Jumat, 30 Juni 2017

Yamifati Gulo Diduga Gelapkan Dana TK Swasta Simae’asi

Yamifati Gulo  (Kepala TK Swasta Simae’asi)
Gelora Hukum - Medan

Sejumlah Tokoh Desa Simae’asi mengutuk keras tindakan Kepala Sekolah Taman Kanak – kanak (TK) swasta Simae’asi Yamifati Gulo seorang PNS yang diduga  telah menggelapkan dana TK sekitar Rp. 100 juta, yang seharusnya diperuntukan untuk kebutuhan anak-anak dan pengadaan berbagai fasilitas TK lainnya. Namun dana dimaksud hampir keseluruhan tidak jelas.

Hal ini terungkap pada akhir tahun ajaran 2016/2017 dimana Yamifati Gulo dengan sepihak mempercepat liburan TK Swasta Simae’asi selama 1 minggu lamanya sementara penerapan jadwal libur dimaksud tidak relefan karena masih hari kalender sekolah aktif, selain itu anak TK di saat menamatkan diri harusnya melaksakan acara wisuda untuk menumbuh kembangkan serta memotifasi bagi anak – anak, dan setiap anak didik wajib mendapatkan surat keterangan tanda tamat belajar TK. 

"Tapi aneh bin ajaib hal itu tidak terlaksana, malah akhir – akhir ini Yamifati Gulo terkesan memilik sibuk pulang pergi ke luar daerah untuk membeli mobil pribadinya," ungkap salah seorang orang tua murid TK.

Dugaan penyelewengan dana TK swasta Simae’asi adalah, anggaran PAUD TK TA. 2016 / 2017 sebesar Rp. 47 juta, dalam penggunaannya tidak jelas, walaupun sebagian kecil fasilitas TK yang di belanjakan, seperti pembelian alat permainan edukatif Rp. 19 juta sebagian besar tidak ada, pembelian papan luncur 4 unit Rp. 7 juta namun hanya satu unit yang ada, itu pun belum tentu apakah papan luncur dimaksud di adakan pada tahun sebelumnya, serta berbagai jenis sarana lainnya terkesan tidak semua diadakan.

"Sebagian kecil fasilitas yang sudah diadakan diduga telah terjadi mark up harga, kesemuanya dibawah kepemimpinan Yamifati Gulo," kata tokoh pemuda Simae’asi.

Yamifati Gulo, saat dikonfirmasi Gelora Hukum via telepon seluler Jum’at (30/6/2017) tidak memberikan jawaban, namun meminta awak media untuk bertemu di Dinas Pendidikan. "Saya tidak bisa jelaskan, tetapi ketemu saja," kata Yamifati.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Yosafati Hia, S.Pd, MM kepada Gelora Hukum mengatakan akan memanggil yang bersangkutan terkait laporan tersebut. "Laporan sudah saya terima dan paling lambat, Selasa yang bersangkutan (Yamifati Gulo) akan kami panggil," tegas Yosafati. (TZ)

Label:

Jumat, 23 Juni 2017

Morata Bercita-cita Membawa Spanyol Juara Piala Dunia

Alvaro Morata
Gelora Hukum - Madrid

Salah satu pemain inti timnas Spanyol Alvaro Morata memiliki cita-cita membawa timnya menjadi juara piala dunia tahun depan.

Saat ini Spanyol masih bersaing ketat dengan Italia dalam kualifikasi Piala Dunia 2018. Di Grup G zona Eropa, Mereka berbagi tempat di posisi teratas dengan raihan 16 poin. Morata sudah menyumbangkan sebanyak dua gol untuk La Furia Roja.

Semua gol itu dicetak saat tim 'Matador' mencukur Liechtenstein dengan skor telak 8-0 dalam pertandingan yang berlangsung pada 5 September silam.

Meski putaran final Piala Dunia baru dihelat tahun depan dan Spanyol belum pasti lolos, Morata sudah berandai-andai mengenai kejuaraan di Rusia itu.

"Untuk generasi baru, itu sulit, bahkan tak mungkin, untuk bersaing dengan tim yang sudah memenangi segalanya," ucap Morata di GQ.

"Saat saya masih kecil, saya mempunyai mimpi memenangi Piala Dunia. Jadi, saya ingin membuatnya menjadi nyata di tahun depan. Saya berharap akan menjadi Juni-Juli 2018 yang sangat sibuk," pungkasnya.

Label:

Sabtu, 17 Juni 2017

Ini Jumlah Uang Hasil OTT KPK Di Mojokerto

Uang yang diamankan dari hasil OTT KPK di Mojokerto
Gelora Hukum - Jakarta

KPK menciduk 6 orang dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Mojokerto, Jawa Timur. KPK juga mengamankan duit ratusan juta rupiah dari hasil OTT itu.

"Selain 6 orang yang diamankan, diamankan juga uang sebesar Rp 470 juta terdiri atau diperoleh dari beberapa pihak," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, di Gedung KPK Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (17/6/2017). 

Basaria menambahkan uang itu terdiri dari pengalihan anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkot Mojokerto dan komitmen setoran. 

"Diduga hasil pemeriksaan Rp 300 juta tersebut untuk pembayaran komitmen yang seharusnya Rp 500 juta yaitu pengalihan anggaran di dinas PUPR. Lalu Rp 170 lagi diduga ini terkait dengan komitmen setoran, masih dalam pengembangnan terus sampai saat ini. Setoran ini untuk triwulan yang disepakati sebelumnya," terang Basaria. 

Keenamnya kini telah berada di Gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan dan menjalani pemeriksaan intensif lanjutan. Berikutnya akan ditentukan status hukumnya paling lambat 24 jam.

Enam orang yang dicokok KPK tersebut datang secara bergiliran dengan 4 mobil terpisah. Mobil pertama membawa dua orang yang diduga sebagai perantara, sementara tiga mobil berikutnya secara berturut-turut membawa Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mojokerto Wiwiet Febryanto, Ketua DPRD Kota Mojokerto Purnomo, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Umar Faruq, dan M Abdullah Fanani.

"Enam orang yang dibawa ke kantor KPK terdiri dari unsur Pimpinan DPRD Kota Mojokerto, Pejabat Dinas PU, dan perantara," kata Febri. (det)

Label:

Ini Kronologi Penangkapan Kadis PU Dan Pimpinan DPRD Mojokerto

Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Wiwiet Febryanto/Nur Indah Fatmawati-detikcom
Gelora Hukum - Jakarta 

KPK resmi menetapkan Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Wiwiet Febryanto dan 3 pimpinan DPRD Kota Mojokerto sebagai tersangka. Ketiga pimpinan itu yaitu Purnomo selaku ketua dan 2 orang wakilnya atas nama Abdullah Fanani dan Umar Faruq.

Selain keempatnya 2 orang yang diduga sebagai perantara yaitu H dan T juga ikut diamankan. Status H dan T masih sebagai saksi dan masih menjalani pemeriksaan di KPK.

Selain mengamankan para pelaku, KPK juga mengamankan uang senilai Rp 470 juta. Suap diduga berkaitan dengan pengalihan anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkot Mojokerto dan komitmen setoran triwulan. OTT tersebut dilakukan mulai Jumat (16/6) jelang tengah malam hingga Sabtu (17/6) dini hari tadi. 

Berikut kronologi penangkapan seperti dijelaskan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (17/6/2017):

Jumat, 16 Juni 2017

23.30 WIB

Tim KPK mendatangi Kantor DPP PAN KOTA Mojokerto dan mengamankan 3 orang yaitu Purnomo, umar Faruq, dan seseorang yang diduga perantara berinisial H. Dalam mobil H ditemukan duit sebesar Rp 300 juta.

Pada saat hampir bersamaan tim juga bergerak untuk mengamankan Wiwiet Febryanto di sebuah jalan di daerah Mojokerto. Tim menemukan uang Rp 140 juta di mobil Wiwiet.

Sabtu, 17 Juni 2017

01.30 WIB

Tim KPK mengamankan Abdullah Fanani.

01.00 WIB

Tim KPK mengamankan seseorang lagi yang diduga sebagai perantara berinisial T di kediamannya di Mojokerto,dan diamankan uang Rp 30 juta. (detik)

Label:

Senin, 12 Juni 2017

Indonesia Dikunjungi LaLiga


Gelora Hukum – Indonesia mendapat kunjungan spesial dari LaLiga dalam upaya untuk meningkatkan visibilitas dan profil olahraga Spanyol di seluruh dunia. Asosiasi profesional papan atas sepakbola Spanyol ini menghadirkan atlet badminton ternama Negeri Matador, Carolina Marin sebagai duta global LaLiga untuk mempromosikan program tersebut.

LaLiga bersama Carolina sudah menjalankan program ini sejak Maret 2016 lalu. Selain Indonesia Carolina juga akan mengibarkan berbagai olahraga Spanyol di negara-negara lain di seluruh dunia, seperti Singapura, Malaysia, India, China dan lainnya.

"Saya sangat semangat dan senang memiliki kesempatan untuk terlibat dalam proyek ini bersama LaLiga dan mengunjungi sebuah negara yang memiliki hasrat dan talenta yang begitu besar dalam olahraga seperti Indonesia," kata Carolina, ketika ditemui di kawasan SCBD, Jakarta, Minggu 11 Juni 2017.

Dalam kunjungan ini, hadir juga Puteri Indonesia 2016, Anindya Kusuma Putri. Dia mengaku jika kunjungan ini menjadi insiprasi untuk Indonesia untuk memajukan olahraga di Indonesia.

"Saya mengucapkan terimakasih untuk LaLiga. Tidak hanya sepakbola, mereka juga memberikan dukungan penuh untuk olahraga lainnya melalui program LaLiga4sports, salah satunya bulutangkis. Ini menjadi ilmu dan bisa menjadi inspirasi untuk Indonesia," kata Anindya.

Seperti yang diketahui, Carolina akan berpartisipasi pada Indonesia Open 2017 mendatang. Ajang tersebut akan dihelat pada 12-18 Juni 2017. (vi)

Label:

Ini Pesan Amien Rais Kepada Pimpinan KPK

Amin Rais
JAKARTA - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Drajad Wibowo mengatakan, kedatangannya ke KPK mewakili mantan Ketua Umum PAN Amien Rais, yang berharap bisa bertemu pimpinan KPK untuk mengklarifikasi dugaan penerimaan uang sebesar Rp600 juta.

Menurut Drajad, dari hasil pertemuan dengan KPK yang diwakili juru bicaranya, Febri‎ Diansyah, para pimpinan KP
K belum bersedia bertemu Amien Rais.

"Tujuan utama Pak Amien ke sini adalah untuk memberi keterangan terkait dengan disebutnya nama beliau untuk jaksa di persidangan. Jadi Pak Amien ingin memastikan‎," kata Drajad di Gedung KPK, Jakarta, Senin (5/6/2017).

Drajad mengatakan, sebenarnya Amien Rais berada tak jauh dari Gedung KPK saat dirinya bersama Putra Amien, Hanafi Rais menemui KPK. Menurutnya, jika pimpinan KPK bersedia bertemu, maka Amien akan langsung meluncur ke KPK.

Karena para pimpinan tidak bersedia hadir, maka Amien cukup mengutus dirinya untuk menyampaikan pesan Amien. "Pak Amien hanya berpesan kapan kira-kira beliau bisa memberikan keterangan di KPK. Kalau bisa jangan selama beliau umrah," ucap Drajad.

Menurut Drajad, tujuan Amien mengklarifikasi masalah aliran dana karena disebutnya Amien, akan berangkat umrah pada 8 Juni mendatang. Sehingga, Amien tidak ingin nantinya dianggap melarikan diri sebelum memberikan keterangan.

Dalam pertemuannya dengan Febri, Drajad mengaku mendapatkan penjelasan detail mengenai aliran uang yang dituduhkan kepada Amien. Menurutnya, penjelasan Febri tak seperti yang diberitakan media selama ini.

"Yang muncul di berita tidak sedikit yang mengatakan Amien Rais terima duit alkes, tidak seperti itu. Pak Amien sudah mengakui bahwa beliau memang menerima bantuan dari Mas Tris. Saya rasa tidak perlu saya ulang lagi apa yang sudah diketahui bersama," pungkasnya. (sindonews)

Label:

Gegara Messi Beli Hotel, Ronaldo Cemburu

Messi
Gelora Hukum - Jakarta 

Sekitar satu minggu lalu Messi diketahui membeli hotel di Barcelona, Spanyol. Rivalnya, Ronaldo langsung mempromosikan hotelnya di media sosial. 'Panas' kah?

Lionel Messi baru-baru ini dikabarkan membeli sebuah hotel bernama MIM Sitges Hotel di kawasan pesisir Barcelona, Spanyol. Dia harus menggelontorkan uang sebanyak 30 juta Euro, atau sekitar Rp 447 miliar untuk membelinya dari Majestic Group.

Apa yang dilakukan Messi pun mencuri perhatian. Messi dinilai mau memutar uangnya ke bidang perhotelan. Serta tak bisa dipungkiri, rivalnya Cristiano Ronaldo sudah melakukannya lebih dulu sejak tahun 2015 lalu.

Ronaldo harus mengorek kocek sebesar 70 juta Euro atau sekitar Rp 1,05 triliun untuk membangun 4 hotel dari Pestana. Dua di portugal sudah beroperasi, sisanya di Madrid dan New York

Menanggapai pemberitaan soal Messi yang membeli hotel, Ronaldo sepertinya tak mau tinggal diam. Dilihat detikTravel dari laman sosial Instagram pribadinya @cristiano, Senin (12/6/2017) Ronaldo 4 hari lalu memposting foto hotel miliknya.

Ronaldo menampilkan dua hotelnya, Pestana CR7 Hotel Funchal dan Pestana CR7 Hotel Lisboa. Dua hotelnya berada di Portugal, masing-masing di Kota Funchal di Pulau Madeira dan satunya di ibukota negara Postugal, Lisboa.

Label:

Ini Alasan India Cabut Paspor Zakir Naik

Zakir Naik
Gelora Hukum - Medan

Otoritas India akan mencabut paspor milik pendakwah kontroversial, Zakir Naik. Pencabutan paspor ini terkait penyelidikan kasus kriminal yang menjerat Zakir Naik sejak tahun lalu. 

Seperti dikutip dari media lokal India, indiatoday.intoday.in dan Indian Express, pada Senin (12/6/2017), Badan Investigasi Nasional (NIA) menyatakan berencana mencabut paspor Zakir Naik, yang disebut sebagai presiden Yayasan Penelitian Islamis (IRF). Sejak 17 November 2016, IRF telah dinyatakan sebagai Asosiasi Melanggar Hukum oleh pemerintah India.

Rencana pencabutan paspor ini diumumkan setelah kepolisian India menginterogasi saudara perempuan dan ajudan Zakir Naik. Penyelidikan ini terkait dugaan bahwa IRF mensponsori para calon militan untuk melakukan perjalanan ke Suriah guna bergabung dengan kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). 

NIA juga tengah melacak transaksi finansial Zakir Naik, yang melibatkan sedikitnya 10 perusahaan dan 19 properti di Mumbai dan Pune. Zakir Naik disebut telah berinvestasi sebesar 1 miliar Rupee India (Rp 212 miliar) pada perusahaan dan properti itu. 

Media lokal India menyebut, Zakir Naik kemungkinan besar saat ini ada di Malaysia dan tengah mencari status kewarganegaraan Malaysia. Beberapa waktu lalu, otoritas Malaysia memastikan Zakir Naik memiliki status permanent residence (PR) yang didapatnya sejak 5 tahun lalu. 

Zakir Naik tengah diselidiki atas tudingan tindak kriminal yang melanggar Hukum Pidana India pasal 153A dan Undang-undang Tahun 1967 soal (Pencegahan) Aktivitas Melanggar Hukum pasal 10, 13, dan 18.

NIA menambahkan, pihaknya juga masih menjalani proses untuk mendapatkan Red Notice bagi Zakir Naik, yang meninggalkan India sejak 13 Mei 2016 dan belum kembali lagi ke India. Pada 21 April 2017, pengadilan khusus NIA di Mumbai merilis surat perintah penangkapan untuk Zakir Naik.(det)

Label:

Sadis, Chandra Kirana Tewas Dirampok Oleh Ranmor

ilustrasi
Gelora Hukum - Tangerang

Italia Chandra Kirana Putri (23) tewas ditembak pelaku curanmor di rumahnya di kawasan Karawaci, Kota Tangerang. Sebelum ditembak pelaku, Italia sempat melawan dengan melempari pelaku menggunakan sapu.

"Keterangan ibu korban, korban sempat dilempar pakai sapu dan di TKP kita temukan sapu utk melempar pelaku," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan kepada Wartawan, Senin (12/6/2017).

Peristiwa terjadi pada pukul 13.40 WIB siang tadi. Dua orang pelaku saat itu masuk ke garasi rumah korban dan mencoba mencuri motor Honda Beat di rumah korban.

"Korban memergoki pelaku, dan pada saat mau dibawa pelaku, korban dan ibunya berteriak maling," ungkapnya.

Dua pelaku panik, lalu mencoba melarikan diri. Namjn kemudian, Italia melempari pelaku dengan sapu hingga pelaku berbalik arah ke rumahnya. "Pelaku kemudian menembak korban," lanjutnya.

Korban terkena tembakan di dada dan tangannya hingga tewas di lokask kejadian. Setelah itu, para pelakj melarikan diri. (det)

Label:

Musim Kemarau di Samosir, Petani Galau

Lahan Pertanian di Samosir | foto : Marco Tampan
Glorahukum - Samosir

Musim kemarau sepertinya akan kembali melanda Kabupaten Samosir. Hal ini terbukti sudah hampir satu bulan belakangan ini, hujan enggan turun di bumi Samosir.

Tentunya hal ini membuat para petani di Samosir mulai resah, apalagi para petani sebelumnya sudah melakukan penanaman di lahan-lahan mereka. "Pasti resah lah, kan sudah sempat menanam di juma (ladang-red)," kata A. Lomo Sitanggang seperti dilansir sitanggang.net

Menurutnya, jika kemarau kembali melanda samosir, maka tanam-tanaman akan sulit untuk bertumbuh. "Bisa saja tumbuh, tapi harus dengan ekstra perawatan. Misalnya dengan menyiam tanaman secara rutin dan memberikan pupuk," katanya.

Senada dengan Sitanggang, Nainggolan warga Lumban Pinggol Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir juga mengaku resah dan takut tanaman jagungnya akan mengalami gagal panen.

"Dua bulan yang lalu kita tanam, sekarang sudah bertumbuh setinggi hampir satu meter. Kalau kemarau terus berlanjut, bisa-bisa gagal panen nanti," keluh Nainggolan.

Jagung yang ditanam katanya saat ini sudah mencapai 1000 batang dan perkiraanya akan panen sekitar bulan delapan. "Harus ekstra lah lae, supaya bisa bertahan dan jangan sampai jagung itu nantinya rusak," sambungnya.

Pantauan Wartawan di lapangan, semenjak bulan Mei, Minggu ke tiga lalu, hujan memang belum pernah terjadi secara intens. Bahkan penelusuran di sekitar Kota Pangururan, abu banyak beterbangan akibat pekerjaan proyek. Selain berdampak negatif bagi petani, kemarau juga berdampak pada kesehatan warga. 

Oleh: Kembo

Label:

Sabtu, 10 Juni 2017

Iran Klaim Bunuh Dalang Penyerangan Gedung Parlemen

Glora Hukum - Jakarta 

Iran mengklaim membunuh dalang penyerangan di gedung Parlemen dan Mausoleum Imam Khomeini pada Rabu (7/6) lalu. Menteri Intelijen Iran Mahmoud Alavi mengatakan pihaknya membunuh 'pangeran' dan komandan utama pada kedua serangan tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Minggu (11/6/2017), dalang penyerangan pada Rabu lalu tersebut tewas oleh pasukan keamanan Iran. Dalam serangan yang menewaskan 17 orang tersebut, ISIS telah mengaku bertanggungjawab.

"Pangeran dan komandan utama serangan teroris di parlemen dan Makam Ayatollah Khomeini tewas oleh pasukan keamanan," ujar Alavi seperti dikutip oleh kantor berita Tasnim.

Alavi juga mengatakan pihaknya sejak bulan lalu sudah mengidentifikasi dan menghancurkan 'tim teroris' yang berada di Iran. Namun kegiatan tersebut tidak dipublikasikan kepada masyarakat untuk menghindari kecemasan di masyarakat.

Sebelumnya, otoritas Iran telah menangkap total 48 anggota kelompok radikal ISIS menyusul dua serangan teroris yang terjadi di Teheran. 41 anggota ISIS teridentifikasi dan ditangkap sebelum melakukan aksi teror. Disebutkan bahwa penangkapan dilakukan menyusul serangkaian operasi intelijen dan berkat kerja sama keluarga-keluarga sejumlah teroris. Para teroris itu ditahan di provinsi-provinsi Kermanshah, Kordestan, West Azarbaijan dan ibu kota Teheran.

Pada Rabu (7/6), pria-pria bersenjata menyerang gedung Parlemen dan Mausoleum Imam Khomeini dalam dua serangan beruntun. Setidaknya 17 orang tewas dan hampir 50 orang lainnya luka-luka dalam serangan yang melibatkan penembakan dan ledakan bom. Kelompok ISIS kemudian mengklaim mendalangi kedua serangan tersebut. 
(det)

Label:

Habib Rizieq Tak Takut, Pengacara Sebut Kasusnya Tak Berdasar Hukum

Glora Hukum - Jakarta 

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan meminta tersangka kasus dugaan konten pornografi Habib Rizieq Syihab pulang ke Indonesia. Pengacara Habib Rizieq, Sugito Atmo Prawiro, mengatakan kliennya tak takut menghadapi kasus tersebut.

"Kalau untuk hadapi kasusnya, beliau tidak takut. Beliau siap sekali. Cuma pertama, harus ada dasar hukum yang kuat," kata Sugito saat dihubungi, Kamis (8/6/2017).

Menurutnya, Habib Rizieq bersama tersangka lainnya, Firza Husein, adalah korban dari media sosial yang sedang ramai. Dia mengatakan landasan hukum yang disangkakan kepada kliennya tidak tepat.

"Kalau menyangkut UU Pornografi, pasal 4, pasal 6, itu terkait dengan siapa yang membuat, siapa yang memproduksi, siapa yang menyebarkan, siapa yang mempertontonkan. Itu jelas terkait dengan orang yang melakukan penyebaran. Atau di Pasal 27 ayat 1 UU ITE, itu kan jelas yang upload dan menyebarkan," ujarnya.

Sugito menganggap masalah hukum yang dihadapi oleh kliennya sebagai peristiwa politik. Sebab, menurutnya, penyebar konten pornografi tersebut juga harus didalami oleh penyidik dari kepolisian.

"Yang perlu diketahui, 3 handphone asli milik Firza tengah disita oleh kepolisian terkait kasus makar. Bukan kasus konten pornografi. Tiba-tiba diviralkan tanggal 29 Januari. Kok bisa sampai diviralkan keluar, motifnya apa? Padahal ada di tangan penyidik. Siapa yang harus bertanggung jawab? Nah, ini kan penyidik harus mendalami," ucapnya.

"Kan selama ini domain privat antara Habib Rizieq dan Firza. Itu juga kalau ada. Dan saya meyakini tidak ada. Yang ada komunikasi antara guru dan murid," tutur Sugito. 
(det)

Label:

Menkum HAM Kukuhkan Pengurus Gabungan Pengusaha Nias

Menkum HAM Yasonna Laoly kukuhkan pengurus Gapnindo
Glora Hukum - Jakarta 

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly mengukuhkan pengurus Gabungan Pengusaha Nias Indonesia. Dengan begitu, wadah pengusaha yang disingkat Gapnindo resmi terbentuk. 

Bertempat di Astol Hotel & Residence, Pluit, Jakarta Utara, tokoh masyarakat Kepulauan Nias yang juga Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, mengukuhkan para pengurus Gapnindo masa bhakti 2017-2021.

“Saya menyambut baik kehadiran Gapnindo. Saya berharap dari Gapnindo akan lahir entrepreneur-entrepreneur handal yang berintegritas untuk membangun Indonesia dan secara khusus membangun Kepulauan Nias,” ujar Yasonna dalam sambutannya.

Ketua Umum GAPNINDO, Ir Mardin Zendrato mengatakan, Gapnindo menjadi satu-satunya organisasi pengusaha asal Kepulauan Nias yang digagas oleh Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI). Diharapkan, terbentuknya asosiasi pengusaha ini bisa berkontribusi terhadap roda ekonomi di Indonesia.

“Gapnindo mempunyai visi meningkatkan profesionalitas pengusaha Nias dalam menghadapi tantangan global yang sekarang sudah dimulai dengan berlakunya masyarakat ekonomi ASEAN atau MEA,” ujar Mardin dalam keterangannya.

“Setelah dikukuhkan hari ini, maka mulai hari ini kita harus berbuat dan bekerja untuk Kepulauan Nias. Sesuai tagline, AINE, Bersama Kita Maju,” imbuh Mardin.

Hadir dalam acara pengukuhan Badan Pengurus Pusat (BPP) GAPNINDO, yakni, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Prof. Suahasil Nazara, Ph.D, Mayjen TNI (Purn) Christian Zebua, Ketua Umum HIMNI Marinus Gea, perwakilan KADIN, kepala daerah, dan pengusaha asal Nias dari berbagai daerah di Indonesia. (liputan6)

Label:

JR Saragih Akan Hidupkan Perekonomian Pelabuhan di Nias Barat

Bupati Simalungun JR Saragih bersama Bupati Nias Barat Faduhusi Daeli.Koran SINDO/Ricky Hutapea
NIAS BARAT - Kabupaten Nias Barat akan melakukan pembenahan Pelabuhan Sirombu akibat bencana tsunami beberapa waktu silam. Rencana tersebut mendapat dukungan dari Bupati Simalungun JR Saragih.

Dalam kunjungannya ke Kepulauan Nias, Bupati Simalungun JR Saragih menyempatkan diri menyambangi Kabupaten Nias Barat untuk membahas pertumbuhan perekonomian Kabupaten Simalungun dengan Nias Barat. Selain itu, juga dibahas soal pelabuhan yang ada di Nias Barat.

Bupati Nias Barat Faduhusi Daeli mengatakan, Pelabuhan Sirombu merupakan pelabuhan lama yang dimiliki Kabupaten Nias Barat akan tetapi kondisinya sudah rusak akibat tsunami. "Dulu pelabuhan ini berfungsi sebagai tempat mampirnya bahan baku semen dari Padang, Sibolga, dan dari wilayah Sumatera lainnya,” katanya, Sabtu (10/6/2017). 

Adanya gagasan dari Kabupaten Nias Barat yang berencana memperbagus Pelabuhan Sirombu, Bupati Simalungun JR Saragih menilai ini merupakan langkah yang tepat. Terlebih Pelabuhan  Sirombu berpotensi untuk menumbuhkembangkan pertumbuhan perekonomian masyarakat.

"Pelabuhan Siboeum bisa digunakan oleh masyarakat dan membawa hasil yang datang ke Nias Barat.  Bahkan hasil dari masyarakat juga bisa dibawa keluar, apalagi pelabuhan ini sebagai penyambung nyawa masyarakat untuk menjalani kehidupan sehari-hari," paparnya.

Bagi JR Saragih, pelabuhan juga bisa menjadi solusi lainnya buat masyarakat Nias Barat karena memang tidak selamanya harus ditempuh melalui darat. Dengan diperbaikinya pelabuhan tersebut maka bisa memajukan perekonomian masyarakat, percepatan pembangunan pun juga bisa dilakukan. 

SUMBER: Sindonews

Label:

Dianggap 'Serang' Pansus, KPK Sebut Patuhi Hukum

Ilustrasi
Jakarta - Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menolak menanggapi pernyataan Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar yang mempersoalkan dirinya. Febri menegaskan pernyataannya mengenai pansus angket KPK berdasarkan aturan.

"Silakan saja, yang pasti tentu saja kita punya kewajiban untuk mematuhi aturan hukum yang berlaku," ujar Febri kepada wartawan di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (9/6/2017).

Febri menegaskan adanya aturan mengenai pembentukan pansus hak angket berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3. Aturan soal ini yang dicermati KPK dalam pansus angket KPK. 

"Kalau kemudian UU Nomor 17 tersebut tentang MD3 menyatakan misalnya hak angket itu pansusnya terdiri dari 10 anggota fraksi maka tentu kita tidak bisa melanggar aturan itu. Itu yang kita sampaikan dan penting bagi kami untuk melakukan kajian terlebih dulu atau diskusi dengan ahli hukum untuk memastikan sikap," sambungnya.

Febri menyebut KPK menghormati kewenangan konstitusional yang dimiliki DPR dalam fungsi pengawasan. Namun kewenangan pengawasan harus digunakan sesuai aturan hukum.

"Karena KPK adalah subjek maupun objek dalam kewenangan pengawasan itu," sebutnya. 

Sebelumnya Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebut penjelasan juru bicaranya soal pansus angket beralasan.

"Juru bicara ada dasarnya. Dia mengacu UU bahwa Pansus harus disetujui semua fraksi, namun ternyata hanya (disetujui) 7 fraksi," kata Alexander terpisah. 

Pernyataan Febri soal 'keabsahan' pansus angket juga didasari pendapat ahli mengenai angket dikhususkan untuk lembaga pemerintah.

"Sedangkan KPK bukan lembaga pemerintah. Dari situ jubir menyimpulkan soal posisi pansus angket KPK. Kalau dari kami (pimpinan) soal sah-tidak sahnya (pansus) itu biar saja ahli atau putusan pengadilan yang menyatakan sah atau tidak kalau KPK mengajukan keberatan," ucap Alexander.

Terkait dengan pansus angket, KPK akan lebih dulu menggelar focus group discussion (FGD) dengan mengundang ahli-ahli terkait dengan dasar aturan pembentukan pansus angket. Rencananya, FGD akan digelar pekan depan. (det)

Label: