ini klarifikasi saya itu belum di muat oleh redaksi tersebut. Sementara pada aturannya klarifikasi itu wajib di muat agar ada keseimbangan pemberitaan. Tentu saya menduga bahwa redaksi transtv45 tersebut tidak patut pada Undang-Undang Wartawan No.40 Tahun 1999. Dan saya duga mereka malu memuat klarifikasi saya tersebut karena oknum wartawannya sudah minta maaf melalui surat perdamaian.  Maka selanjutnya nanti jika mereka tidak memuat klarifikasi saya itu. Saya akan menempuh jalur dewan PERS."Tandas Edison dengan nada kecewa.

Kepada gelorahukum Yusleni Gulo yang juga sebagai orang tua siswa penerima PIP menyampaikan, "Kami sangat kecewa dengan pemberitaan itu. Karena tidak benar terjadi, bahkan kepala sekolah sudah membantu kami mengambil PIP tersebut di BRI, sementara kalau kami yang mengambil maka kami harus korban ratusan ribu ongkos kami baru bisa kegido. Makanya setelah tayang berita itu kami membuat surat pernyataan bahwa kepala sekolah belum melakukan pemotongan dana PIP, dan yang kami terima sesuai dengan yang di berikan oleh pemerintah."Ucap Yusleni Gulo.

Ketika gelorahukum konfirmasi kepada wartawan transtv45.com peliput berita sebelumnya mengatakan, "Dua hari setelah selesai kemaren maka surat klarifikasi Kepala Sekolah SDN 078503 yang dia serahkan sama saya sudah kukirim kepada pimpinan redaksi kami. Dan bahkan saya sudah tanyakan di redakai melalui Via WhatsApp namun tidak di tanggapi."Ucap Dika Halawa wartawan transtv45.com (Makmur Gulo)

Label:

Kasek SD Ehobalohil Kec.Ma'u: Saya Duga Redaksi Transtv45 Tidak Patut Pada UU Pers

NIAS, GELORAHUKUM - Redaksi transtv45 diduga tidak patut pada Undang-Undang Pers No.40 Tahun 1999 tentang klarifikasi/hak jawab. Dan di duga malu memuat hak jawab karena pemberitaan mereka tentang pemotongan PIP di SDN 078503 Ehobalohili Desa Lasarasiwalu banua Kecamatan Ma'u Kabupaten Nias tidak benar hingga oknum wartawan transtv45 membuat surat minta maaf. Hal itu kepada gelorahukum di sampaikan langsung oleh Kepala sekolah SDN 078503  Eho balohili Edison Waruwu S.Pd.SD (10/01/22)

Edison menjelaskan, " Pada 28 Desember tayang berita media transtv45.com dengan judul "Dana PIP 2021 telah di potong oleh Kasek SDN 078503 Eho balohili" Di situ saya merasa kaget karena pada saat pembagian PIP pada 02 Desember saya belum melakukan pemotongan terhadap dana PIP tersebut, bahkan saya membantu orang tua siswa penerima PIP yang 10 orang itu untuk saya mengambil di BRI Gido. Namun dengan tayangnya berita tersebut saya merasa kecewa dan keberatan, karena pihak wartawan media transtv45.com tidak melakukan konfirmasi dulu kepada saya atau pihak sekolah. Bahkan mulai dari judul pemberitaan mereka seakan-akan mereka memvonis saya karena tidak menggunakan kalimat dugaan."Papar Edison

Lanjut Edison, "Pada hari rabu 29 Desember 2021 saya melaksanakan rapat bersama ketua komite dan semua orang tua siswa penerima PIP. Dan saat itu semua orang tua siswa penerima PIP membuat surat pernyataan bahwa PIP yang mereka terima belum di potong dan tidak berkurang sedikitpun. Hingga Sore rabu itu Wartawan transtv45 datang di rumah saya ditemani oleh ketua komite untuk meminta saya berdamai secara kekeluargaan, karena oknum wartawan tersebut mengakui bahwa dia telah bersalah karena terburu-buru menangkap informasi tanpa menelusuri kebenarannya. Selanjutnya pada 30 Desember Wartawan media transtv45 di saksikan oleh ketua komite dan saksi lainnya membuat surat perjanjian perdamaian, dengan isi surat itu bahwa oknum wartawan tersebut mengakui bahwa pemberitaannya setelah dia telusuri tidak benar. Dan dia berjanji akan mengklarifikasi kembali pemberitaanya itu melaui media transtv45.com, dan juga dalam surat itu dia minta maaf kepada pihak sekolah karena telah membuat pemberitaan yang tidak benar tanpa konfirmasi."Imbuhnya

Lebih lanjut Ediso menuturkan, "Karena dia mengakui kesalahannya apalagi dia langsung datang kerumah saya maka saya memaafkannya dengan satu syarat, ia akan mengklarifikasi pemberitaanya itu terhadap diri saya melalui redaksi transtv45.com,  dan saat itu setelah dia menanda tangani surat perjanjian perdamaian saya langsung menyerahkan surat klarifikasi berupa hak jawab saya untuk ia kasi di redaksinya agar di muat kembali karena pemberitaan sebelumnya tidak memenuhi 5W 1H yang mana belum melakukan konfirmasi kepada saya dan apalagi sekan-akan mereka langsung memvonis saya pada berita tersebut. Dan di situ surat klarifikasi saya di terima langsung oleh oknum wartwan transtv45.com dan berjanji akan memuat klarifikasi saya itu."Ucapnya

Di tambahkan Edison."Yang anehnya, sampai hari ini klarifikasi saya itu belum di muat oleh redaksi tersebut. Sementara pada aturannya klarifikasi itu wajib di muat agar ada keseimbangan pemberitaan. Tentu saya menduga bahwa redaksi transtv45 tersebut tidak patut pada Undang-Undang Wartawan No.40 Tahun 1999. Dan saya duga mereka malu memuat klarifikasi saya tersebut karena oknum wartawannya sudah minta maaf melalui surat perdamaian.  Maka selanjutnya nanti jika mereka tidak memuat klarifikasi saya itu. Saya akan menempuh jalur dewan PERS."Tandas Edison dengan nada kecewa.

Kepada gelorahukum Yusleni Gulo yang juga sebagai orang tua siswa penerima PIP menyampaikan, "Kami sangat kecewa dengan pemberitaan itu. Karena tidak benar terjadi, bahkan kepala sekolah sudah membantu kami mengambil PIP tersebut di BRI, sementara kalau kami yang mengambil maka kami harus korban ratusan ribu ongkos kami baru bisa kegido. Makanya setelah tayang berita itu kami membuat surat pernyataan bahwa kepala sekolah belum melakukan pemotongan dana PIP, dan yang kami terima sesuai dengan yang di berikan oleh pemerintah."Ucap Yusleni Gulo.

Ketika gelorahukum konfirmasi kepada wartawan transtv45.com peliput berita sebelumnya mengatakan, "Dua hari setelah selesai kemaren maka surat klarifikasi Kepala Sekolah SDN 078503 yang dia serahkan sama saya sudah kukirim kepada pimpinan redaksi kami. Dan bahkan saya sudah tanyakan di redakai melalui Via WhatsApp namun tidak di tanggapi."Ucap Dika Halawa wartawan transtv45.com (Makmur Gulo)

Label:

Kasek SD Ehobalohil Kec.Ma'u: Saya Duga Redaksi Transtv45 Tidak Patut Pada UU Pers

NIAS, GELORAHUKUM - Redaksi transtv45 diduga tidak patut pada Undang-Undang Pers No.40 Tahun 1999 tentang klarifikasi/hak jawab. Dan di duga malu memuat hak jawab karena pemberitaan mereka tentang pemotongan PIP di SDN 078503 Ehobalohili Desa Lasarasiwalu banua Kecamatan Ma'u Kabupaten Nias tidak benar hingga oknum wartawan transtv45 membuat surat minta maaf. Hal itu kepada gelorahukum di sampaikan langsung oleh Kepala sekolah SDN 078503  Eho balohili Edison Waruwu S.Pd.SD (10/01/22)

Edison menjelaskan, " Pada 28 Desember tayang berita media transtv45.com dengan judul "Dana PIP 2021 telah di potong oleh Kasek SDN 078503 Eho balohili" Di situ saya merasa kaget karena pada saat pembagian PIP pada 02 Desember saya belum melakukan pemotongan terhadap dana PIP tersebut, bahkan saya membantu orang tua siswa penerima PIP yang 10 orang itu untuk saya mengambil di BRI Gido. Namun dengan tayangnya berita tersebut saya merasa kecewa dan keberatan, karena pihak wartawan media transtv45.com tidak melakukan konfirmasi dulu kepada saya atau pihak sekolah. Bahkan mulai dari judul pemberitaan mereka seakan-akan mereka memvonis saya karena tidak menggunakan kalimat dugaan."Papar Edison

Lanjut Edison, "Pada hari rabu 29 Desember 2021 saya melaksanakan rapat bersama ketua komite dan semua orang tua siswa penerima PIP. Dan saat itu semua orang tua siswa penerima PIP membuat surat pernyataan bahwa PIP yang mereka terima belum di potong dan tidak berkurang sedikitpun. Hingga Sore rabu itu Wartawan transtv45 datang di rumah saya ditemani oleh ketua komite untuk meminta saya berdamai secara kekeluargaan, karena oknum wartawan tersebut mengakui bahwa dia telah bersalah karena terburu-buru menangkap informasi tanpa menelusuri kebenarannya. Selanjutnya pada 30 Desember Wartawan media transtv45 di saksikan oleh ketua komite dan saksi lainnya membuat surat perjanjian perdamaian, dengan isi surat itu bahwa oknum wartawan tersebut mengakui bahwa pemberitaannya setelah dia telusuri tidak benar. Dan dia berjanji akan mengklarifikasi kembali pemberitaanya itu melaui media transtv45.com, dan juga dalam surat itu dia minta maaf kepada pihak sekolah karena telah membuat pemberitaan yang tidak benar tanpa konfirmasi."Imbuhnya

Lebih lanjut Ediso menuturkan, "Karena dia mengakui kesalahannya apalagi dia langsung datang kerumah saya maka saya memaafkannya dengan satu syarat, ia akan mengklarifikasi pemberitaanya itu terhadap diri saya melalui redaksi transtv45.com,  dan saat itu setelah dia menanda tangani surat perjanjian perdamaian saya langsung menyerahkan surat klarifikasi berupa hak jawab saya untuk ia kasi di redaksinya agar di muat kembali karena pemberitaan sebelumnya tidak memenuhi 5W 1H yang mana belum melakukan konfirmasi kepada saya dan apalagi sekan-akan mereka langsung memvonis saya pada berita tersebut. Dan di situ surat klarifikasi saya di terima langsung oleh oknum wartwan transtv45.com dan berjanji akan memuat klarifikasi saya itu."Ucapnya

Di tambahkan Edison."Yang anehnya, sampai hari ini klarifikasi saya itu belum di muat oleh redaksi tersebut. Sementara pada aturannya klarifikasi itu wajib di muat agar ada keseimbangan pemberitaan. Tentu saya menduga bahwa redaksi transtv45 tersebut tidak patut pada Undang-Undang Wartawan No.40 Tahun 1999. Dan saya duga mereka malu memuat klarifikasi saya tersebut karena oknum wartawannya sudah minta maaf melalui surat perdamaian.  Maka selanjutnya nanti jika mereka tidak memuat klarifikasi saya itu. Saya akan menempuh jalur dewan PERS."Tandas Edison dengan nada kecewa.

Kepada gelorahukum Yusleni Gulo yang juga sebagai orang tua siswa penerima PIP menyampaikan, "Kami sangat kecewa dengan pemberitaan itu. Karena tidak benar terjadi, bahkan kepala sekolah sudah membantu kami mengambil PIP tersebut di BRI, sementara kalau kami yang mengambil maka kami harus korban ratusan ribu ongkos kami baru bisa kegido. Makanya setelah tayang berita itu kami membuat surat pernyataan bahwa kepala sekolah belum melakukan pemotongan dana PIP, dan yang kami terima sesuai dengan yang di berikan oleh pemerintah."Ucap Yusleni Gulo.

Ketika gelorahukum konfirmasi kepada wartawan transtv45.com peliput berita sebelumnya mengatakan, "Dua hari setelah selesai kemaren maka surat klarifikasi Kepala Sekolah SDN 078503 yang dia serahkan sama saya sudah kukirim kepada pimpinan redaksi kami. Dan bahkan saya sudah tanyakan di redakai melalui Via WhatsApp namun tidak di tanggapi."Ucap Dika Halawa wartawan transtv45.com (Makmur Gulo)

Label:

Jumat, 24 Desember 2021

Provinsi NTB Dan Indonesia Maju Berbasis Perekonomian & Pariwisata

Firman Jaya Daeli (Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia)

NTB, GELORA HUKUM - Penulis, di sela-sela pelaksanaan sejumlah tugas dan kegiatan di Provinsi Nusa Tenggara Barat, juga melakukan pertemuan dan diskusi bersama dengan beberapa kalangan, jajaran, komunitas, dan elemen. Pertemuan dan diskusi berlangsung juga antara Kapolda NTB Irjen Pol. M. Iqbal bersama dengan Firman Jaya Daeli, sembari dinner di RM Langko, di Mataram, Lombok, NTB. Irjen Pol. M. Iqbal didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda NTB, antara lain : Dirlantas, Dirreskrimum, Dirintelkam, Dirpolair, dan sejumlah Perwira Menengah Polda lainnya. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sudah mempromosikan Kapolda NTB Irjen Pol. M. Iqbal menjadi Kapolda Riau. Pertemuan dan diskusi berlangsung juga antara Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTB Tomo Sitepu bersama dengan Firman Jaya Daeli, di ruang kerja  Kajati, kantor Kejati, di Mataram, Lombok, NTB. Pertemuan dan diskusi berlangsung juga dengan sejumlah komunitas dan elemen strategis. Ada komunitas akademisi, politisi, aktifis, dan kalangan profesional, dan lain-lain.

Penulis sebelum dan setelah selesai melaksanakan dan menunaikan tugas dan kegiatan utama dan penting, juga mengunjungi beberapa kawasan wisata di NTB. Mengunjungi kawasan Senggigi dan kawasan sekitarnya. Kemudian mengunjungi kawasan Kuta dan kawasan Mandalika Internasional Street Circuit. Kawasan Mandalika Internasional Street Circuit merupakan sebuah oase strategis monumental dan kultural. Kawasan "Mandalika" sungguh-sungguh sangat melekat dan menyatu secara relasional dan emosional dengan alam semesta secara menetap dengan keberadaan hamparan pantai dan lautan serta bukit dan pegunungan yang ekologis, hijau, sejuk, teduh, jernih, bening, indah, dan kondusif. Penulis mengunjungi NTB setelah selesai mengunjungi daerah-daerah lain dan Bali. Perkunjungan tersebut berintikan pada pelaksanaan beberapa agenda tugas dan kegiatan. 

Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah sebuah Daerah Otonom tingkat Provinsi di Indonesia. NTB merupakan sebuah wilayah yang terdiri dari banyak pulau sehingga tergolong sebagai salah satu Provinsi Kepulauan. NTB sebagai provinsi kepulauan pada dasarnya berkaitan dan berbasis pada kelautan dan perikanan dengan segala potensi kekayaannya. NTB juga tentu memiliki modal kekuatan dan potensi kekayaan dalam sejumlah bidang. 

Provinsi NTB semakin terkenal, tumbuh, tangguh, dan maju karena dikuati dan dimaknai dengan kebudayaan dan kesejarahan yang kaya dan penuh dengan Nilai-Nilai (Sistem Nilai). Juga berbasis perekonomian, pertanian, perindustrian (ringan dan dasar), kepariwisataan, dan lain-lain. Ekosistem beserta infrastruktur dan suprastruktur perekonomian - menjadi serangkaian perihal yang semakin menguati dan memengaruhi NTB dan kawasan.

Pemajuan perekonomian - perikanan, pertanian, kepariwisataan daerah, pada gilirannya meletakkan dan mengembangkan NTB pada posisi strategis dan menentukan. Bidang kebudayaan dan kepariwisataan, tentu berposisi dan berperan untuk membangkitkan dan menggerakkan pemulihan, pergerakan, dan pertumbuhan ekonomi. Juga memengaruhi dan menentukan kualitas pelayanan dan perlindungan warga serta penguatan masyarakat dan daerah.

Ada sejumlah kawasan utama pengembangan dan pemajuan bidang perikanan, pertanian, kebudayaan, kepariwisataan, dan lain-lain. Beberapa kawasan wisata pada dasarnya tumbuh dan berkembang dalam kerangka perekonomian kreatif dan produktif. Ada kemajuan perekonomian wisata (ekonomi pariwisata). Ekonomi Kreatif dan Produktif berbasis Pariwisata, yang secara berarti - amat berdampak luas dan serius terhadap bidang kehidupan perekonomian lainnya.

Persyaratan standar dan prasyarat mutlak pembangunan perekonomian dan pemajuan kepariwisataan adalah stabilitas politik dan keamanan serta ketersediaan, kepastian, dan kemanfaatan hukum. Kualitas stabilitas politik dan keamanan menjadi semakin bermakna ketika bersifat dinamis, humanis, dan demokratis. Infrastruktur dan suprastruktur hukum, juga harus senantiasa berorientasi pada ketersediaankepastian, dan kemanfaatan hukum yang responsif, aspiratif, dan akomodatif terhadap pemulihan, pergerakan, dan pertumbuhan ekonomi. 

Jajaran Polri melalui Polda NTT dibawah kepemimpinan Kapolda Irjen Pol. M. Iqbal beserta jajaran, sebelum dan selama ini telah berperan cepat, tepat, egektif, dan serius. Juga semakin terpanggil untuk membangun kualitas percepatan dan peningkatan tugas, fungsi, tanggungjawab penataan dan pemeliharaan keamaman dan ketertiban. Bangunan dan materi stabilitas keamanan yang tumbuh dan terbangun baik dan positif, pada hakekatnya memiliki hubungan positif dengan pembangunan stabilitas politik dan pembangunan bidang-bidang lainnya.

Kapolda NTB Irjen Pol. M. Iqbal beserta jajaran, juga menumbuhkan dan memastikan percepatan, perluasan, pemudahan, dan peningkatan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman masyarakat. Provinsi NTB dan Polda NTB berhasil dan berprestasi secara daerah di tingkat nasional dengan skala prosentase tinggi dalam hal pelaksanaan vaksinasi dalam konteks percepatan penanganan pandemi C-19 dan Vaksinasi. Dan berperan tinggi dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional di wilayah.

Demikian pula, Kapolda NTB Irjen Pol. M. Iqbal beserta jajaran berhasil dan berprestasi mempersiapkan berbagai ekosistem ; dan melakukan pengamanan dan pelayanan pembangunan dan peresmian Mandalika Internasional Street Circuit dan sejumlah program dan proyek strategis lainnya di NTB. Juga dalam melakukan pengamanan dan pelayanan penyelenggaraan Superbike World Championship. Sistem dan kultur yang berhasil dan berprestasi tersebut, menjadi penting, dan tentunya harus senantiasa dirawat dan ditingkatkan. Perihal tersebut  untuk selanjutnya terhadap keseluruhan percepatan, perluasan, dan peningkatan bobot agenda dan kebijakan Menuju Indonesia Maju dalam kerangka Membangun Indonesia Raya yang berbasis pada kebangkitan dan kemajuan NTB secara nendasar dan menyeluruh. 

Polri melalui jajaran Polda NTB dibawah kinerja dan kepemimpinan Kapolda Irjen Pol. M. Iqbal, menyelenggarakan dan melakukan penyiapan dan penataan berbagai ketersediaan, kepastian, dan kemanfaatan hukum. Intinya adalah sebuah dan serangkaian penegakan hukum dan keadilan yang berbobot kemanfaatan dan kepastian hukum yang responsif, aspiratif, dan akomodatif bagi kesejahteraan, kemakmuran, dan kemajuan masyarakat dan daerah. Perihal tersebut pada gilirannya berkelindan dan berdampak bagus dan baik terhadap pelayanan dan perekonomian.

Pada bidang pembangunan sistem dan kapasitas kelembagaan hukum yang lain, juga mengalami peningkatan. Jajaran Kejaksaan (Adhyaksa) melalui Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB dibawah kepemimpinan Kajati Tomo Sitepu beserta jajaran, sudah bergerak dan berlangsung dengan efektif dan positif. Kajati NTB Tomo Sitepu sudah melaksanakan peranan secara cepat, tepat, efektif, dan serius. Jajaran Adhyaksa NTB melalui kinerja dan kepemimpinan Kajati Tomo Sitepu, melakukan dan menuntaskan berbagai tugas, fungsi, dan tanggungjawab untuk merawat, mengawal, dan menata sejumlah program dan proyek strategis serta berbagai kegiatan pelayanan dan perekonomian lainnya. (Tm)

"Salam Sehat, Sukses, Maju, Dan Bahagia. Salam Indonesia Maju Dan Indonesia Raya".

Penulis : Firman Jaya Daeli (Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia)

Label:

Provinsi NTB Dan Indonesia Maju Berbasis Perekonomian & Pariwisata


Firman Jaya Daeli (Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia)

NTB, GELORA HUKUM - Penulis, di sela-sela pelaksanaan sejumlah tugas dan kegiatan di Provinsi Nusa Tenggara Barat, juga melakukan pertemuan dan diskusi bersama dengan beberapa kalangan, jajaran, komunitas, dan elemen. Pertemuan dan diskusi berlangsung juga antara Kapolda NTB Irjen Pol. M. Iqbal bersama dengan Firman Jaya Daeli, sembari dinner di RM Langko, di Mataram, Lombok, NTB. Irjen Pol. M. Iqbal didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda NTB, antara lain : Dirlantas, Dirreskrimum, Dirintelkam, Dirpolair, dan sejumlah Perwira Menengah Polda lainnya. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sudah mempromosikan Kapolda NTB Irjen Pol. M. Iqbal menjadi Kapolda Riau. Pertemuan dan diskusi berlangsung juga antara Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTB Tomo Sitepu bersama dengan Firman Jaya Daeli, di ruang kerja  Kajati, kantor Kejati, di Mataram, Lombok, NTB. Pertemuan dan diskusi berlangsung juga dengan sejumlah komunitas dan elemen strategis. Ada komunitas akademisi, politisi, aktifis, dan kalangan profesional, dan lain-lain.

Penulis sebelum dan setelah selesai melaksanakan dan menunaikan tugas dan kegiatan utama dan penting, juga mengunjungi beberapa kawasan wisata di NTB. Mengunjungi kawasan Senggigi dan kawasan sekitarnya. Kemudian mengunjungi kawasan Kuta dan kawasan Mandalika Internasional Street Circuit. Kawasan Mandalika Internasional Street Circuit merupakan sebuah oase strategis monumental dan kultural. Kawasan "Mandalika" sungguh-sungguh sangat melekat dan menyatu secara relasional dan emosional dengan alam semesta secara menetap dengan keberadaan hamparan pantai dan lautan serta bukit dan pegunungan yang ekologis, hijau, sejuk, teduh, jernih, bening, indah, dan kondusif. Penulis mengunjungi NTB setelah selesai mengunjungi daerah-daerah lain dan Bali. Perkunjungan tersebut berintikan pada pelaksanaan beberapa agenda tugas dan kegiatan. 

Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah sebuah Daerah Otonom tingkat Provinsi di Indonesia. NTB merupakan sebuah wilayah yang terdiri dari banyak pulau sehingga tergolong sebagai salah satu Provinsi Kepulauan. NTB sebagai provinsi kepulauan pada dasarnya berkaitan dan berbasis pada kelautan dan perikanan dengan segala potensi kekayaannya. NTB juga tentu memiliki modal kekuatan dan potensi kekayaan dalam sejumlah bidang. 

Provinsi NTB semakin terkenal, tumbuh, tangguh, dan maju karena dikuati dan dimaknai dengan kebudayaan dan kesejarahan yang kaya dan penuh dengan Nilai-Nilai (Sistem Nilai). Juga berbasis perekonomian, pertanian, perindustrian (ringan dan dasar), kepariwisataan, dan lain-lain. Ekosistem beserta infrastruktur dan suprastruktur perekonomian - menjadi serangkaian perihal yang semakin menguati dan memengaruhi NTB dan kawasan.

Pemajuan perekonomian - perikanan, pertanian, kepariwisataan daerah, pada gilirannya meletakkan dan mengembangkan NTB pada posisi strategis dan menentukan. Bidang kebudayaan dan kepariwisataan, tentu berposisi dan berperan untuk membangkitkan dan menggerakkan pemulihan, pergerakan, dan pertumbuhan ekonomi. Juga memengaruhi dan menentukan kualitas pelayanan dan perlindungan warga serta penguatan masyarakat dan daerah.

Ada sejumlah kawasan utama pengembangan dan pemajuan bidang perikanan, pertanian, kebudayaan, kepariwisataan, dan lain-lain. Beberapa kawasan wisata pada dasarnya tumbuh dan berkembang dalam kerangka perekonomian kreatif dan produktif. Ada kemajuan perekonomian wisata (ekonomi pariwisata). Ekonomi Kreatif dan Produktif berbasis Pariwisata, yang secara berarti - amat berdampak luas dan serius terhadap bidang kehidupan perekonomian lainnya.

Persyaratan standar dan prasyarat mutlak pembangunan perekonomian dan pemajuan kepariwisataan adalah stabilitas politik dan keamanan serta ketersediaan, kepastian, dan kemanfaatan hukum. Kualitas stabilitas politik dan keamanan menjadi semakin bermakna ketika bersifat dinamis, humanis, dan demokratis. Infrastruktur dan suprastruktur hukum, juga harus senantiasa berorientasi pada ketersediaankepastian, dan kemanfaatan hukum yang responsif, aspiratif, dan akomodatif terhadap pemulihan, pergerakan, dan pertumbuhan ekonomi. 

Jajaran Polri melalui Polda NTT dibawah kepemimpinan Kapolda Irjen Pol. M. Iqbal beserta jajaran, sebelum dan selama ini telah berperan cepat, tepat, egektif, dan serius. Juga semakin terpanggil untuk membangun kualitas percepatan dan peningkatan tugas, fungsi, tanggungjawab penataan dan pemeliharaan keamaman dan ketertiban. Bangunan dan materi stabilitas keamanan yang tumbuh dan terbangun baik dan positif, pada hakekatnya memiliki hubungan positif dengan pembangunan stabilitas politik dan pembangunan bidang-bidang lainnya.

Kapolda NTB Irjen Pol. M. Iqbal beserta jajaran, juga menumbuhkan dan memastikan percepatan, perluasan, pemudahan, dan peningkatan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman masyarakat. Provinsi NTB dan Polda NTB berhasil dan berprestasi secara daerah di tingkat nasional dengan skala prosentase tinggi dalam hal pelaksanaan vaksinasi dalam konteks percepatan penanganan pandemi C-19 dan Vaksinasi. Dan berperan tinggi dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional di wilayah.

Demikian pula, Kapolda NTB Irjen Pol. M. Iqbal beserta jajaran berhasil dan berprestasi mempersiapkan berbagai ekosistem ; dan melakukan pengamanan dan pelayanan pembangunan dan peresmian Mandalika Internasional Street Circuit dan sejumlah program dan proyek strategis lainnya di NTB. Juga dalam melakukan pengamanan dan pelayanan penyelenggaraan Superbike World Championship. Sistem dan kultur yang berhasil dan berprestasi tersebut, menjadi penting, dan tentunya harus senantiasa dirawat dan ditingkatkan. Perihal tersebut  untuk selanjutnya terhadap keseluruhan percepatan, perluasan, dan peningkatan bobot agenda dan kebijakan Menuju Indonesia Maju dalam kerangka Membangun Indonesia Raya yang berbasis pada kebangkitan dan kemajuan NTB secara nendasar dan menyeluruh. 

Polri melalui jajaran Polda NTB dibawah kinerja dan kepemimpinan Kapolda Irjen Pol. M. Iqbal, menyelenggarakan dan melakukan penyiapan dan penataan berbagai ketersediaan, kepastian, dan kemanfaatan hukum. Intinya adalah sebuah dan serangkaian penegakan hukum dan keadilan yang berbobot kemanfaatan dan kepastian hukum yang responsif, aspiratif, dan akomodatif bagi kesejahteraan, kemakmuran, dan kemajuan masyarakat dan daerah. Perihal tersebut pada gilirannya berkelindan dan berdampak bagus dan baik terhadap pelayanan dan perekonomian.

Pada bidang pembangunan sistem dan kapasitas kelembagaan hukum yang lain, juga mengalami peningkatan. Jajaran Kejaksaan (Adhyaksa) melalui Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB dibawah kepemimpinan Kajati Tomo Sitepu beserta jajaran, sudah bergerak dan berlangsung dengan efektif dan positif. Kajati NTB Tomo Sitepu sudah melaksanakan peranan secara cepat, tepat, efektif, dan serius. Jajaran Adhyaksa NTB melalui kinerja dan kepemimpinan Kajati Tomo Sitepu, melakukan dan menuntaskan berbagai tugas, fungsi, dan tanggungjawab untuk merawat, mengawal, dan menata sejumlah program dan proyek strategis serta berbagai kegiatan pelayanan dan perekonomian lainnya. (Tm)

"Salam Sehat, Sukses, Maju, Dan Bahagia. Salam Indonesia Maju Dan Indonesia Raya".

Penulis : Firman Jaya Daeli (Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia)

Label: