GUBSU EDY RAHMAYADI HADIRI DEKLARASI KERUKUNAN PUAK BATAK BERSAUDARA - Gelora Hukum

Breaking

Rabu, 07 Agustus 2019

GUBSU EDY RAHMAYADI HADIRI DEKLARASI KERUKUNAN PUAK BATAK BERSAUDARA

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, memberikan kata sambutan dalam acara Deklarasi Kerukunan Puak Batak Bersaudara (KPBB), Rabu (07/08)  di Hotel Grand Antara, Jalan SM Raja, Medan (Antoni Pakpahan/GeloraHukum)  caption
MEDAN, GELORA HUKUM – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi sangat mengapresiasi deklarasi Kerukunan Puak Batak Bersaudara (KPBB) di Hotel Grand Antares Medan, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Rabu (7/8). Kerukunan Puak Batak Bersaudara merupakan wadah terjalinnya persatuan dan kesatuan yang akan menjadi gambaran dan penuntun persatuan di Sumut.
“Saya tadi upayakan kejar acara ini, karena bagus acaranya. Ini merupakan wadah persatuan untuk negeri ini, khususnya Sumatera Utara,” ucap Gubernur Edy Rahmayadi saat memberikan kata sambutan di acara tersebut.
Gubernur yakin, terbentuknya Kerukunan Puak Batak Bersaudara di Sumut untuk membantu dan mendukung pemerintah mewujudkan program Membangun Desa Menata Kota. “Disini banyak etnis, ada 6 etnis Batak di Puak Batak Bersaudara ini. 
"Saya harap kita bersatu, membangun untuk kemajuan daerah ini. Sesuai dengan program pemerintah Membangun Desa Menata Kota,” katanya.
Edy Rahmayadi juga mengingatkan soal antisipasi perpecahan yang dilakukan oleh oknum yang ingin memecah belah persatuan. Edy Rahmayadi sepakat bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati.
“Bahwa kita harus mengantisipasi adanya perpecahan. Karena kalau tidak kita akan hancur. Kita sudah sepakat bahwa negara kita Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi harus kita jaga itu,” pesan Edy.
Ketua Umum Kerukunan Puak Batak Bersaudara, (KPBB), Mayjen TNI (Purn) Sumiharjo Pakpahan, PhD, DMS, Dalam Konferensi Pers dengan para Media menyebutkan,  Tujuan di didirkan Kerukunan Puak Batak Bersaudara adalah wadah untuk berkomunikasi baik suka dan duka di dalam Puak Batak. 
"Dengan ada nya berkomunikasi, maka wadah untuk satu suara di dalam Puak Batak dapat menerima saran, masukan, gagasan maupun kritikan kepada pemerintah Pusat dan Daerah, Agar pembangunan Nasional dapat berjalan dan di rasakan di tanah Batak, " Ujar Sumiharjo dalam Jumpa Pers dengan awak Media. 
Lebih lanjut, Sumiharjo menjelaskan, Kerukunan Puak Batak Bersaudara nantinya akan berperan dan ikut serta dalam mengawasi pembangunan nasional yang di lakukan pemerintah pusat maupun daerah di dalam segala bidang di tanah Batak. 
"Dengan adanya pengawasan, maka pembangunan Nasional yang di lakukan pemerintah pusat dan Daerah dapat fokus di lakukan di tanah Batak, " Katanya.
Sumiharjo Pakpahan juga mengharapkan, dengan diadakannya Deklarasi Kerukunan Puak Batak Bersaudara, Supaya 6 Puak Batak bersatu dan sehati untuk membangun tanah Batak. 
"Mungkin selama ini ada yang tersinggung atau sakit hati,mari kita lupakan demi membangun tanah Batak. Di sini kita tidak memisahkan satu suku, maupun membicarakan Agama, tetapi kita menjalin kerukunan sesama suku batak, " pesan Sumiharjo Pakpahan
Sebelumnya, Ketua Harian Kerukunan Puak Batak Bersaudara CP Nainggolan memaparkan, bahwa Kerukunan Puak Batak Bersaudara ini terbentuk dari pemikiran bersama dari berbagai Tetua dari 6 etnis Puak Batak di Sumut. Yaitu Mandailing, Angkola, Simalungun, Toba, Karo, dan Pakpak
Tujuannya untuk meningkatkan kerukunan Batak yang nantinya akan memberikan kontribusi bagi pembangunan di Sumut,” ujar CP Nainggolan, sembari mengatakan, dalam waktu dekat akan dilakukan pelantikan pengurus dari Kerukunan Puak Batak Bersaudara ini.
Diketahui, Badan Pengurus Harian Kerukunan Puak Batak Bersaudara terdiri atas Mayjen TNI (Purn) Sumiharjo Pakpahan PhD DMS sebagai Ketua Umum, DR.Ir.RE Siregar sebagai Sekretaris Umum, dan Ir.Anggiat Simanjuntak sebagai Bendahara Umum. (Antoni Pakpahan).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOSOK