Jumat, 29 Mei 2020

Bupati Nias, Dua Orang PDP Warga Tagaule, Tidak Terjangkit Covid-19

NIAS, GELORA HUKUM - Bupati Nias, gelar konferensi pers tentang Kedua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) inisial FB dan KL warga Desa Tagaule Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias yang sempat diisolasi rujukan Covid-19 di RSUD Gunungsitoli beberapa minggu lalu. Konferensi pers tersebut di laksanakan di lobby RSUD gunungsitoli (22/05/20)

Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM, menyampaikan, dua orang warga tagaule yang di isolasi di RSUD gunungsitoli beberapa minggu lalu tidak terjangkit Covid-19, setelah menjalani perawatan Medis rujukan diisolasi di RSUD Gunungsitoli dan hasil test specimen swab dari RS. Medan dinyatakan negatif. Maka kedua pasien tersebut sudah bisa di pulangkan di rumahkata."Ucap Bupati Nias.

Pada kesempatan itu, kedua pasien dalam pengawasan (PDP) tersebut menyampaikan,
kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nias dan RSUD Gunungsitoli maupun pemerintah terkait atas upaya pertolongan sehingga kami sudah sehat kembali."katanya. (Makmur Gulo)

Label:

Pemdes Sisarahili Ma'u, Gelar Pelantikan Perangkat Desa


NIAS, GELORA HUKUM - Pemerintah desa sisarahili ma'u kecamatan ma'u kabupaten nias, melaksanakan pelantikan pengambilan sumpah perangkat desa yang berlangsung di kantor kepala desa. Jum'at (22/05/20)

Turut hadir, Desman waruwu mewakili PLD, PD dan PDTI kecamatan ma'u, ketua BPD serta anggota, LPM, TP-PKK, Kader Posyandu, RT, RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta masyarakat desa sisarahili ma'u.

Ada pun perangkat desa yang di lantik yaitu ; NURU'ATI Halawa kepala wilayah II SAROFATI Gulo kepala wilayah III PUTRA RAHMAT Waruwu kepala wilayah V.

Faogoziduhu Gulo Ketua BPD sisarahili ma'u dalam sambutannya menyampaikan, kami menyambut baik serta mendukung acara pelantikan dan pengambilan sumpah perangkat desa yang di laksanakan oleh pemerintahan desa sisarahili ma'u hari ini. Kami berharap agar perangkat desa yang baru saja di lantik supaya melaksanakan tugas yang telah di percayakan oleh pemerintahan desa serta selalu membangun kerja sama yang baik di seluruh elemen masyarakat."kata BPD

Sambutan mewakili tokoh masyarakat oleh Asa'aro Gulo menyampaikan, kami berterima kasih kepada pemerintah desa sisarahili ma'u atas keberhasilan dalam pelaksanaan penjaringan dan penyaringan perangkat desa sisarahili ma'u hingga hari ini di laksanakan pelantikan. Kami berharap kepada perangkat desa yang baru di lantik agar membantu pemerintah desa dan juga masyarakat serta terjalin kerjasama yang baik dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan desa sisarahili ma'u."ucapnya

Sambutan mewakili PLD, PD dan PDTI kec.ma'u oleh Desman waruwu mengatakan, kami mengapresiasi dan menyambut baik atas pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah perangkat desa sisarahili ma'u yang di laksanakan hari ini, di mana ini salah satu keberhasilan panitian serta pemerintahan desa dalam melaksanakan penjaringan dan penyaringan perangkat desa sisarahili ma'u, kami mengucapkan selamat kepada perangkat desa yang di lantik dengan harapan kami agar melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan tupoksi masing-masing dan membantu  kepala desa dalam melaksanakan kegiatan desa demi berjalannya baik roda pemerintaha desa sisarahili ma'u ini."tandas desman

Dalam arahan dan bimbingan kepala desa sisarahili ma'u Atoni Gulo.
Saya mengucapkan selamat kepada perangkat desa yang telah di lantik hari ini. Supaya melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing serta vocus dalam melaksanakan pekerjaan yang di berikan dan dipercayakan oleh kepala desa untuk membantu pekerjaan pemerintahan desa dalam melaksanakan kegiatan desa sisarahili ma'u."papar Atoni

Saya berharap, supaya perangkat desa mengayomi masyarakat dengan baik di masing-masing wilayahnya dan membantu masyarakat baik dalam kepengurusan dan sebagainya. Saya juga memohon supaya ada kerja sama antara warga dengan kepala wilayah di setiap wilayah masing-masing. Serta membantu dan saling mengingatkan ketika ada kekurangan dan kelemahan."Ucap orang nomor satu di desa sisarahili ma'u itu mengakhiri.

Sepatah kata mewakili perangkat desa yang di lantik oleh Sarofati Gulo menyampaikan, kami mengucapkan terima kasih kepada panitia penjaringan dan penyaringan perangkat desa sisarahili ma'u dan juga kepada bapak kepala desa yang telah melaksanakan pelantikan hari ini serta kepercayaan yang telah di berikan kepada kami. Terlebih-lebih kami berterima kasih kepada bapak camat ma'u yang telah menerbitkan rekomendasi sehingga kami terangkat sebagai perangkat desa."ucapnya

Sarofati menambahkan, kami ini yang baru terangkat jadi perangkat desa, oleh karena itu kami memohon bantuan dari semua pihak serta masyarakat untuk membantu kami dalam melaksanakan tugas baru ini serta selalu mengingatkan kami ketika ada kekurangan serta kelemahan kami pada pelaksanaan tugas."Ucapnya mengakhiri. (Makmur Gulo)

Label:

Hari Ke II, Personil Polres Nisel Dan Forkopimda, Salurkan Bansos di 7 Kecamatan

NIAS SELATAN, GELORA HUKUM – Kapolres Nias Selatan bersama Forkopimda Nias Selatan melaksanakan penyaluran dan pendistribusian bantuan sosial paket sembako kepada seluruh masyarakat kabupaten Nias Selatan yang terdampak wabah Covid-19. Sabtu (23/05/20)

Pembagian bansos tersebut di hadiri dan dilaksanakan oleh Bupati Nias Selatan Dr Hilarius Duha,SH.,MH., DanLanal Nias Kolonel Laut (P) Jan Lucky Boy Siburian, Dandim Nias, Kapolres Nias Selatan AKBP I Gede Nakti Widhiarta, S.I.K., Kadis Sosial, Camat Toma, Kepala Desa Hilisataro Personil polres Nias Selatan, Personil Lanal Nias dan Personil Kodim Nias.

Pada tahap ke II ini ada 92 desa dari 7 kecamatan yang menerima di seluruh Kabupaten Nias Selatan dengan jumlah paket sembako sebanyak 16.367 paket.

Ada pun nama-nama kecamatan tersebut yaitu,  Kecamatan Toma, Kecamatan Fanayama, Kecamatan Onolalu, Kecamatan Lagundri, Kecamatan Maniomolo, Kecamatan Mazino dan Kecamatan Teluk dalam.

Bansos tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Pemerintah Kabupaten Nias Selatan untuk di salurkan Kepada Masyarakat yang terdampak Wabah COVID-19 di Kabupaten Nias Selatan.

Demi berjalannya baik penyaluran bansos tersebut maka selalu di amankan dan di kawal oleh seluruh personil polres Nias Selatan, personil Kodim Nias, personil Lanal Nias, dan Dinas Sosial Kabupaten Nias Selatan hingga Penyaluran bansos berjalan dengan lancar aman dan baik. 

Di beritakan ; sesuai dengan pemberitaan sebelumnya bahwa pada tanggal 22/05/20 telah di laksanakan tahap ke I denga jumlah 113 desa dari 9 kecamatan yang menerima antara lain ;
kecamatan lahusa, kecamatan somambawa, kecamatan siduaori, kecamatan gomo, kecamatan mazo, kecamatan idanotae, kecamatan ulu idanotae, kecamatan boronadu, kecamatan umbunasi, dengan jumlah paket 12.130 paket. (Makmur Gulo)

Label:

Bantuan Dari Provsu, Dibagi Oleh Wabup Nias Dibotomozoi

NIAS, GELORA HUKUM - Arosokhi Waruwu, SH., MH Wakil Bupati Nias sekaligus sebagai wakil ketua Tim Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Kab.Nias salurkan bantuan jejaring pengaman sosial dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (pemprovsu) kepada masyarakat miskin diwilayah Kecamatan Botomuzoi, (27/05/2020)

Pada kesempatan itu, dalam sambutan Arosokhi Waruwu menyampaikan, ada beberapa sumber bantuan saat ini yaitu dari kementrian, provinsi, daerah dan dari dana desa.  Sebaiknya saat ini kita tetap selalu dapat hidup mandiri dan jangan mengharapkan bantuan dari pemerintah karena bantuan ini sangat terbatas."Jelas Wabup.

Camat botomozoi Yasowanolo Waruwu menyampaikan,  Pembagian bantuan tahap pertama ini diperuntukan kepada 10 desa dengan sasaran 798 Kepala Keluarga, dan seterusnya dilakukan secara bertahap untuk 1.983 KK sesuai data yang kita disampaikan." Ucap camat,

Ditambahkannya, "kami sangat berterimakasih dan menyambut baik bantuan yang disalurkan kepada warga masyarakat kita yang terkena dampak covid-19 diwilayah Kecamatan Botomuzoi ini sehingga masyarakat sangat terbantu, apalagi saat ini dibarengi musim hujan sehingga pendapatan masyarakat berkurang karena diwilayah kita kebanyakan petani karet. "Seraya  Yasowanolo Mengatakan, kami himbau kepada masyarakat kecamatan botomozoi agar selalu mengikuti aturan protokoler kesehatan covid-19 sehingga selalu terjaga kesehatan, pakai masker, mencuci tangan dan ikuti aturan yang ada."Tutupnya. (Makmur Gulo)

Label:

Rabu, 27 Mei 2020

Lanjutan Aksi Berbagi Kasih ONKP Resort Jawa Bersama Firman Jaya Daeli

JAKARTA, GELORA HUKUM - Tugas Panggilan Pelayanan ONKP meletakkan kebersamaan dan menumbuhkan kelanjutan aksi berbagi dan berbuat sebagai titik perhatian dan atmosfir program kegiatan. Mesti selalu menjaga ritme dan merawat irama kerjasama kegiatan sesama komunitas dan kesinambungan aksi pelayanan sosial kemanusiaan bersama. Tugas panggilan pelayanan tersebut untuk menyatakan langsung kesaksian dan pelayanan atas keberadaan di tengah-tengah pergumulan serius dan tantangan berat warga masyarakat.

Kesaksian dan pelayanan semakin menjadi relevan dalam konteks masyarakat dan bangsa Indonesia yang sedang bergumul dan terbeban akibat dari wabah pandemi covid-19/virus corona. Jajaran dan komunitas ONKP Resort Jawa (Se-Jawa) terpanggil kembali untuk "Berbagi Kasih Dan Berkat" lagi.

Di tengah-tengah situasi dan kondisi yang sedang bertumbuh di dalam pergumulan berat dan tantangan serius, ONKP Resort Jawa melaksanakan kegiatan sosial kemanusian dan aksi pelayanan sesama manusia berbentuk dan bertajuk Berbagi Kasih Dan Berkat. Perihal ini merupakan wujud kebersamaan dan rangkaian utuh kelanjutan dari kegiatan sosial kemanusian dan aksi pelayanan sesama manusia yang sebelum ini sudah dilaksanakan ONKP Resort Jawa di kawasan Jabodetabek.

Tahapan penyerahan dan pembagian paket bahan makanan (paket sembako) sekarang ini adalah kelanjutan dari tahapan sebelum ini. Tahapan sekarang khusus untuk kawasan Jawa Barat (Jabar). 

ONKP Resort Jawa senantiasa terpanggil dan setia bersaksi mengembangkan sistem nilai pelayanan, penguatan, penghiburan, dan pengharapan. Dengan jiwa dan semangat kebersamaan, keutuhan, dan kegotongroyongan, berikhtiar untuk menumbuhkan optimisme berkehidupan. Jajaran dan komunitas ONKP Resort Jawa di bawah kepemimpinan pelayanan Praeses Pdt. Etika Hia telah melaksanakan penyerahan dan pembagian paket sembako kepada warga yang terdampak langsung akibat covid-19.

Penyerahan dan pembagian tersebut diperuntukkan khusus bagi warga di kawasan Jabar. Meskipun paket sembako yang telah diserahkan dan dibagikan amat sedikit dan terbatas jumlahnya namun semoga paket sembako tersebut dapat bermanfaat bagi warga masyarakat yang amat membutuhkannya.

Kita tentu dan selalu berpengharapan kiranya kebergunaan dan kebermanfaatan serius dari rangkaian program kegiatan penyerahan dan pembagian tersebut berbasis dan berorientasi pada kemanusiaan warga dan keadaban publik. Firman Jaya Daeli yang terlibat dalam kegiatan aksi pelayanan tersebut bersama dengan beberapa warga masyarakat, berpendapat bahwa agenda Berbagi Kasih Dan Berkat adalah instrumen relevan untuk mewujudnyatakan makna persekutuan, kesaksian, dan pelayanan. Secara normatif strategis, ONKP beserta jajaran dan komunitasnya menjadi bergerak dan berbuat. Perihal tentu demi untuk mengukuhkan kebajikan sosial dan meneguhkan keadaban universal melalui agenda aksi pelayanan sosial kemanusiaan untuk "berbuat dan berbagi". "Salam Kemanusian, Salam Kerakyatan, Salam Kebangsaan", tandas Bung Firman Mengakhiri. (Tim/red)

Label:

Jumat, 22 Mei 2020

Keterancaman Nasib Guru "Honorer" Pasca Pandemi Covid-19

Gratianus Daeli, S.Pd
GELORA HUKUM - Dunia saat ini tengah dilanda oleh penyakit yang sifatnya pandemi dan mematikan, yakni Corona Virus Disease-19atau biasa disebut virus corona yang ditemukan pada akhir 2019 yang lalu di Wuhan, China. Virus corona ini sangat berbahaya, sebab selain mematikan dengan cepat, penyebarannya pula sangat cepat melalui kontak fisik, baik dengan hewan maupun antar manusia. Namun siapa sangka, dampak virus corona ini juga melanda dunia pendidikan, terlebih-lebih kelompok pendidik(an) yang cukup rentan seperti Guru Honorer dan Siswa yang berada di garis kemiskinan.

Adanya pandemi covid-19 ini mengakibatkan semua lembaga pendidikan “dirumahkan” untuk sementara demi memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini. Artinya, dunia pendidikan tidaklah “libur” untuk di rumah, tetapi proses belajar mengajar dilakukan secara daring (online)dari rumah masing-masing secara mandiri. Hal ini pula yang menarik sebab guru dan siswa mempunyai kesempatan yang sama untuk memanfaatkan dan mempelajari teknologi informasi dan komunikasi, terutama mempraktikkan pendidikan digital ditengah membludaknya wacana revolusi industri 4.0. Namun, bagaiamana dengan nasib guru dan para siswa yang tidak punya akses secara daring? Bagaimana dengan nasib guru honorer yang honornya kurang layak, namun dituntut untuk membeli pendukung perangkat digital? Bagaimana dengan nasib guru honorer yang gajinya kurang layak dan dibayar terlambat berbulan-bulan? Maka disinilah acuan berpijak untuk memahami nasib guru honorer, terutama guru honorer di daerah terpencil, di daerah Nias Barat misalnya.Padahal mereka terus berjuang untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa, namun keterancaman dan ketertindasan nasib mereka berlipat-lipat ganda.

Efek pandemi covid-19ini di dunia pendidikan bisa saja menjadi solusi baru, dan kemungkinan besar pelaksanaan pendidikan tidak mesti lagi dilakukan di sebuah gedung tetapi bisa saja dilakukan dimana saja dengan fasilitas yang mendukung. Bagi Pendidik dan Anak Didik hendaknya mulai mempersiapkan diri dari sekarang dalam memanfaatkan Perangkat Digital sebagai media pembelajaran secara bijaksana.

Setelah mengamati dinamika yang terjadi akhir-akhir ini di daerah Pemda Nias Barat, khususnya dibidang pendidikan dan tenaga kependidikan banyak mengundang perhatian serius. Situasi tersebut di atas, hanya menjadi pengantar dalam tulisan ini.  Adabeberapahal yang menurut saya penting untuk dibagikan. Pertama, Pendidik dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengajar membutuhkan banyak bahan-bahan ajar yang mumpuni dan memadai. Pendidik sebagaifasilitator dalam kegiatan belajar mengajar membutuhkan cukup banyak fasilitas-fasilitas untuk menunjang kemajuan-kemajuan pendidikan. Maka dengan kalimat lain, guru dalam melaksakan kewajibannya sangatmembutuhkan banyak dukungan baik secara material (biaya) dan moril (jasa) untuk menjalankan tugas mulianya, yakni mencedaskan kehidupan bangsa.

Guru Punya Usaha Sampingan, Masalahnya Apa?
Guru tidak pernah salah apabila mempunyai pekerjaan sampingan (Double Job) selama dia bisa melaksanakan tanggungjawabnya sebagai pendidik dan bekerja secara profesional. Hal ini sah-sah saja, mengingat pendapatan yang tidak begitu memuaskan maka wajarlah jika Guru (Honor Daerah) merangkap pekerjaan/tugas lain. Jika kita lihat dalam segi penggajian Guru Honor Daerah ini sangat memprihatikan setelah dilarang untuk Double Job, maka honor perbulannya juga dikurangi yang awalnya Rp1.000.000, dipangkas menjadi Rp750.00,- Maka mengutip istilah Ketua DPRD Nias Barat di portal(www.wartanias.com) yang mengatakan bahwa “gaji senilai ini memang sungguh tidak manusiawi”.

Selain itu, pencairan honor juga dilakukan sekali dalam tiga bulan (Triwulan) dengan waktu yang tidak pasti. Misalnya pencairan honor pada dari bulan Januari – Maret 2020, baru dilakukan pada bulan Mei 2020. Apa mungkin para pemegang kendali kuasa di Pemda Nias Barat ini, tidak menaruh perhatian bagi para Guru?  Bukankah Pendidikan menjadi bagian dasar yang harus disentuh untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia khususnya di Nias Barat?Maka mari baca data Badan Pusat Statisik (BPS) Tahun 2018 yang menunjukkan suramnya IPM Kabupaten Nias Barat, yakni 60,42 dan berada pada urutan paling rendah di Provinsi Sumatera Utara, (www.bps.go.id). Salah satu indikator IPM adalah Pendidikan, dalam pendidikan terdapat banyak pihak salah satu satunya adalah Guru sebagai Pendidik.

Perhatian terhadap guru sangat berpengaruh pada mutu dan kualitas pendidikan apabila kesejahteraan guru tidak diperhatikan. Indikator lain adalah ekonomi yaitu pendapatan perkapita. Ketika pendapatan perkapita menurun maka dengan sendirinya mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan gaji Rp.750.000,- perbulan bagi Guru Honor Daerah nilai ini masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan bulanan, terlebih pada saat ini harga bahan pokok semakin memblunjak dan tidak menentu. Akibatnya,menghambat kestabilan ekonomi daerah dan ekonomi nasional.Namun, ironisnya lagi, banyak pula para pengambil kebijakan berdalih dibalik kalimat “Guru adalah Pahlawan tanpa Tanda Jasa”. Istilah ini dijadikan momok sekaligus pembela bagi pemegang kendali dalam “mengecoh” para pendidik yang selama ini telah melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik. Padahal, istilah “guru” itu juga mengacu kepada orang atasan yang sedang “mengajarkan” kebaikan pada orang bawahannya. Karena pengajaran dan perilakunya tak kenal lelah, maka disebut sebagai “guru” tanpa tanda jasa.

Kedua, sekitar satu bulan yang lalu, para GKD dikejutkan dengan edaran bupati Nias Barat tentang Larangan/KebijakanDouble Jobdidaerah Pemda Nias Barat. Sudahkah kebijakan itu diterapkan dan sungguh-sunguh terlaksana dengan baik? dan apakah efisien serta menjawab harapan para pemikir kebijakan tersebut? Mengenai Double Jobini, bagaimana tidak terjadi, sebab pada awalnya jumlah GKD hanya sekitar 1000 orangsaja, namun setelah perombakan dan terbitnya larangan Double Job malah terjadi penambahan  GKD yang saat ini sudah berjumlah kurang lebih 2500 orang.
Disisi lain, bisa saja pengangkatan baru ini dilakukan secara diam-diam tanpa diseleksi terlebih dahulu yang penting ada jaminan orang dalam (nepostisme) dan dilain hal pula terkesan mendadak supaya memperbanyak basis(suara) politik ke depan. Seandainya hal itu benar, maka pemerintah dalam hal membuat kebijakan yang gagal dan salah kaprah di bidang pendidikan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan berkurang dan cenderung menguatnya pandangan bahwa adannya pemerintahan yang tidak (atau kurang) bersih. Hal ini menjadi perhatian pemerintah terlebih kepala Daerah dan DPRD harus berlaku adil untuk semua elemen masyarakat termasuk pengangkatan GKD  dan PTT baru, mestinya mereka harus mengikuti proses seleksi yang sah sehingga tidak menimbulkan kecemburuan dan keresahan sosial di masyarakat. Semoga!! (Tim/red)

Ditulis Oleh : Gratianus Daeli

Label:

Kamis, 21 Mei 2020

Wabup Nias, Imbau Warga Jangan Membuang Bangkai Babi Disungai

NIAS, GELORA HUKUM - Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu SH.MH, di dampingi oleh Sekda bersama dengan warga tagaule mengubur puluhan bangkai babi yang berserakan di Pantai Tagaule. (06/05)

Pada penyampaian Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu mengatakan, kedatangan kami untuk melihat langsung situasi Pantai Tagaule yang banyak berserakan bangkai babi, dan kami bersama-sama dengan warga mengubur langsung bangkai babi yang banyak berserakan di Pantai Tagaule akibat dibawa air sungai saat Sungai Mola banjir," terangnya.

Tambahnya, penguburan bangkai babi dilakukan untuk mencegah pencemaran lingkungan, dan saya menghimbau warga agar tidak membuang bangkai babi di sungai."Imbau wabup.

Onlyhu Ndraha salah seorang warga menyampaikan, kami sangat berterima kasih atas respon pemerintah kabupaten nias sehingga
Wakil Bupati Nias didampingi oleh Sekretaris Daerah turun langsung bersama sama dengan warga mengubur bangkai babi yang berserakan di Pantai Tagaule

Sehingga dengan telah dikuburkan bangkai babi yang berserakan itu, saudara saudara yang beragama islam tidak terganggu lagi dalam menunaikan ibadah puasa."Ucap onlyhu Ndraha. (Makmur Gulo)

Label:

Cegah Covid-19 Pemdes Atualuo Ma'u Gelar Sosialisasi


NIAS, GELORA HUKUM - Pemerintah Desa Atualuo kecamatan ma'u kabupaten nias, melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan Covid-19 yang berlangsung di kantor desa atualuo. Jum'at (08/05/20)

Ada pun pembahasan pada sosialisasi tersebut yaitu, tentang pencegahan virus Covid-19 sekaligus tim kesehatan  dari kecamatan mau memaparkan dan mempraktekkan cara mencampur obat  dalam melakukan penyemprotan rumah warga yang nantinya di laksanakan oleh tim relawan Covid-19 Desa Atualuo.

Turut hadir, camat ma'u diwakili oleh kasubbag program Ya'aro zebua,
unsur forkopimka kecamatan Ma'u, kepala UPTD Puskesmas kecamatan Ma'u,PDTI, PLD, PDP kecamatan Ma'u
Kepala pustu desa Atualuo,
Ketua BPD serta anggota, tokoh agama, tokoh adat, pendidikan, tokoh masyarakat, LPM,PKK dan seluruh relawan covid-19 desa Atualuo.

Pada sambutan ketua BPD Sokhizatulo Gulo,kami harapkan kepada tingkat kecamatan terlebih-lebih kepada bapak kepala UPTD kec.ma'u agar memaparkan kepada kami sebagai tim relawan tentang cara penanganan dan pencegahan covid-19 ini sehingga nantinya kami bisa melanjutkan memberi himbauan serta pemahaman kepada masyarakat khusus desa atualuo."Harapnya

Mewakili forkopimda kecamatan ma'u oleh Boro Dodo Gulo dalam sambutannya menyampaikan, kami harapkan agar masyarakat tetap waspada serta tetap menjaga kebersihan lingkungan demi memutuskan rantai penyebaran covid-19, dengan harapan kita semua agar virus covid-19 ini cepat berakhir."ucapnya

Pada sambutan kepala UPTD Puskesmas kecamatan ma'u Josefin Sitepu menyampaikan, saya
Menghimbau agar semua masyarakat rutin dalam melakukan kebersihan baik dilingkungan sekitar maupun dalam diri sendiri, dan jangan menganggap sepele virus ini, karna virus ini sangat berbahaya. Maka dengan itu marilah kita mengikuti anjuran serta himbauan pemerintah dengan tetap cuci tangan pakai sabun, pakai masker ketika keluar rumah, hindari untuk bersalaman serta tempat keramaian, karna virus Corona ini cepat proses penularannya."imbaunya

Mewakili camat ma'u oleh kasubbag program Ya'aro Zabua menyampaikan, kami dari pihak kecamatan mengapresiasi atas pelaksanaan sosialisasi ini. Kami berharap kepada ketua tim relawan serta anggota agar benar-benar serius melaksanakan tugasnya dan memberi pemahaman kepada masyarakat tentang bagaimana mencegah virus Covid-19 ini serta melaksanakan penyemprota kerumah warga dan juga rumah ibadah."Harapnya.

Kepala desa Atualuo sekaligus sebagai ketua Tim relawan covid-19 Fonaha Gulo S.pd.k menyampakan, kami berharap kepada semua anggota tim relawan covid-19 yang kami percayakan agar melaksanakan tugasnya sebaik-baiknya sebagaimana yang telah di sosialisasikan hari ini, dan memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat khususnya desa atualuo serta melakukan penyemprotan disinfektan di setiap rumah warga dan rumah ibadah untuk mencegah Covid-19 ini."Kata kades.

Kepala Dusun II sepleti halawa dalam kata penutupnya menyampaikan, kami tim relawan mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak tingkat kecamatan terlebih-lebih kepada bapak kepala UPTD Puskesmas ma'u yang telah hadir pada hari ini. Atas pemaparan serta himbauan yang telah di sampaikan hari ini,
maka kami sebagai anggota tim relawan meneruskan untuk memaparkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat agar virus ini bisa cepat berakhir seperti apa yang kita inginkan."Kata Sepleti mengakhiri.(Makmur Gulo)

Label:

TP PKK Kabupaten Nias Bagikan Sembako Dan Masker


NIAS GELORA HUKUM - Pembagian sembako kepada Kader PKK dan Janda yang terdampak covid-19 oleh TP. PKK Kabupaten Nias di Gedung Aula Kantor Camat Hiliserangkai Selasa 19/05/2020.

Pembagian sembako dan masker ini di pimpin langsung oleh Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Nias Nyonya Desmon Zebua dan di dampingi oleh Sekertaris TP. PKK serta Ketua-ketua Pokja Kabupaten Nias

Sebelum pelaksanaan pembagian sembako Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Nias Nyonya Desmon Zebua menyampaikan pada sambutanNya mengatakan bahwa sumber dana pada kegiatan ini adalah diambil dari anggaran perayaan hari kartini yang kemudian kita alihkan dalam bentuk sembako dan kita berikan kepada masyarakat terdampak covid-19.

Nyonya Desmon Zebua mengharapkan dimasa pada pandemi Covid-19 setiap individu harus mematuhi protokoler kesehatan seperti menjaga jarak jauh, menghidari kerumunan orang banyak, cuci tangan pakai sabun ditempat air mengalir dan  pakai masker bila keluar rumah.

Penerima manfaat sebanyak 37 orang terdiri dari 22 kader PKK dan 15 orang janda di lingkungan kecamatan hiliserangkai," Ujar Nyonya Desmon Zebua mengakhiri sambutanNya.

Camat Hiliserangkai Arlin Mendrofa, SE dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas Kepedulian TP. PKK Kabupaten Nias yang telah turut meringankan beban masyarakat terdampak covid-19 di lingkungan Kecamatan Hiliserangkai dan kiranya kegiatan ini dapat berkelanjutan dan sembako yang diberikan oleh TP. PKK Kabupaten Nias ini jauh dari kesempurnaan untuk kebutuhan pemanfaat namun setidaknya menjadi perangsang untuk membantu meringankan bertahan dalam keadaan kondisi sulit yang sedang kita hadapi ini. "Ucapnya camat

Mewakili Salah satu masyarakat penerima manfaat " Janda dari desa Dahadanö Botombawö " Adilia Gea mengatakan kepada awak media berterimakasih banyak atas Kepedulian TP. PKK Kabupaten Nias dimana paket sembako yang kami terima ini sangat membantu akan kebutuhan keluarga kami dalam menghadapi situasi sulit akibat pandemi covid-19 ini.

Adapun  jenis-jenis sembako yang telah kami terima yakni beras 1 karung, gula pasir, minyak makan, mie instan dan masker. " jelas seorang janda penerima paket sembako, Adilia Gea.

Pembagian Sembako ini di hadiri oleh para kades sekecamatan Hiliserangkai  untuk mendampingi masyarakatnya penerima manfaat, staf Kantor Camat serta di hadiri pula oleh pengurus TP. PKK Kecamatan Hiliserangkai. (Frisman Sandroto)

Label:

Sabtu, 16 Mei 2020

Paripurna DPRD Kab Nias Mengesahkan Tatib Masa Bakti 2019-2024


NIAS, GELORA HUKUM - DPRD Kabupaten Nias gelar rapat Paripurna pengesahan Tata Tertib Dewan masa bakti 2019-2020 di ruang Sidang DPRD Kabupaten Nias Jum'at 15/05/2020. 

Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ameyunus Zai wakil ketua DPRD Kabupaten Nias dan didampingi oleh Alinuru Laoli ketua DPRD kabupaten Nias serta dihadiri oleh dua belas orang anggota DPRD lainnya

Berdasarkan amanat Peraturan DPRD nomor 1 tahun 2018 tentang tata tertib DPRD kabupaten Nias dinyatakan bahwa rapat Paripurna pengesahan tatib ini memenuhi kuorum dengan kehadiran 14 orang anggota DPRD dari jumlah 25 orang DPRD kabupaten Nias seluruhnya, dan sidang dapat di laksanakan kata Ameyunus Zai sebagai pimpinan sidang.

Mengawali rapat sidang paripurna, Pimpinan rapat Ameyunus Zai mempersilahkan Sekwan membacakan konsep keputusan rancangan tatib DPRD kabupaten Nias. 

Setelah dibacakan oleh Sekwan dan mendapatkan persetujuan dari anggota DPRD yang hadir pada sidang Paripurna tersebut, pimpinan sidang memutuskan untuk ditetapkan sebagai tata tertib DPRD kabupaten Nias tahun 2019-2024 dengan mengetuk palu 3 kali dan dilanjutkan dengan penandatanganan Keputusan DPRD kabupaten Nias ditempat yang sudah di persiapkan.

Ketua DPR kabupaten Nias Alinuru Laoli mengatakan kepada awak media bahwa keputusan penetapan tatib ini bersifat final dan kemudian dipedomani oleh setiap anggota dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD kabupaten Nias dan tata Tertib DPRD ini akan disampaikan kepada Pemerintah Daerah untuk memiliki kekuatan hukum yang mengikat dan diketahui setiap orang. (Frisman Sandroto)

Label:

Kades Taraha Dinokaktifkan, Hasil Gelar Pertemuan Bersama


NIAS BARAT, GELORA HUKUM - Kepala Desa Taraha kecamatan mandehe utara kabupaten Nias Barat Yuniaro Lahagu di nonaktifkan dari jabatan kepala desa, termuat dalam berita acara sebagaimana hasil musyawarah sejumlah Masyarakat Desa Taraha bersama unsur pemerintahan Kabupaten dan kecamatan yang digelar di kantor desa Taraha (14/05/20).

Pada pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Nias Barat khenokhi Waruwu, Forkopimda, Inspektorat, dinas PMD Kab.Nias barat, camat, serta tokoh masyarakat Desa Taraha.

Pertemuan tersebut sebagai tindaklanjut aksi yang di lakukan oleh masyarakat Desa sebelumnya, pada hari selasa 12 mei 2020, berupa aksi pembakaran ban di depan kantor desa taraha serta menyegel kantor desa, karena diduga pihak kades tidak transparan dalam pengelolaan Dana Desa sejak tahun 2018-2019, bahkan masih ada gaji masyarakat belum terbayarkan sampai saat ini, masalah ini pihak kami masyarat telah melakukan pelaporan kepada instansi yang berkompeten, tandas masyarakat.

Akhirnya pada hari kamis 14/05/2020 wakil Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu bersama camat mandere utara dan inspektorat menghadiri pertemuan Desa yang telah dijadwalkan sebelumnya, sehingga salah satu poin dalam pertemuan itu adalah "Kepala Desa Taraha An. Yuniaro Lahagu dinonaktifkan dalam jabatan kepala Desa, sebagai pelaksana tugas diangkat dari salah seorang dari kantor Camat melalui usul kepada Bupati Nias Barat.

Setelah warga menyampaikan unek uneknya, Camat mandehe utara Fatiso Zai nengatakan, saya telah menerima surat dari Bupati Nias barat tertanggal 13 mei 2020 untuk melaksanakan pertemuan musyawarah serta pembahasan di kantor desa Taraha berkaitan dengan adanya aksi dan penyegelan kantor desa taraha yang dilakukan oleh masyarakat beberapa hari yang lalu.

Selanjutnya Wakil Bupati Nias Barat Khenokhi Waruwu mengatakan, sebenar berat kepada saya mengambil keputusan ini untuk menonaktifkan kepala desa Taraha, tetapi bagaimana pun karena ini demi keselamatan jiwa masyarakat banyak sebagaimana tadi masyarakat telah menyampaikan rasa kekecewaan di ruang pembahasan.

Saya berharap kepada pelaksana kepala desa taraha yang di angkat dari kantor camat nantinya, agar selalu membangun kerjasama yang baik kepada seluruh elemen masyarakat serta mementingkan kepentingan masyarakat desa taraha, ucap wabup.

Akhirnya di lanjutkan dengan pembacaan keputusan rapat oleh staf kantor camat berbunyi;  setelah di lakukan pembahasan dan diskusi daru materi rapat hari ini maka semua peserta musyawarah Menyetujui serta memutuskan beberapa hal yaitu ; kepala desa taraha atas nama Yuniaro Lahagu di nonaktifkan dari jabatan kepala desa agar roda pemerintahan desa taraha dapat berjalan dengan baik, kemudian camat mandehe utara mengusulkan kepada bupati nias barat untuk mengangkat salah seorang pegawai kantor camat menjadi pelaksana tugas kepala desa taraha.

Di tempat yang sama, Melizaro Harefa, SH.MH menyampaikan, Saya sebagai kuasa hukum perangkat desa dan masyarakat desa taraha sangat mengapresiasi atas sikap yang di ambil oleh Pemkab Nias barat, terlebih-lebih kepada bapak wakil bupati Henokhi Waruwu yang turut langsung di desa Taraha pada hari ini untuk me nonaktifkan kepala desa taraha karena perbuatannya yang di duga kuat telah menyalah gunakan dana desa serta melakukan indikasi korupsi. Sikap yang di ambil hari ini sudah memberikan solusi yang bijaksana dan terbaik demi menyelamatkan hak-hak masyarakat desa taraha, meskipun kepala desa Yuniaro Lahagu sudah di nonaktifkan, maka dia tetap mempertanggung jawabkan perbuatannya secara hukum. 

Melalui telepon Seluler, Yason Hulu Wakil Ketua  Pimpinan Wilayah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK RI) Sumatera Utara menanggapi atas peristiwa ini mengatakan; regulasi pengatur tentang pemberhentian Kepala Desa itu, dengan jelas diatur dalam Permendagri No.82 tahun 2015 pasal (1) dan Perubahannya Nomor 66 Tahun 2017 (Pasal 8) tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa, diluar itu bagian dari pelanggaran. (Makmur Gulo)

Label:

Jumat, 15 Mei 2020

Warga Minta Bupati Nias Barat, Copot Kades Taraha


NIAS BARAT, GELORA HUKUM - Puluhan masyarakat desa taraha kecamatan mandehe utara Kabupaten Nias barat menyegel kantor desa taraha dan membakar ban di depan kantor desa serta berteriak agar bupati nias barat mencopot kepala desa taraha Yuniaro Lahagu. 

Hal itu terjadi saat berlangsungnya pertemuanb permusyawaratan desa (BPD) melaksanakan pembahasan permasalahan pembangunan dana desa taraha TA.2018-2019 karna di duga terjadi indikasi korupsi yang di lakukan oleh kepala desa taraha Yuniaro Lahagu, (12/05/2019).

Turut hadir pada pertemuan itu, kepala desa taraha, PD, LPM, PKK, BPD, tokoh masyarakat, kuasa hukum dan beberapa masyarakat lainnya.

Dengan berlangsungnya pertemuan itu, terjadi kericuhan di mana semua masyarakat menuntut kepala atas gaji masyarakat yang belum terbayarkan pada tahun 2019 serta ketidaktransparaan pada pelaksanaan pengelolaan dana desa pada tahun sebelumnya.

Di tempat itu, ketua BPD Elizama Lahagu saat di wawancarai media mengatakan, hari ini kami yang mengundang masyarakat serta pihak kecamatan, inspektorat dan beberapa undangan lainnya kerena ada beberapa poin yang di bahas yaitu, pembuatan RKPDes dan APBDes TA.2020 kemudian pembentukan tim relawan Covid-19 dan pembahasan masalah pembangunan pengelolaan dana desa TA.2018-2019. Tentu baru di buat RKPDesa TA.2020 harus di tuntaskan dulu masalah pada tahun sebelumnya, dan kami melaksanakan pertemuan hari ini atas petunjuk inspektorat kabupaten nias barat kepada kami pada tanggal 6 mei hari lalu."ucap BPD

Lanjutnya, penyegelan serta pembakaran ban di depan kantor desa yang di lakukan masyarakat hari ini terjadi karna kepala desa taraha sangat tidak transparan dalam pelaksanaan pengelolaan dana desa bahkan rincian SPJ TA.2018-2019 belum di buat. Maka saya meminta kepada inspektorat kabupaten nias barat bersikap netral dalam persoalan ini dan jangan mengambil keputusan sepihak karena merugikan masyarakat setempat. Dan saya sangat kecewa kepada pihak inspektorat nias barat hari ini karna tidak menghadiri pertemuan ini sementara mereka yang memberi petunjuk untuk di adakan pertemuan."tegas BPD

Ketua BPD juga menyampaikan, 99% perangkat desa serta masyarakat dan saya sebagai ketua BPD meminta kepada Bupati Nias barat agar kepala desa taraha YUNIARO Lahagu di copot, karena menurut kami atas perbuatannya ini dia tidak layak lagi menjadi memimpin desa taraha."harapnya.

Di tempat yang sama, Melizaro Harefa, SH.MH, sebagai kuasa hukum perangkat desa dan masyarakat kepada media mengatakan, saya sebagai kuasa hukum mereka telah melaporkan di polres nias atas dugaan korupsi pada pelaksanaan pengelolaan dana desa taraha ini mulai TA.2018-2019 yang di lakukan oleh kepala desa taraha  dan di selingi dengan bukti seperti kwintas pengambilan uang Dana Desa yang di lakukan oleh kepala desa, dan  kemudian perangkat desa yang telah di intimidasi untuk di berhentikan tanpa sesuai prosedur, di tambah lagi pekerjaan bendahara desa di ambil alih oleh kepala desa langsung."Ucap kuasa hukum

Tambahnya, soal penyegelan kantor desa serta membakar ban motor di depan kantor desa hari ini, pantas aja masyarakat melakukan itu karena rincian SPJ 2018-2019 pun belum di buat, yah wajar lah masyarakat jengkel dan akhirnya menyegel."tutup kuasa hukum.

Masih di tempat yang sama, beberapa masyarakat kepada media menyampaikan, kami tidak suka lagi Yuniaro Lahagu menjadi kepala desa kami, karna dia tidak tranparan.! gaji kami pada pembangunan fisik TA.2019 belum di bayarkan dan terjadi pemotongan gaji kami pada tahun 2017 1,5 juta rupiah dengan alasan kades di kasi sama camat katanya, tapi kami tidak tau apa benar dia suda kasi atau tidak. Maka kami harapkan kepada Bupati Nias Barat segera mencopot kepala desa taraha Yuniaro Lahagu."ucap ibu-ibu itu dengan tegas.

Saat itu pihak media ingin melakukan wawancara kepada kepala desa namun kepala desa saat itu telah pergi di duga lewat belakang kantor desa. (Makmur Gulo)

Label:

Rabu, 13 Mei 2020

DPD AKRINDO: Kinerja Inspektorat Nisut Bobrok, Minta Kejaksaan Obyektif

NIAS ISLAND, GELORA HUKUM - Menindaklanjuti laporan DPD AKRINDO Kepulauan Nias tentang dugaan korupsi DD/ADD Ononamolo Tumula Kabupaten Nias Utara, yang dialamatkan kepada Kejaksaan Negeri Gunung Sitoli dan Inspektorat Nias Utara pada tahun lalu, namun hingga saat ini terkesan jalan di tempat, hingga pihak AKRINDO melakukan reaksi dalam bentuk desakan.

Pihak Kejaksaan Negeri Gunungsitoli membenarkan bahwa laporan dari DPD AKRINDO telah diterima dan telah menyurati Inspektorat Nias Utara selaku APIP untuk melakukan audit internal, namun sampai saat ini hasilnya belum kami terima.

Kepala Inspektorat Nias Utara melalui Via WA kepada awak media menjelaskan "Surat dari Kejaksaan Negeri Gunungsitoli terkait permintaan audit dana desa Ononamolo Tumula telah saya terima".

Senin (11/5/2020) Perwakilan DPD AKRINDO Kepni menggelar audiensi dikantor Inspektorat Nias Utara, diterima langsung oleh Tolonaso Gea (Ka. Inspektorat), dan menjelaskan bahwa, Anggaran untuk melaksanakan penyelidikan dan pemeriksaan terkait laporan dugaan penyelewengaan dana desa tersebut, pihak kami mengalami kendala berhubung dana kami telah dipangkas untuk penanganan Covid-19 sehingga Inspektorat tidak memiliki fungsi pengawasan anggaran negara millyaran rupiah yang dikucurkan Pemerintah pusat untuk kesejahteraan masyarakat Desa. Disaat pihak AKRINDO menegaskan bahwa kasus ini jauh sebelum Pandemi Covid-19 sementara dalam Peraturan BPKP sangat jelas limit waktu penangan laporan masyarakat paling lama 10 hari wajib ada hasilnya, sementara masalah ini sudah berjalan hingga tahunan tanpa hasil yang jelas ? akhirnya pihak kepala Inspektorat Nias Utara terus berdalih "Tidak ada anggaran".

Usai dari kantor Inspektorat selanjutnya melanjutkan audiensi dikantor Bupati Nias Utara dan diterima langsung Bupati  Nias Utara Ingati Nazara, esensi dari berbagai cerita panjang, dengan tegas Bupati mengatakan “Siapa yang salah harus dihukum”.

Ketua DPD Assosiasi Kabar Online Indonesia (AKRINDO) Kepulauan Nias Edison Sarumaha, S.Pd, menilai Kinerja Inspektorat Kabupaten Nias Utara, sangat bobrok, bahkan ratusan laporan masyarakat baik terkait dugaan korupsi dana desa terkesan hanya disimpan dibelakang meja sebagai koleksi kantor saja tanpa ada kepastian dan tindak lanjut yang jelas.

Untuk itu kita minta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan di Propinsi Sumatera Utara (BPKP) untuk segera memeriksa seluruh Auditor Inspektorat Kabupaten Nias Utara, juga kepada Komisi ASN agar bertindak tegas kepada Kepala Inspektorat Nias Utara ini, karena jelas telah melanggar asas kepatutan dalam menjalankan tugas selaku ASN. Tentu untuk lebih tajam maka pihak kita dalam waktu singkat akan menyurati pihak terkait ini dengan melampirkan bukti kebobrokan mereka, tegas Edison dengan nada kesal. (Setieli Zal)

Label:

Senin, 11 Mei 2020

Pemdes Bersama Tim Relawan Melakukan Penyemprotan Rumah Warga Desa Lewa-Lewa

NIAS, GELORA HUKUM - Hukum, Dalam Rangka Keseriusan memutus mata rantai dan Pencengahan penyebaran Covid-19 Pemerintah desa bersama Tim Relawan Covid19 desa Lewa-lewa Kecamatan Ma'u Kabupaten Nias di dampingi Babinsa, Kabtibmas, Petugas Kesehatan dari Upt Puskesmas Kecamatan Ma'u, BPD, LPM, Tokoh Pemuda, serta Tokoh Masyarakat  setempat, melakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh Rumah Warga dan Fasilitas Umum Jum'at (08/05/2020).

Kades Lewa-lewa Agustinus Gulo mengatakan,  pihaknya bergotong royong mencegah penularan Covid-19,  dengan melakukan penyemprotan kerumah warga dengan disinfektan dan juga sosialisasi kepada seluruh masyarakat, agar menjaga pola hidup sehat, rajin cuci tangan di tempat air yang mengalir, dan hindari berkumpul di tempat yang ramai dan selalu pakai masker bila keluar rumah.

Sebelum melakukan Penyemprotan, Kades menyampaikan bahwa Biaya Penanggulangan dampak Covid-19 ini di bebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Ta.2020 dengan mempedomani aturan yang ada" Ucap Kades 

Kegiatan “ Penyemprotan disinfektan dimulai dari fasilitas umum, seperti Gedung Balai Sanggar Seni dan budaya serta Gedung sekolah dan beberapa tempat ibadah dan di teruskan ke rumah-rumah warga desa lewa-lewa mulai dari dusun I, dusun II, berakhir ke dusun III“ucap Agustinus, kepada awak media.

Kades berharap, dengan penyemprotan disinfektan ini dapat memutus mata rantai pandemi Covid-19 khususnya di desa Lewa-lewa Kecamatan Ma'u Kabupaten Nias.

Terakhir Kades menghimbau Kepada seluruh masyarakatNya agar selalu waspada dan tenang serta jangan takut dan panik menghadapi pandemi covid-19 apabila kita mematuhi maklumat Kapolri, atau himbauan pemerintah pusat dan daerah, dan diharapkanNya juga kepada masyarakat desa Lewa-lewa yang masih di perantauan untuk sementara waktu ini agar tidak mudik dan tetap stay home sebelum pandemi Covid-19 berakhir” ujarnya

Ketua BPD, Sayangnudin Gulo mengucapkan terimakasih kepada pemerintah desa, tim relawan serta semua yang turut mengambil bagian atas telah terlaksananya kegiatan penyemprotaan cairan desinfektan di desa Lewa-lewa ini untuk Melawan Pandemi Covid-19 dengan penyemprotan ini bisa memutus mata rantai covid-19." Harap ketua Bpd 

Di tempat terpisah Salah Satu masyarakat desa Lewa-lewa, Kasianus Gulo yang rumahNya di Semprot disinfektan berterimakasih kepada tim relawan covid-19, Pemerintah desa, Babinsa, Kabtibmas, seraya memohon kiranya pandemi covid-19 ini segera berakhir. " Tutup salah satu masyarakat. (Yulianus Gulo)

Label:

Sabtu, 09 Mei 2020

Gedung SD, Pembangunan Sarana Kebersihan & Kesehatan, Dan Komitmen Alumni

GUNUNGSITOLI, GELORA HUKUM - Agenda penyelenggaraan sistem pendidikan formal memiliki relasi mutlak dengan keberadaan dan ketersediaan prasarana, sarana, dan fasilitas penyelenggaraan pendidikan. Keberadaan gedung sekolah yang relatif memadai dan kondusif merupakan salah satu instrumen utama yang memfasilitasi keberlangsungan penyelenggaraan sistem pendidikan. Gedung persekolahan semakin menjadi memadai dan kondusif bagi penyelenggaraan pendidikan tersebut ketika terbangun dan tersedia gedung persekolahan tersebut berbasis kebersihan dan kesehatan bagi komunitas dan warga sekolah.

Ketersediaan sarana kebersihan dan kesehatan di gedung sekolah (misalnya Sekolah Dasar/SD) pada hakekatnya berfungsi dan berguna bagi percepatan dan peningkatan penyelenggaraan sistem pendidikan. Sarana tersebut, misalnya dalam bentuk : tong penampungan dan pengisian ulang air bersih berukuran besar ; dan wastafel pencucian tangan. Ketersediaan sarana tersebut pada dasarnya dibutuhkan oleh civitas persekolahan terutama tenaga pendidik (guru) dan anak didik (murid) SD. Sarana kebersihan dan kesehatan sangat bermanfaat sebagai bagian nyata dari penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Pemikiran dan pertimbangan inilah yang mendasari ide perencanaan dan melatari gagasan pengadaan sarana kebersihan dan kesehatan di SD Negeri No. 070975 (SD 2) Gusit, Kepni. Kepala Sekolah (Kasek) SD 2 Fitriani Waruwu beserta jajaran SD 2 mengkomunikasikan ide dan gagasan tersebut kepada kalangan tertentu, termasuk alumni SD 2. Salah seorang alumni SD 2 yaitu Firman Jaya Daeli terpanggil peduli bersama jajaran SD 2 di bawah kepemimpinan Fitriani Waruwu, untuk segera mewujudkan ide dan gagasan tersebut. Pembangunan untuk mengadakan dan menyediakan sarana tersebut semakin menjadi relevan dan mendesak ketika tengah terjadi wavah pandemi covid-19/virus corona sekarang ini.




Ide, gagasan, dan kerja bersama jajaran SD 2 dan alumni SD 2 tersebut didukung juga oleh Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Dan Kebudayaan Pemerintah Kota Gusit Kurnia Zebua, setelah dilaporkan oleh Kasek SD 2 Fitriani Waruwu. Sarana kebersihan dan kesehatan (tong penampungan dan pengisian ulang air bersih berukuran besar ; dan wastafel pencucian tangan) sudah selesai dibangun dan telah mulai efektif digunakan. Ketika acara informal permulaan penggunaan sarana tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Gusit Kurnia Zebua, datang hadir langsung secara khusus ke SD 2 untuk menyaksikan dan sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Firman Jaya Daeli. 

Pengucapan terima kasih tersebut disampaikan langsung oleh Kadis Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Gusit Kurnia Zebua atas sumbangan partisipasi sebagai wujud konkrit dan otentik dari tugas panggilan dan tanggungjawab kepedulian Firman Jaya Daeli sebagai salah seorang alumni SD 2. Perihal dan pernyataan mengenai kegunaan dan kemanfaatan sarana kebersihan dan kesehatan disampaikan dan dijelaskan oleh Kasek SD 2 Fitriani Waruwu. Jajaran SD 2 mengucapkan terima kasih kepada Firman Jaya Daeli yang saat itu diwakili Krisman Harefa. Kasek SD 2 Fitriani Waruwu dalam kesempatan yang sama di dalam acara penyerahan secara simbolik sarana tersebut, menguraikan juga mengenai rencana pembangunan dan pengadaan prasarana, sarana, dan fasilitas lainnya yang mendukung percepatan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan sistem pendidikan di SD 2 Gusit, Kepni.

Salam Pendidikan Dalam Semangat Kemanusiaan, Kerakyatan, Dan Kebangsaan. Tandas Bung Firman mengakhiri. (Tim/red)

Label:

Minggu, 03 Mei 2020

ONKP Resort Jawa Bersama Firman Jaya Daeli Berbagi Kasih

JAWA, GELORA HUKUM - Keseluruhan jajaran komunitas ONKP senantiasa menandai dan sejatinya memaknai Tugas Panggilan Pelayanan secara berarti dalam berbagai bentuk wujud dan jenis ragam program kegiatan peduli. Tugas panggilan pelayanan tersebut pada dasarnya melambangkan keberadaan dan menyatakan keberadaan dan kehadiran di tengah-tengah pergumulan dan tantangan warga masyarakat. Ketika warga masyarakat dan bangsa Indonesia mengalami pergumulan sosial dan ekonomi akibat covid-19/virus corona, maka ONKP terpanggil secara serius dan tulus untuk "Berbagi Kasih Dan Berkat" dengan sesama manusia, khususnya warga masyarakat yang terdampak langsung akibat covid-19.

Jajaran dan komunitas ONKP sesungguhnya tentu sedang mengalami juga pergumulan serius dan tantangan dinamis akibat wabah pandemi covid-19 beserta dengan keseluruhan dampak yang terjadi. ONKP Resort Jawa (Se-Jawa) juga mengalami perihal yang sama pada umumnya sebagaimana yang dialami masyarakat dan bangsa Indonesia bahkan dunia internasional. Meskipun demikian, kita semua sebagai umat manusia dan warga masyarakat mesti selalu saling menguati dan melengkapi dalam semangat kerjasama untuk bersatu dan bergotong royong di tengah-tengah pergumulan dan tantangan tersebut.

Walaupun kita semua dan juga ONKP sungguh-sungguh mengalami pergumulan dan tantangan ketika terjadi wabah pandemi covid-19 beserta dampaknya, namun ONKP di Indonesia, khususnya ONKP Resort Jawa terpanggil untuk setia membangun kesatuan, keutuhan, kebersamaan, dan kegotongroyongan. Juga setia menumbuhkan pelayanan, penguatan, penghiburan, dan pengharapan ; serta setia mengembangkan semangat dan optimisme di tengah-tengah warganya pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya. ONKP Resort Jawa melaksanakan aksi pelayanan dan pengabdian sosial kemanusiaan dalam bentuk Berbagi Kasih Dan Berkat akibat covid-19.

ONKP yang juga merupakan Anggota PGI memiliki perangkat, alat kelengkapan, dan jaringan pelayanan di berbagai wilayah di Indonesia. Termasuk di dalamnya adalah ONKP Resort Jawa yang berkedudukan di Jakarta. Jajaran dan komunitas ONKP Resort Jawa yang dipimpin dan dilayani oleh Praeses Pdt. Etika Hia telah melaksanakan aksi pelayanan dan pengabdian sosial kemanusiaan (Berbagi Kasih Dan Berkat). Pelaksanaan tersebut dalam bentuk penyerahan dan pembagian paket bahan makanan (Sembako) kepada warga yang terdampak langsung akibat covid-19. Penyerahan dan pembagian tersebut berlangsung di kawasan Jabodetabek dan sejumlah titik kawasan lainnya lagi. Paket Sembako yang telah dan akan diserahkan/dibagikan pada dasarnya sungguh-sungguh amat sedikit dan terbatas jumlah bahan paketnya dan jumlah komponen materi sembakonya. Kita semua berpengharapan semoga yang sangat sedikit dan terbatas tersebut kiranya dapat bermanfaat banyak bagi warga masyarakat yang sangat membutuhkannya.

Menurut Firman Jaya Daeli yang turut berinisiatif, terlibat langsung, dan mendukung terlaksananya aksi pelayanan tersebut bersama sejumlah warga ONKP yang terpanggil peduli, perihal program dan kegiatan Berbagi Kasih Dan Berkat tersebut adalah penanda simbolik yang otentik dan konkrit untuk mengingatkan dan membumikan salah satu hakekat keberadaan ONKP. Hakekat tersebut untuk menjawab dan menyatakan tugas panggilan pelayanan yang sesungguhnya. Masyarakat regional dan internasional serta masyarakat dan bangsa Indonesia, juga jajaran dan komunitas ONKP, sungguh-sungguh dan memang tengah mengalami pergumulan umum dan tantangan universal, namun perihal tersebut tidak menjadi alasan dan pertimbangan ONKP untuk tidak bergerak dan tidak berbuat. Juga bukan merupakan halangan dan hambatan bagi ONKP untuk melayani dan berbagi. Justru inilah peluang dan kesempatan untuk segera dan selalu Bersaksi, Bersekutu, Dan Melayani. (FG)

Label:

Sabtu, 02 Mei 2020

Tanggungjawab Moral Dan Tugas Sosial HKTNJ Dan Firman Jaya Daeli Dukung RSUD Tangani Covid-19

NIAS, GELORA HUKUM - Pengabdian dalam bentuk penyerahan sumbangan partisipasi (berbentuk perlengkapan Alat Pelindung Diri) dari Firman Jaya Daeli kepada jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gusit, Kepni, Sumut, telah berlangsung beberapa waktu lalu. Pada kesempatan berikut ini lagi, Firman Jaya Daeli menyampaikan atau memberikan lagi tambahan perangkat perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD). Untuk gelombang dan tahapan kali ini, Firman Jaya Daeli dan komunitas Himpunan Keluarga Tionghoa Nias Jakarta (HKTNJ) melalui Wiradarma menyampaikan sumbangan partisipasi kepada RSUD Gusit, Kepni, Sumut. Sumbangan partisipasi berbentuk perangkat perlengkapan kesehatan sejumlah 150 APD. Penyerahan diwakili Krisman Harefa dan Tim kepada jajaran RSUD Gusit, Kepni, Sumut yang diwakili Dokter Hotman Purba dan Tim RSUD yang mewakil Direktur RSUD Dokter Julianus Dawolo yang sedang ada tugas kegiatan lain. Ketika penyerahan terdahulu sebelumnya beberapa waktu lalu, diterima langsung Dokter Julianus Dawolo.

Sumbangan partisipasi yang disampaikan sebagai tugas dan tanggungjawab bersama ini masih amat kecil, sedikit, dan terbatas jumlahnya. Kita sama-sama berpengharapan semoga sumbangan partisipasi ini dapat bermanfaat bagi kalangan dokter, tenaga medis, dan pelayan terkait lainnya yang membutuhkan APD. Komunitas HKTNJ dan Firman Jaya Daeli memohon maaf kepada jajaran RSUD Gusit, Kepni, Sumut karena perangkat perlengkapan APD yang sudah diserahkan, tergolong masih dalam jumlah kecil, sedikit, dan terbatas. Komunitas HKTNJ dan Firman Jaya Daeli, untuk sementara ini tidak ke lokasi setempat di Kepni karena juga tengah melaksanakan program dan kegiatan pembagian bahan makanan ("sembako") dan APD di kawasan Jabodetabek dan wilayah lain di Indonesia

Pada dasarnya, sebagai warga masyarakat dan sesama umat manusia, kita terpanggil dengan kesadaran penuh dan dengan kepedulian tulus untuk berpartisipasi. Berbagai bentuk, wujud, pola, dan metode partisipasi dari sejumlah kalangan selain dari jajaran Pemerintah, menjadi relevan dan sangat diharapkan ketika ada keterbatasan APD di RSUD. Sehingga mesti selalu segera dan secepatnya ditangani. Warga masyarakat dan berbagai jajaran menjadi terpanggil untuk peduli berbagi tugas dan tanggungjawab dalam rangka mengatasi dan melengkapi keterbatasan dan kekurangan APD. Inilah tanggung moral dan tugas sosial kita semua secara bersama untuk mendukung jajaran RSUD melayani rakyat dan menangani pasien.

Tekad kuat bersatu dan semangat tinggi bergotong royong harus ditumbuhkan dan dilaksanakan untuk melawan covid-19. Nyatanya dan sejatinya, virus penyakit ini sama sekali tidak pandang bulu dan tidak memetakan yang ditulari berdasarkan latar belakang sasaran. Warga masyarakat dan umat manusia mesti selalu dan berpartisipasi dalam secara cepat dan tepat untuk melakukan sejumlah agenda aksi pelayanan kemanusiaan yang terukur dan yang terencana. Juga berbagai langkah kegiatan sosial yang konkrit dan yang dibutuhkan.

"Salam Kemanusiaan, Salam Kerakyatan, Salam Kebangsaan" (Makmur Gulo)

Label: