Selasa, 30 April 2019

S. Gea Warga Dahana Hiligodu Diduga Lakukan Pungli

NIAS UTARA, GELORA HUKUM- S.Gea warga desa dahana hiligodu Kec.namohalu esiwa Kab.Nias Utara yang juga sebagai Ketua PAC di kecamatan Namehalu esiwa di salah satu partai yang pernah berkuasa, di duga mengutip uang kepada warga desa danaha hiligodu sebesar 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah) pada sa'at pendata'an bantuan BSPS (bantuan stimulan perumahan swadaya) di Kabupaten Nias Utara sekitar satu bulan yang lalu

Mudarius gea Warga desa hiligodu Kec.namohalu esiwa kepada media, mengaku telah memberikan uang Adm bantuan rehap rumah Kepada S.gea 

Lanjut Mudarius gea, salah satu penerima bantuan rumah rehap itu menyampaikan,  
keluarga saya menerima batuan rehap yang di Data S.Gea Alias Ama enjel namun kami harus memberikan uang administrasi kepada S.gea sebesar Rp 1.500.000, (satu juta lima ratus ribu rupiah) dan uang itu telah kami serahkan ditangan S.gea, "ujar mudarius Gea alias Ama ganini salah satu korban duga'an pungutan liar dibantuan rumah rehap itu, 

Di tambahkannya, uang itu pak yang saya pinjam  di CU Namehalu esiwa dan tiap bulan saya membayar bunganya pak, sebenarnya saya sudah bilang sama S.gea selama ini tentang uang itu,  namun dia tetap mencari alasan dan selalu menghindar, "Keluhnya mudarius Gea sa'at dikonfirmasi lewat via seluler

Hal ini disoroti juga beberapa masyarakat didesa Dahana hiligodu , salah satu diantaranya Hetno ato gea alias Ama berkat. 

Dia Mengatakan, iya pak saya dengar S.gea meminta uang kepada orang-orang disini  untuk mendapatkan bantuan rehap rumah kepada warga disini, sebesar 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah) ungkap Hetno gea itu. 

Diwaktu yang berbeda ketika media konvirmasi kepada S.Gea yang di duga melakukan pengutan liar tersebut, (30/04/2019, pukul 15:05 tentang duga'an kutip uang bantuan rehap rumah itu

Dengan singkat dia menjawab," itu tidak benar,  sambil mengakhiri konfirmasi yang terkesan mengelak itu. 

Dari pantaua awak Media,  bantuan rehap rumah ini belum juga terlaksana di desa dahana hiligodu kecamatan Namehalu esiwa kabupaten nias Utara. (MG)

Label:

Bupati Nias, ASN Dilarang Pindah Sebelum 10 Tahun


NIAS, GELORA HUKUM - pada pembuka'an pelaksana'an orientasi pengenalan tugas bagi CPNS di lingkungan pemerintah Kab.Nias Tahun 2019 yang di laksanakan di ruang rapat lantai III kantor Bupati Nias, senin 29/04/2019.

Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli,MM. mengingatkan bahwa peserta seleksi yang di nyatakan lulus wajib membuat surat pernyata'an bahwa bersedia mengabdi pada instansi yang bersangkutan dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun sekurang-kurangnya selama 10 (sepuluh) tahun sejak TMT PNS,

Di sampaikannya, ASN yang mengajukan permohonan untuk pindah tugas ke daerah lain sebelum bertugas minimal sepuluh tahun, maka dianggap mengundurkan diri

Bupati menjelaskan, hal ini sebagai mana peraturan manteri pendayaguna'an aparatur negara dan reformasi birokrasi Nomor 36 tahun 2018,

Lanjut bupati, Kepada calon ASN yang sedang mengikuti orientasi, dia berpesan agar mereka mengikuti orientasi dengan baik supaya nantinya bisa menjalankan tugas sebagai pemerintah secara profesional

orientasi pengenalan tugas ini dapat mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan tugas, 

Bupati berharap, agar calon ASN mengikuti orientasi dengan sebaik baiknya,

Kemudian, Kepala Badan Kepegawaian Kabupaten Nias Marulam Sianturi pada laporannya, orientasi bagi calon ASN yang telah lolos seleksi dimaksudkan agar mereka memiliki wawasan dan pengetahuan tentang tugas, fungsi serta hak dan kewajiban sebagai ASN

Di tambahkannya, untuk melatih disiplin dan tanggung jawab ASN, sekaligus menumbuhkembangkan rasa dan semangat kebangsa'an untuk menjadi modal awal ASN sebelum melaksanakan tugas di unit tugas masing masing, "ungkapnya. (Makmur Gulo)

Label:

Bupati Nias, Serahkan SK Kenaikan Pangkat 274 Orang ASN


NIAS, GELORA HUKUM - Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli,MM menyerahkan surat keputusan kenaikan pangkat kepada 274 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menerima kenaikan pangkat, Kamis 25 april 2019.

pada arahan dan bimbingan yang sampaikan Bapak bupati Nias, Kenaikan pangkat salah satu syarat bagi pegawai negeri sipil dalam mengembangkan karier sesuai amanat peraturan kepala BKN nomor 12 tahun 2002 tentang ke naikan pangkat PNS

Kenaikan pangkat tersebut hendaknya tidak di anggap sebagai hak PNS tetapi harus di maknai sebagai wujud peningkatan sumber daya aparatur yang di implementasikan melalui bentuk kedisplinan serta peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat

Lanjut Bupati, PNS merupakan unsur utama yang memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan penyelenggara'an pemerintah dan pembangunan , untuk mencapai hal itu pegawai negeri sipil di tuntut untuk memiliki kompetensi yang di indikasikan dari sikap perilaku

Kenaikan pangkat tersebut, di iringin dengan kenaikan gaji PNS sesuai dengan peraturan pemerintah Republik indonesia nomor 15 tahun 2019 tentang gaji PNS, maka kenaikan gaji di sesuaikan dengan kenaikan pangkat

Bupati juga mengharapkan, agar sungguh-sungguh dalam melaksanakan setiap pekerja'an yang telah di bebankan dan di jadikan sebagai penyemangat untuk mewujudkan tanggung jawab yang telah di peroleh. (Makmur Gulo)

Label:

Wabup Nias, CPNS melayani, bukan di Layani


NIAS, GELORA HUKUM - Kegiatan orientasi pengenalan tugas Bagi CPNS di lingkungan pemerintah Kab.Nias di tutup secara resmi oleh Wakil Bupati Nias Arosokhi waruwu,SH,MH. Yang berlangsung di ruang serba guna lantai III kantor Bupati Nias, Selasa 30/04/2019

Di sampaikannya, kegiatan orientasi ini terlaksana selama dua hari mulai dari senin 29 april sampai selasa 30 april 2019

Orientasi pengenalan tugas ini akan menambah wawasan dan pengetahuan bagi peserta yang menerima pengenalan tugas CPNS dilingkungan pemerintah Kab.Nias

Wabup juga mengingatkan, kepada seluruh peserta orientasi bahwa pegawai negeri sipil bertugas untuk melayani bukan untuk di layani,  karena pegawai negeri sipil sebagai unsur utama sumber daya manusia aparatur negara mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggara'an pemerintah dan pembangunan

Di tambahkannya, PNS yang mampu memainkan peranan tersebut adalah PNS yang mempunyai kompetensi yang di indikasikan dari sikap dan perilaku yang penuh dengan kesetia'an dan keta'atan kepada negara

Wabup juga berpesan, agar pada sa'at nanti sudah bertugas di tempat masing-masing kiranya menjaga rahasia jabatan dan rahasia negara,  "wabup juga menghimbau agar tidak mengekspos segala yang terjadi di tempat kerja yang bersikap rahasia

Selanjutnya wabup juga mengucapakan selamat bergabung dan bertugas kepada peserta orientasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dalam upaya mewujudkan aparatur yang memiliki kreatifitas 

Wabup juga berharap, agar seluruh pengarahan dan materi yang telah di sampaikan oleh nara sumber dapat di implementasikan di tempat kerja masing-masing dan bekerja dengan setulus hati untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, "ungkap wabup. (Makmur Gulo)

Label:

KPK Tangkap Bupati Talaud, Amankan Perhiasan Mewah

JAKARTA, GELORA HUKUM - Bupati Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara Sri Wahyumi Maria Manalip (tengah) berjalan dengan pengawalan petugas setibanya di gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/4/2019). Sri Wahyumi Maria Manalip diamankan KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait proyek pembangunan pasar di Kabupaten Kepulauan Talaud. 

Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan barang bukti berupa barang dan uang dengan nilai sekitar Rp 513.855.000 dalam penangkapan Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip dan lima orang lainnya. Sri Wahyumi kini berstatus tersangka. 

"Barang bukti yang diamankan bernilai sekitar Rp 513.855.000," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Rinciannya, tas merk Channel senilai Rp 97,36 juta, jam tangan merk Rolex senilai Rp 224,5 juta, tas merek Balenciaga senilai Rp 32,99 juta, anting berlian senilai Rp 32,07 juta, cincin berlian senilai Rp 76,92 juta dan uang tunai sekitar Rp 50 juta.

Pada awalnya, Sri Wahyumi diduga meminta fee sekitar 10 persen kepada kontraktor terkait dua proyek revitalisasi pasar di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Tim KPK mendapatkan informasi adanya pemintaan fee 10 persen dari bupati melalui BNL (Benhur Lalenoh) sebagai orang kepercayaan bupati kepada kontraktor untuk mendapatkan proyek pekerjaan di Kabupaten Talaud, kata dia.

Menurut Basaria, Benhur bertugas mencari kontraktor yang dapat mengerjakan proyek dan bersedia memberikan fee 10 persen.

Benhur kemudian menawarkan kepada seorang pengusaha bernama Bernard Hanafi Kalalo proyek di Kabupaten Talaud dan meminta fee 10 persen.

Sebagai bagian dari fee 10 persen tersebut, BNL meminta BHK memberikan barang-barang mewah kepada SWM, Bupati Talaud, tandas Basaria.

Pada pertengahan April, untuk pertama kalinya Benhur mengajak Bernard untuk diperkenalkan ke Sri Wahyumi.

Beberapa hari kemudian berdasarkan perintah Sri Wahyumi ke Benhur, Bernard diminta ikut ke Jakarta untuk mengikuti beberapa kegiatan Sri Wahyumi di Jakarta.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kanan) menunjukkan barang bukti berupa tas dan jam tangan mewah yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara Sri Wahyumi Maria Manalip di gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/4/2019). KPK menetapkan tiga orang tersangka yaitu SWM (Sri Wahyumi Maria Manalip), BNL (Benhur Lalenoh) dan BHK (Bernard Hanafi Kalalo) serta mengamankan barang bukti senilai Rp500 juta terkait kasus dugaan suap pengadaan barang atau jasa di Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun Anggaran 2019.

Terkait fee yang diharuskan oleh bupati, BNL meminta BHK memberi barang-barang mewah sebagai bagian dari imbalan sebesar 10 persen. Barang dan uang yang diberikan diduga terkait dengan 2 proyek revitalisasi pasar di Kabupaten Kepulauan Talaud, kata dia.
Kedua pasar itu adalah Pasar Lirung dan Pasar Beo.

KPK menduga ada pembicaraan proyek-proyek lain yang juga dibahas oleh Sri Wahyumi, Benhur dan pihak lainnya.

"KPK mengidentifikasi adanya komunikasi yang aktif antara bupati dengan BNL atau pihak lain, misalnya pembicaraan proyek di Talaud, komunikasi terkait dengan pemilihan merk tas dan ukuran jam yang diminta," kata dia.

"Sempat dibicarakan permintaan tas bermerk Hermes dan bupati tidak mau tas yang dibeli sama dengan tas yang sudah dimiliki oleh seorang pejabat perempuan lain di sana," ujar dia.

KPK menetapkan Sri Wahyumi, Benhur dan Bernard sebagai tersangka. Sri Wahyumi dan Benhur diduga sebagai penerima suap. Sementara Bernard diduga sebagai pemberi suap. (01/Sbr; Kompas)

Label:

Bupati Nias, Apresiasi Kearifan Pimpinan Dan Anggota DPRD Nias


NIAS, GELORA HUKUM-Hal ini di sampaikan Bupati Nias Drs.sikhiatulo Laoli,MM. Pada acara rapat paripurna penyampaian keputusan DPRD Kab.Nias tentang LKPJ Bupati Nias Akhir Tahun anggaran 2018, Kamis 25 april 2019

Di sampaikannya, LKPJ bupati Nias merupakan kewajiban konstritusional dan konsekuensi yang harus di sampaikan kepala daerah setelah berakhir tahun anggaran dengan mencapai pelaksana'an penyelenggara'an pemerintah untuk memadai kaidah-kaidah dan prinsip akuntabilitas kinerja pemerintah daerah sehingga masyarakat dan semua pihak yang berkepentingan melalui DPRD dapat mengevaluasi kinerja yang sudah di capai oleh pemerintah daerah

Di tambahkannya, Pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan secara umum telah menunjukkan pelaksana'an yang menggembirakan namun di sisi lain menyadari sepenuhnya bahwa masih belum sesuai dengan harapan kita bersama, sebagai mana hasil evaluasi DPRD Kab.Nias masih ada berbagai kekurangan dan kelemahan yang kita jumpai selama ini berbagai pendapat dari masing-masing fraksi DPRD yang terhormat

Dan hal ini harapan kita bersama menjadi masukkan yang sangat berharga untuk lebih mempertajam berbagai kebijakan pemerintah daerah di masa yang akan datang

Bupati juga sangat mengapresiasi kearifan seluruh pimpinan dan anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) terhormat yang secara paripurna telah melakukan penilaian secara objektif dan profesional sehingga dapat menyampaikan keputusan dan rekomendasi kepada Kepala Daerah untuk memperbaiki seluruh aspek penyelenggara'an pemerintah daerah ke arah yang lebih baik

Ketua DPRD Kab.Nias Yaredi Laoli menyampaikan, dalam penyelenggara'an urusan desentralitas atau otonomi daerah yang meliputi urusan wajib dan pilihan hingga akhir tahun anggaran 2018

DPRD Kab.Nias telah berupaya menelaah, mengkaji serta menganalisis tolak ukur penilaian yaitu tingkat serapan anggaran realisasi Output dan capaian indikator kinerja daerah

Di tambahkannya, secara objektif harus di akui bahwa kemampuan masing-masing organisasi perangkat daerah hingga pada akhir TA.2018 mengalami perubahan terutama dalam penyerapan anggaran sampai akhir TA.2018, maka DPRD Kab.Nias akan memberika dukungan sepenuhnya terhadap penguatan program-program strategis melalui penyusunan RKPD dan APBD Kab.Nias yang dapat memberikan kontribusi nyata. (Makmur Gulo)

Label:

Pemkab Nias, Gelar Peraya'an Paskah


NIAS, GELORA HUKUM-pemerintah Kab.Nias gelar Tata ibadah peraya'an paskah pemkab Nias yang  berlangsung di Gedung serba guna salak madu desa faekhu Gunung sitoli selatan,
Jum'at 26/04/2019

Pada sambutan bupati Nias Drs.sokhiatulo laoli,MM menyampaikan, Peraya'an paskah dalam perpektif umat kristiani merupakan suatu suka cita yang besar, di mana yesus kristus telah bangkit dari kuasa maut dan membawa keselamatan bagi umat manusia

Peraya'an paskah mengingatkan kita untuk senantiasa merenungkan kembali betapa besar kasih allah kepada umat manusia, melalui karya penyelamatan oleh yesus kristus kita memperoleh hidup baru dan di bebaskan dari belenggu dosa

Lanjut bupati, sejalan dengan peraya'an paskah ini pemerintah kabupaten nias terpanggil untuk meneladani karya kristus dalam mengemban amanat sebagai pelayanan masyarakat, dan kita kembali merenungkan makna hakiki dari kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat, dan pemerintah sebagai penyelenggara negera memiliki satu fungsi utama yakni sebagai pelayanan terhadap masyarakatnya

Bupati menyampaikan, kami mengajak semua elemen untuk bersama-sama menggalang kebersama'an dalam mewujudkan masyarakat kabupaten nias yang maju mandiri dan sejahtera, di mana pada visi misi yang telah di jabarkan secara paripurna ke dalam rencana pembangunan jangka menengah Daerah (RPJMD) Kab.Nias Tahun 2016-2021 yang berdasarkan hasil dan evaluasi,

penyelenggara'an pemerintah pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan  selama ini relatif kondusif dan semakin baik

Bupati juga menyampaikan harapan, kiranya kita dapat mendukung dan mendoakan pelaksana'an event tersebut sehingga dapat terlaksana dengan baik dan sukses serta dapat membawa citra positif kepulauan Nias di mata dunia. "ungkap Bupati Nias. (Makmur Gulo)

Label:

157 Orang CPNS Dilingkungan Pemkab Nias Ikuti Orientasi


NIAS, GELORA HUKUM-157 orang CPNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias ikuti Orientasi pengenalan tugas, yang di buka secara resmi oleh Bupati Nias Drs.sokhiatulo laoli,MM. bertempat di Ruang Rapat Lt 3 kantor Bupati Nias, Senin, 29/04/2019

Turut hadir, Bupati Nias Drs.Sokhiatulo laoli, MM, Wabup Nias, Sekda Nias, staf ahli Bupati Nias, Asisten Lingkup Sekda Kabupaten Nias, kepala perangkat daerah Kabupaten Nias,  serta undangan lainnya.

Dalam kata arahannya Bupati Nias menyampaikan, orientasi pengenalan tugas merupakan wadah bagi setiap CPNS untuk mengembangkan wawasan pengetahuan, keterampilan, melatih tanggung jawab, keta'atan dan disiplin terhadap segala peraturan perundang-undangan yang berlaku serta membentuk karakter birokrat yang melayani masyarakat

Sebagaimana peraturan Menteri Pendayaguna'an Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 36 Tahun 2018 bahwa peserta  seleksi yang sudah dinyatakan lulus wajib membuat surat pernyata'an bersedia mengabdi pada instansi yang bersangkutan dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun sekurang-kurangnya 10 Tahun sejak TMT PNS.

Jika peserta seleksi yang dinyatakan lulus tetap mengajukan pindah, maka di anggap mengundurkan diri,

Pelaksana'an orientasi ini juga dimaksudkan agar  saudara siap untuk mengikuti masa prajabatan yang merupakan syarat pengangkatan CPNS menjadi PNS

Masa prajabatan dilaksanakan melalui proses pendidikan dan pelatihan, proses itu harus di ikuti dengan baik dan tekun sebagai bagian dari pendidikan formal dalam berkarier di lingkungan birokrasi Pemerintahan mengikuti pendidikan dan pelatihan harus dianggap sebagai proses awal memberdayakan dan meningkatkan SDM maupun potensi diri sendiri.

Sebagai PNS dituntut untuk memiliki kompetensi yang di indikasikan dari sikap perilaku yang penuh dengan kesetiaan dan keta'atan keta'atan pada Negara dan Pemerintah, 

Kemudian Kepala BKD Kabupaten Nias Marulam Sianturi,SE, dalam laporannya, sebagai dasar pelaksanaan orientasi ini yaitu:

Pengumuman Bupati Nias Nomor 800/289/BKD/2019 tanggal 14 Januari 2019 tentang hasil seleksi dan kelengkapan berkas Administrasi usul penetapan Nip calon PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nias di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Tahun 2018.
Keputusan Bupati Nias Nomor 813/267/K/Tahun 2019 tentang pengangkatan CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Tahun 2018.
Nota Kesepahaman (MOU) antara Sekjen Kementerian Kesehatan dengan Bupati Nias Nomor HK.03.01./IV/1972/2018 dan Nomor 810/16/2018 tanggal 31 Desember 2018 tentang pengadaan CPNS dilingkungan Pemkab Nias dari pegawai tidak tetap Kementerian Kesehatan.
Surat Sekretaris kementerian pendayagunaan aparatur aparatur negara dan reformasi birokrasi Nomor B/021/FPTT/SSM.01.00/2019 tanggal 18 Maret 2019 hal penyampaian penetapan kebutuhan formasi PNS di lingkungan Pemerintah Daerah berdasarkan keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2018.

di jelaskannya, tujuan dan maksud Pelaksana'an Orientasi agar para CPNS memiliki wawasan dan pengetahuan tentang tugas, fungsi serta hak dan kewajiban sebagai aparatur negara, Waktu pelaksanaan orientasi ini dilaksanakan selama 2 hari yakni pada hari Senin 29 April dan Selasa 30 April 2019 dengan jumlah peserta sebanyak 157 orang yang terdiri dari:

Tenaga pendidikan sebanyak 87 orang,
Tenaga kesehatan sebanyak 36 orang,
Tenaga Teknis sebanyak 29 orang,
Formasi CPNS dari PTT dalam hal ini Bidan PTT sebanyak 5 orang, NIP bidan PTT tersebut sedang diproses oleh Badan Kepegawaian Negara Regional VI Medan,

Dia juga memberitahukan,  bahwa Berdasarkan hasil seleksi penerimaan CPNS Formasi 2018 yang dinyatakan lulus sebanyak 153 orang dan 1 orang mengundurkan diri dari dari tenaga Teknis sehingga yang mengikuti Orientasi pengenalan tugas bagi CPNS Formasi Tahun 2018 pada saat ini hanya sebanyak 152 orang,

Untuk pembiaya'an kegiatan orientasi ini bersumber dari APBD Pemerintah Kabupaten Nias,  Di dokumen pelaksanaan anggaran BKD Kabupaten Nias TA 2019.(Makmur Gulo)

Label:

Bupati Nias, ASN Yang Lulus Seleksi Dilarang Mengajukan Pindah Sebelum 10 Tahun


NIAS, GELORA HUKUM - Pada pembuka'an pelaksana'an orientasi pengenalan tugas bagi CPNS di lingkungan pemerintah Kab.Nias Tahun 2019 yang di laksanakan di ruang rapat lantai III kantor Bupati Nias, senin 29/04/2019.

Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli,MM. mengingatkan bahwa peserta seleksi yang di nyatakan lulus wajib membuat surat pernyata'an bahwa bersedia mengabdi pada instansi yang bersangkutan dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun sekurang-kurangnya selama 10 (sepuluh) tahun sejak TMT PNS,

Di sampaikannya, ASN yang mengajukan permohonan untuk pindah tugas ke daerah lain sebelum bertugas minimal sepuluh tahun, maka dianggap mengundurkan diri

Bupati menjelaskan, hal ini sebagai mana peraturan manteri pendayaguna'an aparatur negara dan reformasi birokrasi Nomor 36 tahun 2018,

Lanjut bupati, Kepada calon ASN yang sedang mengikuti orientasi, dia berpesan agar mereka mengikuti orientasi dengan baik supaya nantinya bisa menjalankan tugas sebagai pemerintah secara profesional

orientasi pengenalan tugas ini dapat mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan tugas, 

Bupati berharap, agar calon ASN mengikuti orientasi dengan sebaik baiknya,

Kemudian, Kepala Badan Kepegawaian Kabupaten Nias Marulam Sianturi pada laporannya, orientasi bagi calon ASN yang telah lolos seleksi dimaksudkan agar mereka memiliki wawasan dan pengetahuan tentang tugas, fungsi serta hak dan kewajiban sebagai ASN

Di tambahkannya, untuk melatih disiplin dan tanggung jawab ASN, sekaligus menumbuhkembangkan rasa dan semangat kebangsa'an untuk menjadi modal awal ASN sebelum melaksanakan tugas di unit tugas masing masing, "ungkapnya. (Makmur Gulo)

Label:

Senin, 29 April 2019

Indonesia Maju : Pembangunan Kawasan Dan Keadilan Sosial


MEDAN, GELORA HUKUM - Deputi Penindakan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN)-RI Irjen Pol. Arman Depari (mantan Kapolda Kepulauan Riau) bertemu sembari berdiskusi informal dengan Firman Jaya Daeli, Minggu, 28 April 2019, di Medan, Sumut.

Pertemuan diskusi yang berlangsung di Medan, Sumut ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Firman Jaya Daeli di beberapa daerah provinsi. Firman Jaya Daeli dalam satu minggu terakhir ini telah mengikuti dan menyelesaikan beberapa kegiatan di Provinsi Jatim, Provinsi Kalbar, dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Pertemuan diskusi informal Irjen Pol. Arman Depari bersama Firman Jaya Daeli berkaitan dan berintikan dengan sejumlah pemikiran dan penjabaran mengenai Kelembagaan, Kepemimpinan, Dan Penegakan Hukum. 

Konstruksi dan substansi pemikiran dan penjabaran ini diletakkan dan diorientasikan dalam kerangka dan perspektif Indonesia Maju yang berbasis pada Pembangunan Kawasan dan Keadilan Sosial dalam semangat dan etos Gotong Royong. Irjen Pol. Arman Depari adalah perwira tinggi Polri bintang dua lulusan Akpol angkatan tahun 1985. 

Irjen Pol. Arman Depari yang sama-sama satu angkatan Akpol 1985 dengan Kepala BNN-RI Komjen Pol. Heru Winarko dan Sekretaris Utama BNN-RI Irjen Pol. Adhi Prawoto, merupakan figur yang amat berpengalaman bertugas di bidang reserse dan penindakan khususnya yang berkaitan dengan kejahatan luarbiasa dan terorganisasi seperti kejahatan terorisme dan kejahatan narkoba. Firman Jaya Daeli melanjutkan kegiatan di Kepni. 

Tampak dalam foto Firman Jaya Daeli sedang bersama Pimpinan BRI Gusit, Kepni I Wayan Mestera, dan lain-lain, Minggu, 28 April 2019. Pertemuan ini sembari mengunjungi dan menikmati suasana Taman Ya'ahowu dan pesisir pantai Kota Gusit. Juga kuliner di Restoran Lasara Point, Gusit, Kepni.(Tim)

Label:

Agenda Kalimantan Barat Dan Bumi Khatulistiwa Membangun Indonesia Maju


KALBAR, GELORA HUKUM - Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar) Irjen Pol. Didi Haryono mengundang Firman Jaya Daeli menghadiri Acara Silaturahim Kebangsaan, dengan Tema : "Merajut Kebhinnekaan Di Bumi Khatulistiwa". Acara ini dihadiri Gubernur Kalbar, Anggota DPR-RI, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalbar, Pimpinan DPRD Kalbar, Kasdam Tanjungpura (Kalbar dan Kalteng), Danlatamal, Danlanud, Kepala BIN Daerah Kalbar, Ketua KPU dan Bawaslu Kalbar, tokoh-tokoh masyarakat, agama, dan adat, pimpinan beberapa kerajaan dan kesultanan di wilayah Kalbar, pimpinan ormas, LSM/NGO, media massa, akademisi, politisi, aktifis, kalangan pengusaha dan profesional, dan sejumlah tamu undangan lainnya, berlangsung di Aula Mapolda Kalbar, Jumat, 26 April 2019.

Setelah acara Silaturahim Kebangsaan selesai, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Didi Haryono dengan didampingi Direktur Intelijen Polda Kalbar bertemu dan berdiskusi dengan Firman Jaya Daeli. Kapolda Didi Haryono yang pernah menjabat Kapolsek Lolowa'u Polres Nisel sebagai penugasan pertama sesaat setelah lulus Akpol, memiliki kualitas kepemimpinan dan prestasi kinerja selama ini termasuk dalam rangka penyelenggaraan seluruh tahapan Pemilu (Pilpres dan Pileg) di wilayah Kalbar.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalbar Baginda Polin Lumbangaol mengunjungi Hotel Aston untuk bertemu sembari berdiskusi juga dengan Firman Jaya Daeli. Pertemuan diskusi informal ini berlangsung, Kamis, 25 April 2019, di Hotel Aston, Pontianak, Kalbar. Kajati Baginda Polin Lumbangaol yang pernah menjadi Wakil Kajati Provinsi Sumut dan Kajati Provinsi Bengkulu, menyampaikan sejumlah pemikiran strategis dan visioner berdasarkan pertimbangan dan pengalaman matang mengenai pemajuan Indonesia. Dalam kesempatan ini juga, Kepala Staf Kodam (Kasdam) Tanjungpura (Kalbar dan Kalteng) Brigjen TNI Alfreth Tuejeh sempat bergabung sebentar untuk berdiskusi informal. 

Furman Jaya Daeli bertemu sambil berdiskusi lama juga bersama dengan pimpinan dan aktifis ormas mahasiswa yang tergabung dalam wadah Kelompok Cipayung (GMNI, HMI, GMKI, PMII, PMKRI) dan Hikmahbudhi Pontianak - Kalbar. (Tim)

Label: ,

Rabu, 24 April 2019

Inspektorat Nias : Hasil Audit Desa hiligodu somolo-molo Akan turun

NIAS, GELORA HUKUM - Terkaitnya laporan masyarakat desa hiligodu kecamatan somolo-molo Kab.Nias kepada inspektorat melalui LSM NCW yang tertanggal 19/02/2019 Nomor laporan 010/lsm/ncw/II/N/2019 bulan lalu Tentang pelaksana'an Dana Desa TA.2018 Desa hiligodu kec.somolo-molo yang di duga ada indikasi korupsi dan di duga dilakukan oleh TPK bersama kepala desa Hiligodu kacamatan somolo-molo Kab.Nias An.Setia lawolo

Pada laporan masyarakat tersebut telah di uraikan beberapa hal yang di duga tidak sesuai dengan aturan, sebagai berikut:
1, pemilihan TPK tidak melalui musyawarah desa.
2, TPK tidak pernah melakukan musyawarah sosialisasi tahapan kegiatan untuk menjelaskan jenis kegiatan dan sistem pelaksana'annya.
3, perkerasan jalan dari dusun I menuju dusun II sepanjang 550 meter hingga sampai sa'at ini belum selesai, dan juga pada pemasangan batu yang di gunakan ukuran 5x7 cm, yang seharusnya pada pengerasan minimal ukuran 10x15 cm.
4, perkerasan jalan dari dusun II menuju desa manao kec.idanogawo Kab.Nias sepanjang 800 meter belum selesai sekitar 20 meter dan 2 unit plat dwiker sampai sa'at ini belum di kerjakan dan tidak ada papan kegiatan

Pada tanggal 15 april 2019 Salah se'orang masyarakat An.AR.lawolo kepada media menyampaikan, beberapa minggu yang lalu pihak inspektorat telah melakukan pengauditan pada pelaksana'an Dana Desa TA.2018 di desa hiligodu kec.somolo-molo, dan sampai sa'at ini kami masih belum ketahui sampai mana proses pengauditan itu, "ujuar AR Lawolo,

Ketika hal ini di konfirmasi media kepada pihak inspektorat Kab.Nias dalam hal ini bapak manati zendato di ruang kerjanya selasa 23/04/2019, dia menjelaskan bahwa pihak inspektorat sudah maksimal untuk malakukan pengauditan bersama Tim Ahli dan hasil Audit tersebut sudah di serahkan kepada bapak Bupati Nias untuk menanda tangani,

Di katakannya, mungkin pada waktu yang tidak terlalu lama Hasil auditnya akan segera turun, maka pihak inspektorat nanti mengirim kepada camat somolo-molo, "ungkap Pak manati zendato.

Melalui telpon seluler media mengkonfirmasi kepada bapak Bupati Nias, dia mengatakan, Hasil audit itu nanti akan saya Cek, "ungkap pak bupati dengan singkat.

Kemudia AR.lowolo masyarakat desa hiligodu kepada media menyampaikan, dia berharap supaya pemerintah terkait bertindak tegas terhadap laporan kami sebagai masyarakat dan di proses sesuai dengan aturan. (MG)

Label:

Bupati Nias, Monitoring Pelaksana'an UNBK di SMP N.1 Gido

NIAS, GELORA HUKUM - Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli,MM.melakukan nonitoring pada pelaksana'an UNBK di SMP Negeri 1 Gido, di Desa Hikiweto, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Senin (22/04/2019).

Bupati menyampaikan pesan kepada siswa yang mengikuti UNBK tersebut agar selalu belajar dan mengerjakan semua soal UNBK dengan sungguh-sungguh.

Bupati juga berharap, siswa sekolah lanjut tingkat pertama (SLTP) yang lulus ujian Nasional berbasis Komputer (UNBK) di Kab.Nias agar melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Gido Torozatulo Zega menjelaskan, siswa yang mengikuti UNBK di SMP Negeri 1 Gido sebanyak 293 siswa, di bagi dalam tiga ruangan kelas dan dibagi dengan tiga sesi, UNBK digelar selama empat hari dimulai Senin 22 April berakhir Kamis 25 Apri 2019 dengan mata ujian Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Di tambahkannya, SMP Negeri 1 Gido terdiri dari 26 ruang kelas dengan jumlah siswa sebanyak 840 orang dan siswa SMP Negeri 1 Gido di layani oleh 65 guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara, Guru Bantu Daerah dan Guru Tidak Tetap. "ungkap kepala sekolah. (Makmur Gulo)

Label:

Selasa, 23 April 2019

Bawaslu Nisut : Dugaan Kecurangan Pada TPS III Hilina'a, Siapapun Bisa Melaporkan

NIAS UTARA, GELORA HUKUM - Ketua DPD Assosiasi Kabar Online Indonesia (Akrindo) Kep. Nias Jason Hulu, meminta KPU Nias Utra segenap Komisioner Bawaslu, agar pada TPS III Desa Hilina'a Kec. Alasa Talumuzoi Dapil III Kab. Nias Utara dihitung ulang, karena diduga kuat telah terjadi praktek penggelembungan suara sebagaimana tercatat dalam berita acara C1 berbeda pada hasil suara murni dalam kotak suara.

C1 Hasil Coretan
Hal ini terungkap atas bukti yang kita himpun berupa dokumen C1 yang ditanda tangani para saksi saksi, bahwa jumlah perolehan suara tercatat dalam masing masing kandidat yakni jumlah suara murni dan jumlah hasil coretan pada TPS III Hilina'a itu, khususnya pada Partai Hanura, tercatat suara Caleg urut 1 An. Dusman Zebua, jumlah suara awal hanya = 4 suara, sementara pada hasil coretan tersulap menjadi 14 suara, dan Edikarunia Hulu Caleg urut 6 jumlah suara awal = 27 suara, sementara hasil coretan tinggal 12 suara, dari fakta ini tentu pasti ada kandindat daulat rakyat yang menjadi korban sesama caleg dalam internal partai.

Dari kondisi ini ujian integritas KPU dan Bawaslu Nias Utara  menjadi taruhan, terlebih kepada Komisioner KPU senantiasa memiliki perhatian khusus atas persoalan ini, serta gerak nurani berbasis pelanan menjamin hak daulat warga negara,  sebab dari 5 orang komisioner KPU Nias Utara terdapat 2 orang yang telah mendapat sanksi dari DKPP bahkan waktu lalu telah kita gugat di pengadilan negeri medan dan kini lagi dirana Komisi Yudisial, untuk itu senantiasa KPU Nias Utara dapat lebih cermat dan tegas dalam menyikapi peroalan ini demi menghindari prasangka buruk dari masyarakat, tandas Jason.

Ketua Bawaslu Kab. Nias  Utara Memori Zondato Melalui Via telepon seluler menyatakan,  bila terjadi ketidak sesuaian hasil perolehan suara,  diatur dalam PKPU No.4 tentang rekaputulasi perolehan akhir, bila ada ketidak sesuaian jumlah suara yang ada pada C1 hologram (salinan) yang ada kepada saksi saksi atau kepada Panwas, maka Ketua PPK menghadirkan Ketua KPPS atau anggota untuk klarifikasi, bila masih terjadi ketidak sesesuaian mungkin Ketua KPPS menghindar atau tidak bisa menjelaskan, maka langkah selajutnya pembukaan C Plano.

Bila mana tidak terjadi ketidak sesuaian, maka bisa saja mengajukan keberatan oleh saksi atau Panwas, kalau saksi yang keberatan dipastikan mengisi DA2.

Langkah akhir adalah diatur dalam UU No.7 pasal 378, bahwa bila mana masih terjadi ketidak sesuaian Panwas mengajukan saran perbaikan di TPS yang bermasalah, bila hal itu tidak tercapai maka pihak Bawaslu/Panwas  merekomondasikan untuk melakukan perhitungan ulang pada TPS tersebut melalui kajian prodak hukum dan itu adalah pilihan akhir.

Bagi yang mengajukan  keberatan diharuskan mengisi DA2, karena DA2 itu dasar untuk menindaklanjutin pada tingkat Kabupaten, lalu siapa yang berhak mengajukan pelaporan kepada bawaslu "tidak terbatas" tidak harus partai politik, tidak harus saksi, tetapi setiap warga negara, bisa pemantau pemilu, atau peserta pemilu, boleh, tandas ketua bawaslu mengakhiri.

Hingga berita ini turun, pihak media tidak berhasil konfirmasi kepada Ketua PPK Alasa Talu Muzoi juga Kepada komisioner KPU Nias Utara. (Tim)

Label:

Senin, 22 April 2019

Wabup Nias, FKUB Harus Terus Memupuk Rasa Persaudara'an

NIAS, GELORA HUKUM - Rapat dewan penasehat dan pengurus FKUB (forum kerukunan umat beragama) Kab.NiasTahun 2019 berlangsung di Ruang tengah pendopo Kab.Nias, Senin 15/04/2019

Turut hadir, Bupati Nias, Kapolres Nias, Dandim 0213 Nias, Kajari Gunungsitoli, Dewa penasehat FKUB Kab.Nias, Ketua FKUB Kab.Nias dan jajaran, Kaban kesbangpol Kab.Nias dan hadirin lainnya,

Pada sambutan Wakil Bupati Nias Arosokhi waruwu, SH.MH, menyampaikan, FKUB (forum kerukunan umat beragama) Nias mengambil peran dalam menciptakan kerukunan umat beragama dan memberikan kesejukan di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, hal ini dapat di lihat disharmonidasi belum pernah terjadi antara umat beragama di Kab.Nias

Kerukunan umat beragama salah satu kunci terciptanya pemilihan umum yang aman dan damai, seluruh alim ulama, tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama agar memberi pencerahan kepada masyarakat agar saling menghargai antara pemeluk agama di indonesia

Semua tokoh agama bisa turut aktif menjaga ketentraman masyarakat menjelang pemilu serentak agar masyarakat tidak terbelah akibat isu sara karna potensi konflik juga di peruncing dengan keberada'an masyarakat dengan mudah di provokasi berita hoax dan ujaran kebencian

Lanjut wabup, berharap supaya ada kesadaran diri dari setiap pihak untuk mampu meredam dan tidak membiarkan konflik sosial mengarah pada desintegritas bangsa, karna negara membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

FKUB harus terus memupuk rasa persaudara'an dan semangat kebangsa'an di masyarakat,  dan FKUB juga harus terus aktif menumbuhkan rasa kebangsa'an di antara umat beragama agar terwujud pemilu yang damai

Wabup juga berharap, agar pengurus FKUB Kab.Nias melakukan percepatan pelaksana'an kegiatan yang telah di programkan dan di sesuaikan dengan dana yang tersedia dalam APBD TA.2019,
Dan juga melakukan langkah-langkah antisipasi untuk tetap terpeliharanya kerukunan dan toleransi antara umat beragama menjelang peraya'an hari-hari besar ke agama'an ke depan ini

Lanjut Wabup juga berharap, agar dewan penasehat dan pengurus FKUB Kab.Nias memberikan pendapat, masukan serta saran-saran untuk kelancaran fasilitasi kerukunan umat beragama Di Kab.Nias yang kita cintai ini, "ungkap wabup mengakhiri. (Makmur Gulo)

Label:

Aspeksindo Surati Presiden, Transportasi Masall Diliburkan.

NIAS, GELORA HUKUM - Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo), secara resmi mengirimkan surat kepada bapak Presiden, mengusulkan agar pada hari pencoblosan pemilu serentak 17 april 2019 seluruh transportasi massal diliburkan mulai pukul 06.00 hingga pukul 14.00, Jum'at (12/04/2019)

Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli MM, menjelaskan di dalam surat yang dia tandatangani sebagai Sekjend dan H Abdul Gafar Mas’ud SE selaku Ketua Umum Aspeksindo, ada dua hal yang diusulkan, yakni : mengusulkan kepada Presiden RI agar berkenan mengeluarkan kebijakan, untuk meliburkan aktivitas penerbangan domestik dan internasional termasuk transportasi Bus, Kereta Api (KA) dan Pelayaran, serta anggkutan massal lainnya.

Dan juga mengusulkan kepada pemilik usaha Perhotelan, untuk menyiapkan transportasi bagi tamu hotel maupun karyawannya menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat,”pungkasnya.

Sokhiatulo Laoli mengungkapkan, Pemilu serentak 2019 ini merupakan sejarah baru bagi pesta demokrasi di tanah air, karena pertama kali dilaksanakan secara bersamaan yaitu kertas suara calon anggota DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota serta kertas suara calon Presiden dan Wakil Presiden. Sehingga seluruh komponen bangsa perlu memaksimalkan partisipasi pemilih, demi suksesnya Pemilu 2019,

Di tambahkannya, pada Pemilu di tahun-tahun sebelumnya hanya berkisar 70 persen partisipasi pemilih, maka pada Pemilu 2019 ini diharapkan dapat meningkat hingga 85 persen.

Dikatakannya, untuk mencapai target tersebut, diperlukan kerja sama dan sinegritas di antara pemangku kepentingan, baik penyelenggara maupun jajaran Pemerintah Pusat sampai ke Daerah.

“Pemilu merupakan kewajiban setiap warga Negara, terlebih sebagai penyelenggara Negara, wajib menyukseskan Pemilu sesuai aturan sebagaimana yang sudah diatur didalam perundang-undangan. (Makmur Gulo)

Label:

Dikeroyok Hingga Parah, Ibu Korban Lapor Polisi


NIAS BARAT, GELORA HUKUM - Ibu dari April Berkat Iman Zai (17) korban pengeroyokan,  laporkan sejumlah pemuda  berotot atas  musibah berupa penganiayaan yang menimpa anaknya dilapangan semi bola kaki Desa lologolu Kecamatan Mandrehe Kab. Nias Barat, Jum'at (19/4/2019)

Kejadian ini berawal disaat korban dan temannya serta diduga pelaku utama sedang bermain bola kaki bersama, namun disaat saling rebutan bola tiba tiba pelaku berinisial NAG langsung menyerang korban dengan tumbukan, akhirnya terjadi dorong mendorong tetapi teman teman bermain bola turut meleraikan, namun dalam hitungan menit tiba tiba Ayah dari pelaku utama (NAG) datang dan langsung mendorong korban hingga jatuh tak berdaya, tutur saksi mata yang tidak bersedia disebut namanya.

Lanjutnya, setelah Korban jatuh terkapar, maka sejumlah teman pelaku langsung mengeroyok korban "memukul dan menginjk" diantaranya FG, fG,TG, NAG dan YMG, melihat korban tidak berdaya dan pingsan akhirnya para pelaku pergi, selanjutnya pihak keluarga langsung diboyong korban di Rumah Sakit Rawat inap Mandrehe.

Setelah korban dirawat beberapa saat dirumah sakit rawat inap Mandrehe namun karena melihat kondisi korban semakin parah (sesak nafas dan terus menjerit karena terasa sakit dalam dan diseluruh tubuh) akhirnya pihak rumah sakit Mandrehe merujuk korban di RSU Gunungsitoli, sehingga sampai berita ini turun korban sedang menjalani perawatan serius di RSU Gunungsitoli.

Besoknya setelah kejadian itu terjadi oleh ibu korban Utisa Gea langsung membuat pelaporan polisi di Polsek Mandrehe, seraya berharap agar pihak pelaku yang mengeroyok anaknya segera ditindak tegas. (EZ/PG)

Label:

Minggu, 21 April 2019

Bupati Nias Bersama Istri Mencoblos Di TPS 1 Lolozasai


NIAS, GELORA HUKUM - Bupati Nias Drs.Sokhiaatulo Laoli,MM bersama istri ikut mencoblos pemilihan Presiden dan wakil presiden dan pemilihan anggota legialatif di TPS 01 Desa Lolozasai Kecamatan Gido Kabupaten Nias, Rabu/17/4/2019

Ketua KPPS TPS 1 desa Lolozasae Rahmat Yohanes Laoli menyampaikan, jumlah DPT di TPS 1 ini berjumlah 293, dimana untuk pemilih laki laki berjumlah 143 orang, dan pemilih perempuan berjumlah 150 orang.

ditambahkannya,pelaksanaan pemungutan suara di TPS ini berlangsung aman dan lancar, termasuk juga logistik pemilu tidak ada yang kekurangan “ Ujar Rahmat

Bupati Nias menyampaikan, khususnya di kabupaten Nias dan pada umumnya sebangsa indonesia supaya menerima hasil pemilu ini dengan baik dan juga siapa pun yang memenangkan kompetisi ini baik yang kita pilih maupun yang bukan kita pilih itu harus kita terima dan pilihan siapa pun yang memenangkan itu adalah pilihan kita semua bangsa indonesia, " ungkap Bupati

Kemudian bupati Nias setelah melakukan pencoblosan yang di kawal oleh ajudannya, melakukan pemantauan di beberapa TPS yang ada di kecamatan Gido, kecamatan Sogaedu,hingga di kecamatan Idanogawo, dan kecamatan Bawolato. (Makmur Gulo)

Label:

PPK MA'U Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu 2019.


NIAS, GELORA HUKUM - Rapat pleno terbuka rekapitulasi Tersebut Mulai pada hari sabtu 20/04/2019 bertempat di Aula Kantor kecamatan ma'u Kab. Nias.

Rekapitulasi ini untuk perhitungan Presiden, DPR-RI, DPD-RI, dan DPR Provinsi serta DPRD Kabupaten pada daerah pemilihan (Dapil) I khususnya kecamatan Ma'u Kab. Nias

Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, Minggu 21/4/2019 agenda rapat pleno terbuka rekapitulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tingkat Kecamatan Ma'u Kabupaten Nias tersebut disaksikan oleh para saksi dari masing-masing partai serta Polri, Plt. camat Ma'u RUDIN WARUWU,ST, dan ketua Panwascam Ma'u MASDELIMAN WARUWU dan panitia pengumutan suara (PPS) yang ada di wilayah kecamatan ma'u Kabupaten Nias.

Ketua PPK Kec.Ma'u Marinus Waruwu S.pd mengatakan, kegiatan penyelenggaraan pemilu pada rabu 17 April 2019 di semua tingkat KPPS telah melaksanakan dengan baik

Di tambahkannya, moment ini wajib di kawal bersama dan harapan kita bahwa partai politik juga dapat turut bekerja sama untuk mendukung proses rekapitulasi suara ini

Lanjut Marinus, meski kegiatan ini masih berlangsung Namun setidaknya kita bersama mampu menjaga ketertiban dan keamanan dalam proses berjalannya rekapitulasi ini.

Jika ada yang keberatan dan tidak puas, silahkan berkomentar Sehingga kita kawal sama-sama sampai ditingkat KPU Kab.Nias, "ungkapnya. (Nota Gulo)

Label:

Selasa, 16 April 2019

Kena OTT Timsukses Caleg DPRD Propsu

GUNUNGSITOLI, GELORA HUKUM - Masa tenang yang sangat hangat, memanasnya politik uang juga tidak luput dari pantauan, membuat pihak pengamanan dari Kepolisian Resor (Polres ) Nias bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) 2019 melakukan “Tangkap Tangan” terhadap dugaan terjadinya Money Politik (Politik Uang). 

Berdasarkan Informasi atas kejadian ini yang di terima awak media, berawal atas informasi yang diterima oleh Sat reskrim Polres Nias bahwa adanya dugaan money politik ( politik uang ) pada pemilihan salah seorang Calon Anggota DPRD Propinsi Sumatera Utara Dapil – 8 ( Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat dan Kabupaten Nias Selatan ) dari Partai Gerindra Nomor Urut 5 berinisial DG.

Berdasar informasi tersebut Personil Sat Reskrim Polres Nias melakukan penyelidikan atas kebenaran informasi tersebut dan dilakukan penyelidikan ternyata benar ada aktifitas di Posko Relawan Calon Legilatif DPRD Propinsi Sumatera Utara itu.

Setelah berkoordinasi dengan pihak Bawaslu Kota Gunungsitoli, Personil Sat Reskrim Polres Nias mengintai dan mengikuti 1 ( satu ) unit sepeda motor yang keluar dari Posko Relawan dimaksud yang dikendarai oleh seorang laki – laki ( setelah diketahui bernama MH alias AW dan berboncengan dengan seorang laki – laki lainnya ( setelah diketahui bernama KT alias K.

Pihak Personil Polres nias menyitop sepeda motor tersebut dan pengendara sepeda motor disuruh untuk membuka jok sepeda motornya dan ternyata di dalam jok sepeda motor tersebut ditemukan 1 ( satu ) blok uang senilai Rp. 20.000.000,- ( dua puluh juta rupiah ) yang terdiri dari uang pecahan Rp.20.000,- (dua puluh ribu rupiah)

Diketahui dari penjelasan laki – laki tersebut bahwa uang tersebut diambil dari Posko Relawan Caleg Propinsi Sumatera Utara an. DG yang diserahkan oleh laki – laki yang bernama FL alias AE kepada MH alias A, kepadanya kedua laki – laki tersebut masing – masing an. MH alias AW dan KT alias K diamankan dan dibawa ke Kantor Posko Relawan Caleg DG dan Tim bertemu dengan Caleg DPRD Propinsi Sumatera Utara dari Partai Gerindra Nomor Ururt 5 Dapil – 8 Kepulauan Nias an. DG, DG mengakui benar ada menyerahkan uang kepada FL Alias AE sebesar Rp. 60.000.000,- ( enam puluh juta rupiah ) untuk keperluan Pemilihan dirinya sebagai Caleg DPRD Propinsi Sumatera Utara untuk pemilih di wilayah Kecamatan Namohalu Esiwa dan Lahewa Timur.

Berkat pengakuan DG, Tim melakukan pencarian terhadap laki – laki yang bernama FL Alias AE. FL Alias AE yang sedang mengendarai sepeda motor diamankan serta ditemukan uang tunai sebesar Rp. 40.000.000,- ( empat puluh juta rupiah ).

Pengakuan FL alias lias AE, bahwa benar FL Alias AE telah menerima uang dari DG ( Caleg DPRD Propinsi dari Partai Gerindra ) yang diserahkan di Posko Relawan yang mana uang tersebut dipergunakan untuk pemenangan DG sebagai Caleg DPRD Propinsi Sumatera Utara pada Pemilu tanggal 17 April 2019.

Pengakuan FL alias AE uang tersebut akan dibagikan kepada pemilih di wilayah Kecamatan Namohalu Esiwa dan Kecamatan Lahewa Timur dengan jumlah pemilih sebanyak 2.400 orang, serta besar uang yang akan diberikan setiap pemilih sebesar Rp. 20.000,- ( dua puluh ribu rupiah ) dengan total sebesar Rp. 48.000.000,- ( empat puluh delapan juta rupiah ) sedangkan Rp. 12.000.000,- ( dua belas juta rupiah ) adalah biaya serta uang minyak Tim yang bekerja di lapangan.

Dari Posko Relawan Caleg DPRD Propinsi Sumatera Utara an. DG di dapatkan dokumen tanda terima uang kepada FL Alias A serta catatan jumlah pemilih dan nama pemilih serta foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilih di setiap Desa di Wilayah Kecamatan Namohalu Esiwa dan Kecamatan Lahewa Timur.

Salah seorang Oknum Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Propinsi Sumatera Utara Daerah pemilihan (Dapil) 8 (Delapan), di 5 Kabupaten Kota di Kepulauan Nias, Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Nias Selatan, dari Partai Gerindra Nomor Urut 5 Atas Nama Damili R Gea, SH.M.Si juga sebagai Ketua Tim Pemenang Capres-Cawapres No 02 Prabowo-Sandiago Uno se Kepulauan Nias, selasa 16/04/2019 sekitar pukul 02.40 wib dini hari.

Hal tersebut terjadi pada Hari Selasa tanggal 16 April 2019 sekira pukul 02.40 wib di Jln. Sirao No. 07 ( Posko Relawan Caleg DPRD Propinsi Sumut Dapil 8 Kepulauan Nias dari PARTAI GERINDRA NOMOR URUT 5 an. DAMILI R.GEA, SH, M. si) Kelurahan Pasar Kec. Gunungsitoli Kota Gunungsitoli.

Piihak Jajaran Polres Nias bersama Bawaslu Kota Gunungsitoli mengamankan beberapa orang bernisial antara lain :
1. MH, Alias AW, laki-laki, 37 tahun, Katholik, Petani, warga Dahadano Desa Sisarahili Kec. Namohalu Esiwa Kabupaten . Nias Utara.
2. KT Alias K, laki-lakik, 18 tahun, Kristen, Pelajar, Warga Desa Fadoro Lasara Kec. Gunungsitoli Kota Gunungsitoli.
3. FL Alias AE, laki-laki, 55 tahun, Kristen, Petani, Warga Dahadano Desa Berua Kec. Namohalu Esiwa Kabupaten Nias Utara.
4. DG Alias AW, lk, 54 tahun, Kristen, Pengacara, Jln. Deli Hijau No. 3 Villa Manila Kel. Tanjung Sari Kec. Medan Selayang Kota Medan atau Jln. Sirao Dalam No. 01 Kelurahan Pasar Kec. Gunungsitoli Kota Gunungsitoli. Juga di amankan barang Bukti antara lain :
1. Uang sebesar Rp. 60.000.000,- ( enam puluh juta rupiah ) terdiri dari uang pecahan Rp. 20.000,- ( dua puluh ribu rupiah ).
2. Kwitansi Tanda Terima Uang.
3. Catatan jumlah pemilih setiap Desa di Wilayah Kecamatan Namohalu Esiwa dan Kecamatan Lahewa Timur Kabupaten Nias Utara
4. Daftar nama – Nama pemilih di wilayah Kecamatan Namohalu Esiwa dan Kecamatan Lahewa Timur Kabupaten Nias Utara
5. 1 ( satu ) buah Laptop Merk ACER berwarna Gold.
6. 1 ( satu ) buah Printer Merk PIXMA berwarna Hitam.
7. 2 ( dua) unit sepeda motor.

Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan membenarkan atas kejadian tersebut, dan pihaknya sedang dalam ptoses penyelidikan untuk ditindaklanjuti.

Sampai turun berita ini pihak awak media tidak berhasil melakukan konfirmasi terhadap Damili R Gea, dan hpnya terus non aktif.  (Swarno)

Label:

Minggu, 14 April 2019

Pemkab Nias, Gelar Malam Pesona Budaya Kab.Nias

NIAS, GELORA HUKUM - Pemerintah Kabupaten Nias menggelar Malam Pesona Budaya daerah  Kabupaten Nias PRSU Ke-48 tahun 2019 yang di laksanakan di medan Sumatera Utara sabtu 06/04/2019

Acara tersebut sebagai bagian ke ikut serta'an dalam meningkatkan perekonomian Sumatera Utara melalui promosi budaya dan industri pariwisata.

Turut hadir pada acara Gelas Malam Pesona Kabupaten Nias, Bupati Nias, Sokhiatulo Laoli, Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Firman Yanus Larosa, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Nias dan jajaran, Mewakili Gubernur Sumatera Utara Ibu Riang telaumbanua, Tokoh Masyarakat Nias di Sumatera Utara, Anggota DPRD Kabupaten Nias, Anggota DPRD Propinsi Sumatera Utara, serta Para Undangan lainnya.

Pada kegiatan tersebut,  Nias hadir dengan membawa tarian yaitu tari Fame Afo, tari Tuwu, tari Moyo, tari Baluse dan tari Nias kreasi baru yang di tampilkan di
panggung Keong PRSU, kota Medan sumatera Utara, yang diperkirakan akan berlangsung spektakuler dan mampu menghipnotis pengunjung,

Pada sambutan Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, Pemerintah Kabupaten Nias sedang melaksanakan satu program pengembangan kawasan ekonomi cepat tumbuh yang di namai Kawasan “Soziona” (Somi, Bozihona, Tagaule Onolimbu Nalawo,
Dalam kawasan ini menyusuri Pantai Timur Wilayah Kabupaten Nias sepanjang 48 Kilometer yang berada sekitar 5 Kilometer dari Bandara Binaka Gunungsitoli. Kawasan ini memiliki potensi Wisata Bahari,Wisata Pantai dan Potensi Pengembangan pertumbuhan ekonomi daerah, "ujar Bupati

Bupati Nias juga menyampaikan bahwa pada tanggal 14 September 2019 mendatang, pemerintah telah menetapkan Kepulauan Nias menjadi Tuan Rumah Penyelenggara'an Sail Nias 2019 yang bertaraf Internasional dengan melibatkan berbagai Kementerian dan seluruh Kabupaten Kota Di Kepulauan Nias yang nantinya di laksanakan di Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan, ungkap Sokhiatulo

Bupati juga menyampaikan ucapan Terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahyadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah yang mendukung penuh penyelenggaraan sail Nias 2019 di kepulauan Nias,

Di jelaskannya, Even Sail Nias yang sudah di lonching oleh menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudaya'an RI Puan Maharani pada tanggal 14 Maret 2019 bulan yang lalu di Jakarta denga tema “ NIAS MENUJU GERBANG DESTINASI WISATA DUNIA” yang bertujuan Mengangkat dan Mengenbangkan Kepariwisata'an dan Kemaritiman  Kepulauan Nias  ke Dunia Internasional seperti, Free Diving International Competition, Baech Volleball International; Tourment  Sail Nias, Fishing International Sail Nias 2019 dan Nias 1000 tenda, "ungkap bupati mengakhiri. (Makmur Gulo)

Kepulauan Riau : Perbatasan Strategis Dan Wilayah Ekonomis Dalam Payung Indonesia Maju


BATAM, GELORA HUKUM - Suasana ketika berlangsung Rapat Umum Terbuka (Kampanye) Pasangan Calon (Paslon 01) Jokowi - Amin, di Batam, Kepri, Sabtu, 6 April 2019. Calon Presiden (Capres) Jokowi menghadiri langsung dan menyampaikan Pidato Kampanye Politik di tengah-tengah ratusan ribu massa rakyat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Beberapa saat setelah itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD)  Provinsi Kepri Dr. Soerya Respationo, SH, MH bertemu dan berdiskusi bersama Firman Jaya Daeli (mantan Ketua DPP PDI Perjuangan dan Anggota DPR-RI), di Batam, Kepri. Pertemuan diskusi informal dan kekeluargaan ini dihadiri juga oleh beberapa tokoh agama (Ustad) dan tokoh masyarakat. Pertemuan ini mendiskusikan dan mengagendakan sejumlah hal strategis dan teknis yang telah dan akan dilaksanakan untuk semakin meningkat secara berarti. 

Perihal strategis dan teknis ini berkaitan dan berintikan pada perkuatan pemenangan Jokowi - Amin (01) sehingga hakekat prestasi gemilang dan keberhasilan program kinerja serta kualitas pelayanan dan kepemimpinan Presiden RI Jokowi di "SATU" periode ini yang telah teruji baik dan bersih ; juga terbukti berhasil dan bermanfaat - dapat ditingkatkan dan diteruskan "SATU" periode lagi. Dengan demikian masyarakat dan bangsa Indonesia bertekad bulat dan berkemauan kuat mendukung Jokowi lagi melanjutkan kepemimpinan sebagai Presiden bersama K.H. Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden untuk mengabdi dan melayani masyarakat dan bangsa Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berideologi dan berfalsafah Pancasila berdasarkan konstitusi UUD 1945. 

Provinsi Kepri adalah salah satu di antara sejumlah wilayah di Indonesia yang menjadi kawasan rapat umum terbuka (kampanye) Pasangan Calon (Pascal) Jokowi - Amin (01). Menurut Firman Jaya Daeli yang pernah menjadi salah seorang Pansus DPR-RI Pembentukan Provinsi Kepri, penetapan Provinsi Kepri menjadi kawasan Rapat Umum Terbuka merupakan satu pilihan tepat dan jitu. Perihal ini berbasis dan berorientasi pada Provinsi Kepri yang memiliki posisi penting dengan geostrategis kawasan di berbagai bidang yang berpengaruh dan menentukan. Provinsi Kepri juga memiliki letak politik geografis kawasan perbatasan untuk memperkuat kedaulatan bangsa dan keutuhan wilayah NKRI karena berbatasan dengan sejumlah negara-negara sahabat. Provinsi Kepri juga tergolong luas dan variatif berpengaruh dengan ciri khas kepulauan (memiliki amat banyak pulau) dan memiliki wilayah kelautan yang luas ; juga mengandung sumber daya alam dan potensi kekayaan yang beraneka ragam beserta kawasan wisata dan industri pariwisata serta berbagai jenis perekonomian, perindustrian, perdagangan, keuangan, jasa, dan lain-lain.

Menurut Dr. Soerya Respationo, SH, MH yang juga merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau, kehadiran rakyat dan jumlah massa pendukung yang datang menghadiri Rapat Umum Terbuka (Kampanye) Jokowi - Amin, di Batam, Kepri, Sabtu, 6 April 2019 diperkirakan lebih dari 120.00 ribu orang di dalam lapangan maupun di sekitar kawasan lapangan. Capres 01 Jokowi menghadiri dan menyampaikan Pidato Kampanye Politik yang merakyat, sederhana, sejuk, teduh, lugas, tegas, yang bermuatan pada keberhasilan program-program dan kinerja Pemerintahan Nasional sekaligus peningkatan, penerusan, dan pemantapan program pilihan dan kegiatan aksi ; serta program kebijakan 3 kartu Jokowi - Amin. 

Menurut Dr. Soerya Respationo, SH, MH yang pernah memimpin Provinsi Kepri sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi dan Wakil Gubernur, inti program dan keberhasilan kepemimpinan Jokowi selama ini di periode pertama pada dasarnya bertujuan membangun dan memajukan Provinsi Kepri dan juga mendukung dan mendorong percepatan dan peningkatan Pembangunan Provinsi Kepri. Firman Jaya Daeli yang juga pernah menjadi Komisi Politik (Pemerintahan) Dan Hukum DPR-RI, berpendapat bahwa Visi, Misi, Dan Program Jokowi - Amin di periode lanjutan ini yang merupakan program peningkatan, percepatan, dan perluasan pembangunan nasional. Program ini dirumuskan dan dijalankan secara semakin serius dan maksimal dengan semangat bergotong royong dalam "Payung Indonesia Maju". (Tim)

Label:

Kampanye Demokrasi : Kemenangan Rakyat Dan Makna Kepemimpinan Lanjutan Jokowi-Amin


JAKARTA, GELORA HUKUM - Rapat Umum Terbuka (Kampanye) Paslon Jokowi Amin (01) berlangsung, di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu, 13 Februari 2019. Hadir ratusan ribu rakyat di dalam dan di luar kawasan GBK. Ratusan ribu lagi massa rakyat datang menghadiri juga yang berada dan bertahan mengikuti Kampanye di luar kawasan sembari mengikuti rangkaian acara secara penuh dan total dengan radius 1 km lebih di sekitar atau di luar kawasan Senayan. Ratusan ribu lagi rakyat - dengan gembira dan bahagia mau dan mampu berjalan dan berdiri lama membentuk lautan massa di seputar dan sepanjang kawasan jalan Sudirman, jalan Gatot Subroto, kawasan Palmerah, Slipi, Kebayoran Baru. Hampir 1 juta rakyat bersemangat tinggi dan bergembira bahagia menghadiri dan mengikuti seksama dan antusias Kampanye.

Capres Jokowi dan Ibu Iriana Joko Widodo menghadiri Kampanye dan mendekati ratusan ribu secara langsung dan dengan hangat sembari menyapa rakyat - baik yang berada di dalam maupun di luar GBK. Capres Jokowi juga menyampaikan Pidato Kampanye yang konstruksinya dan isinya berintikan pada keberhasilan dan keberlanjutan Pemerintahan Jokowi dan Kepemimpinan Nasional Jokowi bersama rakyat Indonesia dari periode 1 sekarang ini menjadi 1 periode lagi. Perihal ini semakin berhasil dan bermakna ketika rakyat pemilih menggunakan kedaulatan politik dan hak konstitusional untuk memilih dan memenangkan Jokowi-Amin (01) secara berarti dan signifikan. Kemudian Cawapres K.H. Ma'ruf Amin yang hadir bersama Ibu - menyampaikan Pidato Kampanye ; dan juga Doa. 

Hadir sejumlah tamu penting dan undangan khusus serta Tim Inti Pemenangan yang berada di Tribune VVIP. Ada Wakil Presiden (Wapres) RI H.M. Jusuf Kalla (JK), Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Hj. Megawati Soekarnoputri, para Ketua Umum Parpol Koalisi Pendukung Jokowi-Amin (Ketum PG Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PPP Suharso Monoarfa, Ketum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Ketum PKPI Diaz Hendropriyono, Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketum PSI Grace Natalie, Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra). Hadir sejumlah tokoh dan pemimpin agama-agama dan kepercayaan. Ada beberapa tokoh dari kalangan agama Islam, yaitu : Ulama, Ustad, Habib karismatik dan berpengaruh, antara lain : K.H. Maimun Zubair, K.H. Nur Iskandar, K.H. Tuan Guru Bajang, Ustad Yusuf Mansyur, dan lain-lain. Ada beberapa tokoh dan pemimpin dari kalangan agama Kristen, agama Katolik, agama Hindu, agama Budha, agama Konghuchu, dan Aliran Kepercayaan. Hadir juga pimpinan ormas dan komunitas relawan pendukung Jokowi-Amin.

Hadir juga di Tribune VVIP, antara lain Kepala Staf Presiden dan mantan Panglima TNI Jenderal TNI Purn. Moeldoko yang duduk berdampingan dengan Firman Jaya Daeli (mantan Ketua DPP PDI Perjuangan dan Anggota DPR-RI), Yuli Indriasari (Bendum DPP SUN dan alumni UGM), mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat dan Ibu, Muhammad Lutfi (mantan Menteri Perdagangan RI dan Kepala BKPM RI), Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Ibu. Kemudian hadir sejumlah Pejabat Tinggi Negara, antara lain Ketua DPR-RI, Ketua DPD-RI, Menko Polhukam RI, Menko PMK RI, Menko Kemaritiman RI, Seskab RI, Mendagri RI, Kepala BIN RI, Sidarto Danusubroto (mantan Ketua MPR-RI), Jenderal TNI Purn. Agum Gumelar (mantan Menko Polhukam RI dan Menhub RI), Alwi Shihab (mantan Menlu RI), dan lain-lain. Bendum DPP SUN datang menghadiri bersama Ketum DPP SUN Nur Pandysyah, Sekjen DPP SUN Anton Weka, dan rombongan. 

Hadir juga sejumlah tokoh masyarakat, pimpinan Ormas dan NGO/LSM, tokoh dan pimpinan media massa, kalangan aktifis, jurnalis, profesional, ekonomi kreatif, para akademisi/ilmuwan/intelektual/cendekiawan, seniman dan budayawan (antara lain : Goenawan Mohamad, Slamet Rahardjo, dan lain-lain), para politisi senior, pengusaha nasional, dan lain-lain. Tampak sejumlah foto ketika di Tribune VVIP mengikuti rangkaian acara Kampanye, antara lain : tampak dalam foto Kepala Staf Presiden dan mantan Panglima TNI Jenderal TNI Purn. Moeldoko saat bersama dengan Firman Jaya Daeli (mantan Ketua DPP PDI Perjuangan dan Anggota DPR-RI). Ada foto Firman Jaya Daeli saat bersama mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat dan Ibu, Muhammad Lutfi (mantan Menteri Perdagangan RI dan Kepala BKPM RI), Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Ibu, dan Bendum DPP SUN. Ada foto saat Ketua DPR-RI Bambang Susatyo bersama Firman Jaya Daeli, Dr. Yunarto Wijaya (Pengamat Politik dan Peneliti), dan Bendum DPP SUN. Ada juga foto Mendagri RI Tjahjo Kumolo bersama Firman Jaya Daeli dan Pengusaha Nasional Sofyan Wanandi.

Rapat Umum Terbuka ini meski merupakan Kampanye Politik namun acaranya dipersiapkan dan diselenggarakan dengan berbagai rangkaian, bentuk, dan jenis kegiatan kreatif dan positif. Sungguh sangat bernuansa kerakyatan dan kebangsaan dengan semangat milenial dalam Payung Dan Terang Indonesia Maju. Kampanye sungguh-sungguh bersifat nusantara (kerakyatan, kebangsaan, dan kemanusiaan dalam etos semangat Bhinneka Tunggal Ika). Kampanye disemarakkan dengan nuansa keadaban dan kebudayaan melalui atraksi seni dan budaya yang ditampilkan ratusan artis seniman kenamaan dengan warna musik, seni, dan budaya yang aneka ragam. 

Rangkaian acara selama Rapat Umum Terbuka (Kampanye) semakin semarak dan dinamis dengan penampilan Grup Slank serta ratusan artis terkenal dan ternama. Hampir 1 juta rakyat yang datang menghadiri Kampanye - dengan bersikap 1 dan berpendirian 1 untuk bertekad 1 dan bertujuan 1 yaitu Memenangkan Jokowi-Amin melanjutkan dan menuntaskan 1 periode lagi dengan 1 maksud dan 1 tujuan yaitu menyelenggarakan, memperjuangkan,  menjalankan, dan membumikan Suara Untuk Negeri agar semakin bersatu, berdaulat, kuat, demokratis, adil, damai, sejahtera, dan makmur dalam 1 Payung Besar Dan 1 Pancaran Terang Tema "Indonesia Maju" yang berideologi dan berfalsafah Pancasila dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan semangat dan etos Bhinneka Tunggal Ika berdasarkan konstitusi UUD 1945. (Tim)

Label:

Kamis, 11 April 2019

Pemkab Nias, Apresiasi Simulasi Pemilu Yang Digelar KPU

NIAS, GOLORA HUKUM - Pemerintah Kab.Nias menyambut baik simulasi pemungutan dan penghitungan suara pada pemilu serentak 17 April 2019, yang digelar oleh Komisi pemilihan Umum (KPU) Kab. Nias yang berlangsung di halaman Kantor KPU Kab.Nias, selasa (09/04/2019)

Pada arahan dan bimbingan bupati Nias yang di wakili oleh sekda Kab.Nias Drs.Firman Yanus larosa mengatakan, pemerintah Kab.Nias sangat mengapresiasi simulasi yang di gelar oleh KPU Kab.Nias, di mana dengan simulasi tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat pada pemilihan Nantinya,

Lanjut sekda, pemerintah Kab.Nias selalu siap mendukung serta mefasilitasi Program KPU untuk mensukseskan pemilu serentak tahun 2019, dan kepada stakeholder yang terkait dengan pelaksana'an pemilu agar dapat menjalankan tugas masing-masing dengan penuh tanggung jawab
demi mewujudkan suksesnya pesta demokrasi 

Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Nias untuk datang di TPS dan menggunakan hak pilih nya pada 17 April 2019 dengan mengedepankan semangat pemilih berdaulat Negara kuat, ungkap sekda mengakhiri. (MG)

Label: