Kades Lahemo, Minta Perhatian Pemda Nias Atas Longsornya Makam Tuada Ho - Gelora Hukum

Breaking

Rabu, 17 Maret 2021

Kades Lahemo, Minta Perhatian Pemda Nias Atas Longsornya Makam Tuada Ho


NIAS, GELORA HUKUM - Salah satu destinasi wisata budaya di Kabupaten Nias yang terletak di Desa Lahemo Kecamatan Gido Kab.Nias yaitu Makam Tuada Ho, akibat hujan deras pada selasa malam 16/03 sehingga bangunan di pinggiran Makam tersebut longsor. Hal itu kepada gelorahukum di sampaikan Kades Lahemo Fa'ahakho Dodo Waruwu. (18/03)

Kejadian itu pada tanggal 16/03 malam hari akibat hujan yang sangat deras sekali. Dan esok paginya 17/03 saya di infokan oleh warga setempat dan perangkat Desa Lahemo bahwa di tempat Makam Tuado Ho telah terjadi longsor sehingga saat itu saya gerak langsung ke lokasi untuk melihatnya."Papar Kades.

Tambahnya, "Ketika saya sampai di lokasi terlihat bahwa bangunan di sekitar Makam Tuada Ho sudah longsor seperti tembok penahan dan semua bahan material longsor sehingga mengakibatkan jalan raya tertutup. "Sembari orang nomor satu di lahemo itu menjelaskan, perlu di ketahui bahwa sebelumnya tidak ada tanda-tanda kelongsoran atau yang rentak pada bangunan tersebut, namun karena akibat hujan deras malam itu sehingga mengakibatkan kelongsoran tentu kita sebagai manuasia tidak bisa menahannya. Sementara Makam Tuada Ho masih utuh seperti biasa."Jelas kades

Lajut Kades, "Dengan secepat mungkin kami akan melakukan pembersihan di lokasi itu bersama masyarakat terutama pada jalan raya, namun untuk sementara saya himbau agar masyarakat pengedara roda dua dan empat berhati-hati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan."Imbaunya

Kepala Desa Lahemo Fa'ahakho Dodo Waruwu juga menyampaikan, "Kami sangat berharap kepada pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata Kab.Nias supaya lokasi ini dapat di perhatikan, dimana lokasi makam tuada ho ini merupakan salah satu destinasi wisata budaya Kab.Nias. Dan juga kepada pemerintah provinsi sumatera utara dapat memberi perhatiannya khusus untuk melestarikan peninggalan bersejarah nenek moyang kita TUADO HO."Tandas orang nomor satu di desa lahemo itu Fa'ahakho Dodo Waruwu mengakhriri. (Makmur Gulo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOSOK