GNPK RI : Kelangkaan Tabung Gas, Pemerintah Cepat Campur Tangan - Gelora Hukum

Breaking

Selasa, 18 Desember 2018

GNPK RI : Kelangkaan Tabung Gas, Pemerintah Cepat Campur Tangan


Alex Akoran / Ketua PD GNPK RI Kab. Sintang
SINTANG, GELORA HUKUM - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 Kg di Kecamatan Kelam permai Kabupaten Sintang terjadi dalam beberapa bulan ini kesulitan mendapatkan tabung gas melon, masyarakat sangat resah diduga sengaja dimainkan oknum tertentu agar harga dapat semakin melambung tinggi,

Warga menuturkan, penjualan tabung gas melon sudah melewati Harga Terginggi Eceran (HET) yang sudah ditentukan oleh pemerintah Rp 16.500, meskipun Pertamina selalu mengantisipasi kelangkaan dan seputar permasalahan tabung melon ini, ternyata tak begitu berpengaruh, bahkan masalah ini selalu saja muncul, sehingga membuat kebutuhan masyarakat sehari-hari untuk memasak jadi terganggu, karena susahnya mencari tabung gas melon tersebut.

Ketua Ormas Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Kabupaten Sintang, Alex Akoran, kepada Media Gelora Hukum.com, pihaknya sudah lama memantau kondisi ini, kelangkaan gas melon di Kec. Kelam Permai adanya indikasi praktek monopoli oknum tertentu secara masif dan struktur untuk memperkaya diri sendiri, betapa tidak, tabung Gas itu pun ada, tapi harganya cukup mahal berkisar 30 ribu/ tabung, kelangkaan ini terjadi mungkin penyaluran dari Pertamina ke agen stok kurang? dan hal itu tidak mungkin atau, karena kebutuhan masyarakat  terhadap gas elpiji sangat besar, sehingga kesempatan untuk meraih keuntungan banyak, anehnya tabung elpiji melon ini banyak tersedia di toko-toko pengecer, tapi di agen-agen penyalur kalau ditanya pasti kosong.
  
Alex berharap hal ini yang menjadi PR pertamina dan Dinas terkait, Kenapa hal ini selalu terjadi, padahal pasokan tabung dari Pertamina selalu diupdate sesuai jumlah masyarakat yang membutuhka, serta berharap pihak Pertamina bisa melakukan pendataan ulang secara tepat jumlah konsumen di masyarakat yang membutuhkan tabung melon, dan harus dilakukannya pengawasan yang lebih intens, agar tepat sasaran ke masyarakat, karena tak bisa dipungkiri tidak terhitung masyarakat kecil yang menggunakannya, pengawasan harus diperketat, jika hal ini semakin terbiarkan maka kelangkaan tabung gas ini dengan terus menerus tetap terjadi bahkan oknum yang sengaja meraih keuntungan diatas penderitaan masyarakat kecil, semakin bersuka cita.. (Tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOSOK