PA Tarorogo di Pendopo Bupati Nias Barat Penuh Hikmah - Gelora Hukum

Breaking

Minggu, 20 Oktober 2019

PA Tarorogo di Pendopo Bupati Nias Barat Penuh Hikmah


NIAS BARAT, GELORA HUKUM - Kegiatan rutin STM Tarorogo Nias Barat berupa Pendalaman Alkitab (PA) terlaksana dengan penuh hikmah di Pendopo Bupati Nias Barat (20/9/2019).

Sebelum acara kebaktian dimulai, diawali kata pembukaan disampaikan Ketua STM Tarorogo Ama Ove Gulo mengatakan; STM Tarorogo ini prinsipnya adalah "Sosial Amal" dalam rangka memelihara rasa kebersamaan antara sesama, Gontong royong dan saling tolong menolong.

Lanjut Pak Ama Ove, STM Tarorogo ini sudah terbentuk selama 15 Tahun lamanya, walaupun baru tahun lalu keluar pengesahan dari Mentri dalam Negeri, itupun kami uruskan karena tuntutan waktu.

Pelaksanaan PA ini sejak 15 tahun lalu tidak pernah tidak terlaksana satu kali dalam sebulan dan dilakukan secara bergiliran pada masing-masing keluarga besar Tarorogo.

Kegiatan PA ini bagian dari salah satu kegiatan STM Tarorogo, lainnya adalah kegiatan Koperasi dengan nama "Tarorogo Nias Barat" dan sudah berbadan hukum, sementara dalam bentuk sosial amal yaitu Keluarga besar Tarorogo tanpa kecuali wajib mengambil bagian apa bila terjadi kemalangan, pernikahan, pembangunan rumah dan dukungan moril bagi kelurga Tarorogo bila ada anak mereka yang menyelesaikan studi pada bangku kuliah, serta kunjungan sosial bagi anak anak yatim, dsb, tandas Pak Ama Ove.

Prinsip lain adalah STM Tarorogo "tidak berafiliasi dengan salah satu Partai Politik" tetapi kebersamaan untuk tidak saling meninggalkan dengan tulus  terhadap sesama sudah teruji, dan itu yang menjadi modal  utama bagi kita hingga bertahan selama 15 tahun sampai saat ini. Selain itu dengan Bapak Ama Ester Daeli telah menjadi bagian dari keluarga Besar Tarorogo sebagai ketua pengawas Koperasi sekaligus unsur Penasehat STM Tarorogo, untuk itu kepada kita seluruh anggota keluarga basar Tarorogo, hendaknya kita menjaga nama baik STM kita karena Kepala Daerah Nias Barat ada didalamnya, kebersamaan asas kekeluargaan mari kita tetap jaga dan memelihara, tandas Ama Ove mengakhiri.

Untaian kata penerimaan dari Tuan Rumah Pak Ama Ester Daeli mengatakan; Dengan suka cita mengucapkan terimakasih kepada Tuhan dari segala Anugrah nya kepada kita semua, walaupun banyak cobaan dalam kehidupan ini, kalau Tuhan terus kita andalkan dengan tulus berbakti, yakinlah segalanya pasti baik.

Keadaan dunia saat ini terasa semakin ganas, dengki, iri hati, cacian dan makian seolah menjadi kebiasaan, praktek berbuat baik dan amal terhadap sesama terutama bagi sesama yang membutuhkan pertolongan (rakyat kecil), hampir jarang kita dengar. Atas kenyataan itu maka jalan satu satunya kita berkewajiban mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan niat yang sungguh-sungguh, melalui kegiatan PA seperti ini.

Secara peribadi program PA ini, saya dukung sepenuhnya termasuk kegiatan Amal sosial sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama, saya berharap kiranya STM Tarorogo dapat menjadi berkat bagi semua orang, terutama bagi saudara/i kita yang membutuhkan pertolongan, tandas Bupati mengakhiri.

Dilanjutkan dengan kegiatan berupa Koor, dan puji pujian, serta Pendalaman Alkitab yang cukup mendalam oleh pembawa renungan Pensiunan Pdt. Ama Ati Gulo diantaranya mengatakan "Sifat manusia yang paling buruk adalah Fatahisa, Fokoko, dan Fatiusa, susah melihat orang senang", maka siapapun yang jadi pemimpin dari lini manapun, diharuskan tabah dan siap menerima hinaan itu, karena Tuhan kita Yesus Kriatus sendiri bahkan bukan hanya dihina dan dimaki, tetapi di bunuh di kayu salib.

Setelah kebaktian rohani selesai, dilanjutkan dengan kata penutup oleh Ama Ines Gulo dan Ama Nesa Hulu, sambil menikmati jamuan malam yang disediakan oleh tuan rumah. (Tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOSOK