Minggu, 18 Juli 2021

BNNK Siantar Gandeng MUI Berantas Penyalahgunaan Narkotika

PEMATANGSIANTAR, GELORA HUKUM - Pematangsiantar-Gelora Hukum|||Ingin mengurangi penyalahgunaan narkoba di Kota Pematangsiantar, BNN Kota menggandeng MUI Pematangsiantar untuk melakukan langkah-langkah pencegahan. Hal itu terungkap dalam kunjungan silaturahim Kepala BNNK, Dr. Tuangkus Harianja, MM, ke Kantor MUI Pematangsiantar, Rabu (14/7/2021).

Kunjungan BNNK diterima Ketua MUI Drs. HM Ali Lubis, didampingi Bendahara MUI, Ketua Gannas, dan pengurus lainnya.

Dalam diskusi dengan MUI, Tuangkus menjelaskan, tugas BNN ada 4 bidang dalam penanggulangan narkoba, yaitu bidang pencegahan, bidang pemberdayaan masyarakat, dan bidang rehabilitasi.

“Kerjasama akan kita tuangkan dalam bentuk MoU, yang menjadi dasar regulasi dalam penanggulangan narkoba melibatkan MUI, Bidang Pemuda, Bidang pendidikan, Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Hukum serta Satgas Anti Narkoba (GANNAS),” katanya.

Ia berharap, BNNK dan MUI dapat bersinergi mendorong pemerintah untuk membuat perda P4GN, sebagai regulasi Pemko melakukan percepatan dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, kata Tuangkus, masyarakat dapat diberdayakan untuk menciptakan lapangan kerja membangun ekonomi keluarga, untuk menggantikan peran kurir narkoba.

“Misalnya dengan menjadi pengusaha budi daya ikan tawar di masa pandemi Covid-19. Dengan kesibukan budi daya ikan, kurir narkoba bisa meninggalkan jualan narkoba. Sinergitas ini kita harapkan dalam 3 bidang, yakni di bidang pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi untuk Menciptakan Kota Siantar Bersih Narkoba (Bersinar) melalui Kelurahan Bersinar,” katanya.

Ketua MUI Drs. HM Ali Lubis, menyambut baik rencana sinergi tersebut. Ia mengatakan selama ini MUI sudah melakukan kegiatan-kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba, baik kepada masyarakat maupun penghuni Lapas (Lembaga Pemasyarakatan).

“MUI bersedia melaksanakan kegiatan dan mendukung pernyataan Presiden tentang “Indonesia Darurat Narkoba“. Jika pemerintah lebih serius dan memfasilitasi/membiayai kegiatan seperti penanggulangan Covid-19, penyalahgunaan narkoba pasti bisa berkurang. MUI memiliki banyak ustad untuk berkhotbah-khotbah tentang bahaya narkoba di tengah jemaah maupun di masyarakat,” katanya. (Antoni Pakpahan/rel)

Label:

Senin, 12 Juli 2021

Mayor Inf Yudho Danyon Termuda di TNI Jabat Komandan Batalyon 13 Grup 1 Kopassus

Komandan Grup 1 Kopassus, Kolonel Inf I Gede Putra Yasa, memimpin sertijab Komandan Batalyon 13 dari dipimpin Mayor Inf Yudho Setyono. Foto/Pen Kopass

JAKARTA, GELORA HUKUM - Komandan Grup 1 Kopassus , Kolonel Inf I Gede Putra Yasa, memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon 13 dari Mayor Inf Rommi Sakti Alamsyah, kepada Mayor Inf Yudho Setyono. Upacara Sertijab yang digelar secara terbatas di Serambi Kehormatan Grup 1 Kopassus ini berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Komandan Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Mayor Inf Yudho Setyono, merupakan Perwira lulusan Akademi Militer (Akmil) 2005 pertama yang menjadi Komandan Batalyon (Danyon), sekaligus mencatatkan dirinya sebagai Danyon TNI AD termuda di Indonesia.
Semasa Taruna tingkat II, Yudho ikut alat Bass Drum. Tidak hanya itu, Yudho juga merupakan Polisi Taruna (Poltar) dan terpilih sebagai tim Bendera. Tak heran jika di kalangan rekan satu angkatannya, Yudho cukupdisegani.Dalam berbagai kesempatan, Yudho selalu berpesan kepada para juniornya, untuk terus menempa diri, mengembangkan kemampuan, loyalitas serta dedikasi pada tugas pengabdian sebagai prajurit Angkatan Darat. "Teruslah memacu diri dan mengasah kemampuan, jangan berpuas diri dengan apa yang dicapai saat ini. Jadilah prajurit yang memiliki kemampuan di atas rata-rata, agar mampu menjadi pemimpin, guru dan teman bagi anggota," pesannya.

"Labor Omnia Vincit Improbus, kerja keras menaklukkan segalanya. Itulah prinsip hidup saya, tidak ada yg tidak bisa dilakukan selama ada kemauan," imbuhnya.

Dengan kehadiran Mayor Inf Yudho Setyono sebagai Danyon yang baru, diharapkan dapat meningkatkan prestasi dan keberhasilan Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, yang dikenal sebagai salah satu Batalyon terbaik di jajaran Kopassus, baik dari segi pembinaan satuan maupun oprator (Edy)

Label:

Dikejutjan, Seorang Ibu Warga Tuhemberuaulu Gantung Diri

Tuhemberuaulu, kota Gunungsitoli-Sumatera Utara Rabu 07 Juli 2021 pukul 07.00 WIB. Seorang ibu rumah tangga di temukan bunuh diri di dalam rumahnya.

Warga Tuhemberua ulu dikejutkan atas kejadian Ibu  Ina Jaiden (Aniria Hulu) ditemukan oleh ibu mertuanya pada pukul 07.00 WIB pada saat mengetuk pintu dan ternyata pintu tidak bisa dibuka karena ibu rumah tangga tersebut telah menggantung dirinya pada sebatang kayu di dalam rumahnya. Melihat kejadian tersebut ibu mertuanya beserta seluruh keluarga berkumpul dan langsung memberitahukan pada pihak polres Nias.

Pada saat masyarakat sedang ramai melihat kejadian tersebut  30 menit kemudian pihak polres Nias datang pada lokasi dan menurunkan ibu tersebut pada gantungan sebatang kayu, anggota polres nias yang turun pada lokasi kejadian  di pimpin langsung  oleh Aiptu Edi Supiyanto.

Pada saat awak media konfirmasi pada pihak keluarga keberaan suami korban, suaminya berada di Nias Selatan karena bekerja sebagai tukang bangunan disana dan kembali sekali seminggu. Dan saat ini suaminya sedang di hubungi memberitahukan kejadian tersebut.

Keluarga ini memiliki 4 orang anak, 3 Perempuan dan 1 laki-laki. Informasi dari beberapa warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan sebenarnya ada masalah yang dihadapi keluarga ini terutama masalah ekonomi dan komunikasi, karena ibu 4 orang anak ini dikenal pendiam sehingga ketika menghadapi masalah yang berat maka salah mengambil langkah dan berakhir pada kematian.

Sementara keluarga ina Jaiden (Aniria Hulu ) yang berada di Alasa sudah dikonfirmasi dan mereka akan datang setelah mendegar kejadian tersebut.

Menurut keluarga bila besan dari Alasa sudah datang dan tidak keberatan maka hari ini juga jenazah korban langsung dikebumikan.

(TIM)

Rabu, 07 Juli 2021

BNNK Siantar Razia,11 Orang Positif Narkoba Setelah Test Urine

SIANTAR, GELORA HIKUM - Pematangsiantar-Gelora Hukum||Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Siantar kembali menggelar razia di warnet dan kos-kosan diduga tempat rawan penyalahgunaan narkoba, Selasa (6/7/2021).

Razia dipimpin Kasi Berantas Kompol Pierson Ketaren SH dan Kasubbag Umum Joko Rona A Sirait, S.Si itu diawali di Kos Anugerah Jalan Mujahir Kecamatan Siantar Timur lalu Warnet Jalan Narumonda Bawah Kecamatan Siantar Timur, Warnet Jalan Kapt. Piere Tandean Kecamatan Siantar Timur dan Kos Kosan Debora I Jalan Kasad Kecamatan Siantar Sitalasari.

Tim BNN Kota Siantar melakukan pemeriksaan seluruh ruangan, badan bahkan pemeriksaan air seni atau test urine para pengunjung warnet dan penghuni kos-kosan. 

Hanya saja dari hasil pemeriksaan ruangan dan badan tidak ditemukan barang bukti berhubungan dengan narkotika sedangkan test urine 11 orang positif mengandung narkotika sehingga ke 11 orang itu diamankan ke Kantor BNN Kota Siantar.

Kepala BNN Kota Siantar Drs. Tuangkus Harianja dikonfirmasi mengatakan tujuan pelaksanaan razia ini untuk memantau penyalahgunaan narkoba di Kota Siantar dan menciptakan keadaan yang kondusif bersih dari penyalahgunaan narkoba.

"Dari hasil razia itu kita tidak menemukan barang bukti narkoba melainkan memboyong 11 orang test urine positif narkoba dan sudah diproses dengan rehabilitasi rawat jalan,"kata Drs.Tuangkus Harianja.

Kegiatan razia tersebut, BNNK Siantar juga memberikan arahan singkat kepada para penghuni kos dan pengunjung warnet supaya menjauhi serta menghindar terhadap penyalahgunaan narkotika.

Tuangkus menjelaskan, razia tersebut akan terus mereka lakukan. Tujuannya tak lain untuk meminimalisir peredaran narkoba yang ada di Kota Siantar.

"Karena tempat peredaran narkoba di kota Siantar saat ini banyak berada di gang-gang permukiman warga,"Ujarnya. (A.Pakpahan)

Label: ,

Senin, 05 Juli 2021

Ingin Antar Sabu 17,8 Gram, Buruh Bangunan Diciduk Polres Labuhanbatu

LABUHAN BATU, GELORA HUKUM - Rantau Prapat-Gelora Hukum|||Sat Narkoba Polres Labuhanbatu menangkap seorang tersangka pengedar atau kurir narkoba jenis sabu berinisial D (36), buruh bangunan asal Lingkungan Kampung Jawa, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (5/7/2021) sekira pukul 11.30.

Tersangka diamankan personel Sat Narkoba yang dipimpin Kanit Idik II Ipda Tito Alhafezt beserta tim opsnal usai menerima informasi yang diperoleh dari masyarakat.

"Senin siang tadi dilakukan penyelidikan dan penggerebekan di TKP di Lingkungan Kampung Jawa tepatnya di sebuah rumah dan petugas berhasil mengamankan 1 orang laki-laki yang mengaku berinisial D alias Damri," ungkap Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan melalui Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu.

Petugas juga melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti berupa 2 bungkus plastik klip diduga berisi narkotika jenis sabu seberat 17,8 gram netto dan 1 unit handphone merk Samsung warna hitam.

"Dari hasil interogasi narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari seorang laki-laki dengan inisial BM dengan tujuan untuk diantarkan kepada yang memesan. Selanjutnya petugas melakukan pengembangan, namun inisial BM tidak ditemukan," terangnya.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku baru sekali ini melakukan bisnis haram tersebut dan dia akan mendapat uang setelah mengantarkan sabu tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku baru sekali ini melakukan bisnis haram tersebut dan dia akan mendapat uang setelah mengantarkan sabu tersebut.

"Namun BM belum ada menyampaikan berapa upah yang akan diterima TSK dari BM apabila berhasil menyerahkan sabu tersebut kepada yang memesan," ungkapnya.
Usai diamankan, petugas memboyong tersangka dan barang bukti ke Mapolres Labuhanbatu guna proses lebih lanjut.

"Terhadap tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat 2 Subsider Pasal 112 ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," tutupnya. (Antoni Pakpahan)

Label:

Jumat, 02 Juli 2021

FPS Pulau Nias Minta Leasing MAF/MCF Nias Ditutup

Massa FPS sedang menggelar Aksi di kantor MAF/MCF

GUNUNGSITOLI, GELORA HUKUM - Ratusan aktivist  pejuang keadilan bergabung dalam Forum Peduli Pulau Nias (FPS) geruduk Kantor Leasing Mega Central Finance/Mega Auto Finance di Jalan  di Ponegoro km 2 Gunungsitoli Kota Gunungsitoli-Sumut Kamis (01/07/21) pada pukul 10.00 WIB.

Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Peduli Sosial Pulau Nias, mengecam keras perusahaan yang diduga menggunakan jasa mata elang untuk merampas kendaraan debitur yang menunggak pembayaran.FPS Minta agar Leasing MAF/MCF Nias segera ditutup. 

Pimpinan Aksi: Suar Natal Waruwu, Amd didampingi Korlap 1 Desman Telaumbanua, Korlap II Jurdil Laoli, S.Pd  menyampaikan Tritura Nias (Tiga Tuntutan Rakyat Nias) ; 1.Tutup dan hentikan MCF/MAF dipulau Nias karena tidak sesuai dengan prosedur dalam menjalankan usahanya, melakukan kekerasan, perampasan, dan pemaksaan kepada debitur, diduga kangkangi Putusan MK Nomor 18/PUU- XVII/2019 tanggal 6 Januari 2020 tentang perusahaan kredit leasing tidak bisa melakukan penarikan barang dari debitur secara sepihak melainkan harus melalui pengadilan. 2) Diproses agar ada kepastian hukum laporan resmi Nia"aro Lase dipolres Nias, karena dirampas, dicuri, dengan kekerasan serta ditipu uang debitur dan pemalsuan dokumen  sepeda motor BB 4245 TB Supra X 125 cc oleh 2 laki laki yang diduga diperintahkan pimpinan MAF/MCF. 3) Copot dan Pecat pimpinan MAF/MCF Nias dan oknum pelaku yang melakukan pidana dan memiskinkan debitur rakyat Nias, dibacakan dan dibuat dalam selebaran FPS.

Pihaknya menduga, bahwa aksi perampasan hak konsumen sangat meresahkan masyarakat Nias, karena kerap kali bertindak sewenang-wenang, sehingga Massa FPS Pulau Nias mendesak agar leasing tidak lagi menggunakan jasa Ekternal/Debt Collector Eksternal.

FPS dalam aksinya telah memenuhi persyaratan sesuai amanat UU No.9 tahun 1998 telah menyampaikan pemberitahuan pada pihak Polres Nias. Penyampaian Pendapat didepan Umum / unjuk rasa ini telah diterima pemberitahuannya oleh Polres Nias.

Pantauan awak Media pada kegiatan Aksi Damai di Kantor MCF/MAF Pulau Nias Gunungsitoli tersebut, seluruh Massa mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai Masker dan menjaga jarak.

Orasi FPS dan para Pimpinan Ormas, LSM, PERS dan Tokoh Pemuda dan Masyarakat serta korban/ Pelapor atas nama Nia'aro Lase pemilik kendaraan mewarnai protes keras atas tindakan leasing MCF/MAF. 

Diminta Direktur Utama MCF/ MAF dijakarta agar menindak anggotanya di Nias, ucap Korlap II JURDIL LAOLI, SPd 

Setelah menyampaikan tuntutan pada perwakilan perusahaan MCF/ MAF maka masa FPS kembali dengan tertib.

Di tempat terpisah Edison Sarumaha S.Pd Ketua DPD AKRINDO Kepulauan Nias menegaskan, aksi yang dilakukan FPS mantap, sebab selama ini memang banyak rumor bahwa tindakan serupa dialami oleh para debitur namun mereka enggan untuk melapor pada pihak penegak hukum, memang sudah sepatutnya ormas, LSM dan pers bersatu untuk membela kepentingan rakyat, karena kalau hal ini dibiarkan maka akan menjadi bom waktu meluapnya kemarahan rakyat yang berakibat pada hal-hal yang tidak di inginkan. Oleh karenanya diharapkan pada pihak perusahaan supaya menjalankan usahanya sesuai dengan peraturan serta prosedur yang berlaku sehingga hal serupa tidak terjadi dimasa yang akan datang. Pada pihak penegak hukum diharapkan supaya laporan Nia'aro Lase segera di proses dan mendapat kepastian hukum pungkasnya mengakhiri. (Y Gea ).

Label:

Kamis, 01 Juli 2021

DPC GANN Kabupaten Nias Apresiasi kinerja Tim Satnarkoba Polres Nias

NIAS, GELORA HUKUM - Sekretaris DPC Generasi Anti Narkotika Nasional ( GANN ) kabupaten Nias Elisafat Telaumbanua,  mengapresiasi  kinerja Tim Satnarkoba Polres Nias,
Rabu 23/06/2021.

DPC GANN Kabupaten Nias mengapresiasi kinerja Tim Satnarkoba Polres Nias, dimana oknum Yang tersangka DZ dan DL yang diduga memiliki barang haram jenis Extasi telah di amankan oleh petugas, untuk itu Saya sebagai LSM GANN Kabupaten Nias sangat berterima kasih kepada pihak Tim Satnarkoba Polres Nias dan harapan kita agar pulau Nias ini kedepan bebas dan bersih dari bahaya narkoba,
dan begitu juga kepada Masyarakat Kabupaten Nias
baik dari Pimpinan Pemerintah kabupaten Nias , DPRD Kab Nias dan Tokoh masyarakat, tokoh agama, Adat, tokoh pemuda, dan berbagai elemen untuk memberikan pemahaman kepada Anak-anak kita mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, sampai ke perguruan tinggi agar menolak dan tidak terjerumus dalam penggunaan narkoba karena  Narkotika sangat membahayakan keselamatan dan jiwa, untuk itu saya mengajak masyarakat kabupaten Nias
untuk bersama-sama menolak Narkoba, ungkapnya, (Makmur Gulo)

Label:

Gubsu Edy: Infrastruktur Nias Barat Segera Diperbaiki

NIAS BARAT, GELORA HUKUM - nfrastruktur Nias Barat rusak parah, Gubsu Edy sebut segera diperbaiki, menempuh perjalanan puluhan kilometer dari Kota Gunungsitoli menuju Nias Nias Barat, Gubernur Sumatera Utara mengakui kondisi  jalan provinsi dan jematan rusak parah dan perlu segera ada pembenahan.

Selama perjalanan Gubsu Edy Rahmayadi kerap kali berhenti dan turun dari kendaraan untuk melihat langsung kondisi jalan dan jembatan rusak, serta berinteraksi dengan Bupati Nias Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu.

Infrastruktur sangat parah, Gubsu Edy Rahmayadi mengakui, Pemprovsu akan menjadikan jalur ini dalam perencanaan pembangunan infrastruktur, mengingat potensi yang dimiliki daerah kepulauan ini sangat besar. “Baru ini saya datang ke kabupaten yang sulit medannya. Kondisi infrastruktur cukup parah, saya akan segera berbuat,” ujar Gubsu saat berada di Aula Kantor Bupati Nias Barat, Rabu (30/6/21)

Dalam pertemuan di Kantor Bupati Nias Utara, Gubernur menyampaikan kehadirannya dalam kunjungan kerja [Kunker], baru akan dilakukan September mendatang. Namun permintaan dari Bupati kepadanya dianggap sebagai ajakan agar berkenan hadir di kabupaten yang tergolong terpencil ini.

Saya diminta Bupati Nias Utara datang kemari. Saya sudah tahu, pasti diajak ke tempat yang tak enak. Tetapi tanggung jawab saya, kita bagi tugas. Saya akan perbaiki infrastruktur, lalu bupati, camat dan kepala desa, kalian bangun daerah, fokus. Karena saya lihat banyak lahan yang belum dikelola dengan baik,” jelas Edy Rahmayadi.

Selanjutnya, Edy bersama rombongan juga melihat kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Nias Barat. Medan yang ditempuh tidak kalah sulit. Kawasan perbukitan dengan kondisi struktur tanah yang tidak stabil, membuat sejumlah titik ruas jalan provinsi ambrol.

“Ya, secepatnya ini akan kita bangun jembatan. Tetapi nanti kita manfaatkan bahannya dari sungai ini. Kan banyak pasir dan batu di sini. Jadi tidak usah jauh-jauh bahannya, biar lebih murah,” katanya.

Disampaikan Khenoki Waruwu, sebagai daerah yang terbelakang dibandingkan empat kabupaten/kota se-Kepulauan Nias, dirinya mengaku sedih melihat pembangunan yang ada karena itu, ia sempat meneteskan air mata, karena menurutnya seorang Gubernur mau melihat langsung jembatan yang rusak dan berkomitmen memperbaikinya. (Firman Kecap)

Label:

Warga Kecamatan Medan Amplas Antusias Urus Akta Nikah dan Lahir

MEDAN, GELORA HUKUM - Warga masyarakat Kecamatan Medan Amplas sangat antusias mendaftar untuk membuat Akta Nikah dan Akta Kelahiran secara gratis.Situasi itu terlihat pada pelayanan pembuatan Akta Nikah dan Akta Kelahiran yang diselenggarakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan bekerjasama dengan pihak Kecamatan Medan Amplas, Selasa (29/06/2021) di Aula Abdi Praja,Jalan Garu III Kelurahan Harjosari I Kecamatan Medan Amplas Kota Medan.

Dalam pelayanan pembuatan akta lahir dan nikah setiap warga harus terlebih dahulu membawa surat berkas data diri keluarga  terlebih dahulu dan mengisi formulir yang telah di siapkan oleh petugas kecamatan medan amplas kemudian mendaftar ke petugas disdukcapil.

Kegiatan pelayanan pembuatan Akta lahir dan Akta Nikah dilaksanakan selama 2 hari mulai Selasa (29/06/2021) dan Kamis (01/07/2021) dimulai pukul 09.00 Wib hingga Pukul 16.00 Wib di tinjau langsung oleh Camat Medan Amplas Drs Edi Mulia Matondang M.AP.

Sementara itu, bagi warga di setiap Kelurahan, pembuatan akta kelahiran dan akta nikah gratis dirasakan cukup meringankan beban mereka. Pasalnya, mereka tidak perlu mendatangi kantor Disdukcapil, tetapi cukup datang ke kantor Kecamatan Medan Amplas.

Salah seorang warga, Elfrida warga Jalan Garu III Kelurahan Harjosari I mengaku sangat lega, karena tidak perlu menempuh perjalanan jauh dari rumahnya ke kantor Disdukcapil jalan Iskandar Muda,Kota Medan.

Menurutnya, kegiatan pelayanan pembuatan akte lahir dan akte nikah yang dilakukan Disdukcapil Kota Medan di setiap kecamatan sangat baik dan bagus, Karena sangat membantu warga secara efektif dan efisien.

"Selama ini saya terkendala dengan waktu untuk mengurus akta lahir anak disebabkan karena saya bekerja,jika saya mengurus ke kantor disdukcapil medan perlu banyak waktu sementara saya bekerja"ujar Elfrida saat ditemui wartawan Aktual online.co.id di Kantor Camat Amplas.

Menurutnya, cukup banyak warga yang hendak mengurus pembuatan akte kelahiran dan nikah di kecamatan tersebut, tetapi tidak semuanya bisa terlayani karena persyaratannya belum lengkap dan tidak bisa diurus dalam waktu sehari.

Elfrida  dalam kesempatan tersebut menyatakan terima kasihnya karena ada pelayanan gratis yang diadakan Pemko Medan melalui Disdukcapil medan untuk mendapatkan akta lahir anaknya yang akan digunakan untuk kelangsungan pendidikanya.

"Saya ucapkan terima kasih kepada walikota medan,disdukcapil dan kecamatan medan amplas dapat mengurus akta lahir anak untuk keperluan sekolah,"Ujar Elfrida yang juga mengharapkan agar kegiatan pelayanan seperti ini terus dilakukan agar masyarakat sepertinya dapat membuat surat-surat identitas untuk kelangsungan hidupnya.

Sementara Camat Medan Amplas, Drs Edi Mulia Matondang M.AP mengatakan, Bahwa pelaksanaan pelayanan pembuatan akte lahir dan nikah  dilakukan Disdukcapil medan sedangkan pihak kecamatan hanya menyiapkan fasilitas tempat.

"Kami hanya menyiapkan fasilitas tempat, sedangkan pelaksanaan dan penerimaan berkas bagi masyarakat yang mengurus akta lahir dan nikah dilakukan oleh pihak disdukcapil medan"Ujar Edi saat di konfirmasi wartawan aktua online.co.id melalui sambungan seluler.

Edi Mulia Matondang mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari , Ia menghimbau kepada warga kecamatan medan amplas segera mengurus akta kelahiran dan nikah ke kantor camat medan amplas.

"Kepada warga kecamatan medan amplas yang belum memiliki akta lahir dan nikah agar segera mengurusnya karena ini suatu kesempatan bagi warga agar sadar dan tertib terkait masalah Aminduk," Imbau Edi.

Syarat untuk pembuatan akta lahir, ungkap Edi, adalah bukti keterangan lahir dari rumah sakit, bidan atau dokter. Kemudian KK Asli dan foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) orangtua pemohon,foto copy dan asli buku nikah, foto copy dan asli ijazah jika sudah mempunyai.

Sedangkan untuk pembuatan akte nikah adalah surat pemberkatan dari gereja/vihara/kelenteng yang sah menurut agama,Kartu Keluarga (KK), KTP suami istri dan photo gandeng 4X6 sebanyak 2 lembar.(A. Pakpahan)

Label: