Bupati Nias Butuh Jurnalis, ASN yang Hina Wartawan Lapor Sekda - Gelora Hukum

Breaking

Sabtu, 20 Maret 2021

Bupati Nias Butuh Jurnalis, ASN yang Hina Wartawan Lapor Sekda

NIAS, GELORA HUKUM - Salah seorang oknum ASN yang bertugas di Kabupaten Nias dinilai tidak beretika karena memperagakan etika kurang baik terhadap sejumlah wartawan. Hal itu terjadi pada wartawan melakukan peliputan pada kegiatan musrenbang pembahasan RKPD di lantai III kantor Bupati Nias. (17/03/21)

Salah seorang wartawan salah satu media online yang bertugas di Kabupaten Nias ber inisial DT yang melakukan peliputan pada saat itu menjelaskan, "Pada saat itu saya dan sejumlah rekan wartawan menanda tangani buku tamu yang sudah dipersiapkan oleh panitia, di tempat itu kami melihat oknum ASN inisial SK memperagakan etika kurang baik di hadapan kami dengan menyebut "Wartawan, wartawan" sambil oknum SK itu memberi Dont Like, dan terlihat mukanya mengejek kami."Ucap DT

Lanjutnya, "Kami meminta agar Oknum ASN yang berinisial SK itu menyampaikan kepada kami apa tujuan nya melakukan hal itu karena bagi kami perbuatan seperti itu adalah penghinaan terbesar kepada wartawan, maka kami minta kepada pimpinan di Kabupaten Nias dalam hal ini bapak Bupati Nias agar memberi teguran tegas kepada oknum tersebut."Harap DT"

Di hari yang sama di tempat terpisah ketika wartawan melakukan konfirmasi langsung kepada Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, "Bupati mengatakan, siapa orangnya, padahal saya sebagai Bupati Nias saja butuh jurnalis untuk meliput kegiatan ini, silahkan hal ini di melaporka kepada sekda Nias, "Ucap Bupati Nias dengan singkat karena saat itu Bupati buru-buru berangkat di luar daerah.

Ditempat terpisah Yason Hulu, Penasehat Assosiasi Kabar Online Indonesia (AKRINDO Kepulauan Nias Nias) meminta Bupati Nias agar dapat memberikan pembinaan kepada oknum ASN tersebut, sebab kalau benar apa yang dilakukan itu maka dengan jelas telah melakukan penghinaan tehadap profesi wartawan dan itu adalah pelanggaran.

Perbuatan PNS diatas diminta Bupati Nias agar memerintahkan Sekda Kab Nias memberikan pembianaan serta tindakan  tegas kepada oknum ASN dimaksut sebagai ajang pembelajaran bagi yang lain, karna wartawan itu adalah mitra pemerintah, tandas yason. 

Dilanjutkan Suar Natal Waruwu A. Md,  Ketua DPD GMICAK (Gerakan Masyarakat Indonesia Anti Korupsi) menghimbau Kepada wartawan yang terhina tersebut agar melaporkan hal ini dipihak kepolisian, karena diduga oknum PNS melanggar KUHP Pasal 310. (1) Barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah."Tegasnya mengakhiri. (Makmur Gulo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOSOK