Senin, 26 April 2021

Gubsu Lantik 8 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020

MEDAN, GELORA HUKUM - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, melantik 8 pasangan kepala daerah di Sumut hasil dari Pilkada 2020, yang terdiri dari 6 bupati/wakil bupati dan 2 wali kota/wakil wali kota.Pelantikan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (26/04/2021).

Hadir Forkopimda, di antaranya Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra, Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hasanuddin, dan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah, dan Sekdaprov Sumut, R Sabrina.

Dan berikut 8 pasangan kepala daerah yang akan dilantik:

1. Wali Kota Binjai Amir Hamzah.

2. Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi.

3. Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang dan Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting.

4. Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu dan Wakil Bupati Nias Barat Era-era Hia.

5. Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu dan Wakil Bupati Nias Utara Usman Zega.

6. Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom dan Wakil Bupati Samosir Martua Sitanggang.

7. Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli.

8. Bupati Nias Selatan Hilarius Duha dan Wakil Bupati Nias Selatan Firman Giawa.

Kepada para kepala daerah, Gubernur Edy Rahmayadi memberi pesan agar rajin berolahraga. Sebab ia menyoroti bahwa para kepala daerah yang dilantik itu, sulit menggerakkan badan.

"Yang pertama saya ingin menyampaikan bahwa kesehatan itu perlu. Saya meihat bapak-bapak, wali kota, bupati berputar dari sini ke sini, itu sulit sekali," kata Edy.

Dengan sulit menggerakkan badan, ia tak bisa membayangkan bagaimana nanti kalau para kepala daerah itu turun ke lapangan meninjau sawah yang tersumbat air, melihat sungai yang meluap, dan harus melihat hutan yang ditebang.

"Untuk itu saya mohon dengan segala hormat, olahragalah kalian. Ajak Dandim, ajak Kapolres, ajak Kajari olahraga. Sehingga bisa dengan sempurna melaksanakan tugas itu," kata Gubernur Edy.

"Kita lebih cenderung sebagai aparat, pimpinan politik yang selalu dan selalu mengkontrol, melihat. Kita selaku tataran kebijakan, kita harus turun ke lapangan, untuk memastikan itu," ujar Edy lagi.(Antoni Pakpahan)

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda