Manajemen Distrik Delab I Kebun Torgamba Tebang Pilih Memberi Tindakan Terhadap Karyawan - Gelora Hukum

Breaking

Senin, 19 Agustus 2019

Manajemen Distrik Delab I Kebun Torgamba Tebang Pilih Memberi Tindakan Terhadap Karyawan



TORGAMBA, GELORA HUKUM, Masyarakat distrik Delab I Kebun Torgamba sedang dilanda keresahan, pasalnya ada beberapa kejadian yang terjadi diwilayah itu mendapat perhatian warga yang hampir keseluruhan merupakan karyawan PTPN3 tersebut dinilai mencemaskan karena terkesan tebang pilih, demikian disampaikan oleh Ketua Kamtibmas Kecamatan Torgamba, Awal Ramadhan Rambe (19/8/2019).

"Seharusnya peraturan itu berlaku sama untuk semua, baik sebagai karyawan maupun sebagai warga masyarakat, tidak pilih bulu dan penerapannya menganut unsur keadilan" ungkap Awal Ramadhan.

Melihat sistem kerja yang ada di kebun Torgamba, informasi yang berhasil dihimpun dilapangan oleh awak media Gelora Hukum bersama Kamtibmas kecamatan Torgamba serta informasi dari masyarakat dan karyawan yang tidak bersedia disebut namanya, ternyata jika karyawan melakukan kesalahan dalam mengumpulkan berondolan, bila tertinggal satu butir saja akan dikenakan denda dengan harga 50 perak/butir. Pada hal seringkali dilapangan terlihat apabila anggkutan TBS pada saat pengepokan banyak berondolan dan TBS berserak di jalan apalagi bila pengepokan dilakukan sampai malam, namun hal ini tidak pernah di persoalkan oleh pihak manajemen.

Ramadhan juga mencontohkan hal lain yang menggambarkan penerapan yang tebang pilih dilakukan oleh pihak manajemen, yaitu ketika beberapa waktu yang lalu ada kasus yang terjadi di Afd. 5 Torgamba, yaitu salah seorang mandor yang ditengarai juga menjabat sebagai kepala dusun di desa Torgamba berinisian IG diduga menjalin hubungan gelap dengan istri salah seorang karyawan biasa dilingkunan Afd. 5 Torgamba. Kejadian ini sudah menjadi rahasia umum di lingkungan Afd. 5 dan pihak manajemen juga telah mengetahuinya, terbukti bahwa IG pernah diberhentikan sebagai mandor, namun beberapa waktu kemudian di angkat lagi pada jabatan yang sama.

"Dari beberapa kejadian inilah, kita bisa melihat tindakan tebang pilih yang kami maksud, oleh karena itu, kami meminta kepada pihak manajemen PTPN3 agar mengambil tindakan yang tegas terhadap mereka yang tersangkut dalam beberapa masalah ini, karena jika hal ini dibiarkan, masyarakat dan karyawan dilingkungan Afd. 5 dan desa Torgamba akan semakin resah" tegas Ramadhan mengakhiri.

Untuk menanggapi masalah ini, beberapa waktu yang lalu kami telah berusaha mengadakan komfirmasi terhadap pihak pimpinan atau askep yang terkait dari manajemen, namun hingga berita ini diturunkan tak satupun dari pihak manajemen yang berhasil dihubungi. (SB).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOSOK