Sekdes: Pengelolaan APBdes Silima Ewali 2020 Tidak Transpran - Gelora Hukum

Breaking

Selasa, 16 Februari 2021

Sekdes: Pengelolaan APBdes Silima Ewali 2020 Tidak Transpran


NIAS GELORAHUKUM - Auguslin Nduru Sekdes Banua Sibohohou Silima Ewali sebut pengelolaan APBDes Tahun 2020 di Desa Banua Sibohou Silima Ewali Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias Propinsi Sumatera Utara Tidak Transparan, Sabtu 13/02/2021.

Dilanjutkan, pada pelaksanaan realisasi dan juga pertanggungjawaban APBDes tahun 2020 tidak transparan hanya dikerjakan 0leh Pj. Kades dan kami sebagai perangkat desaNya tidak difungsikan sebagaimana tupoksi masing-masing. 

"Apabila sudah ada realisasi dan pertanggungjawaban APBDes tahun 2020 maka saya tidak benarkan itu, karena sebagai Sekdes tidak ada  saya verifikasi dan juga belum tandangani laporan pertanggungjawaban APBDes tahun 2020. Dan bila terdapat tanda tangan saya pada laporan pertanggungjawaban APBDes tersebut maka saya akan menuntut secara proses hukum yang berlaku di Negara Repulik Indonesia, tegas sekdes.

Saya menyesalkan kinerja Pj. Kades karena kami sebagai perangkat desa hanya berfungsi pada Perencanaan, Penetapan dan penarikan anggaran dan pada pelaksanaan anggaran hanya dikerjakan dan dikelola oleh Pj. Kades sendiri tanpa kami ketahui jalannya proses pelaksanaan APBDes Tahun 2020, kesal sekdes.

Anggaran Dana khusus bidang keagamaan mengatakan bahwa anggarannya Rp. 40.000.000 (empat puluh juta rupiah), dan yang sudah terealisasi dilapangan yakni didusun IV sebesar Rp.4.500.000, dusun III sebesar Rp.4.500.000, dusun VII sebesar Rp. 4.500.000 dan dusun I sebesar 13.000.000, maka jumlahnya 26.500.000 ( dua puluh enam juta lima ratus ribu rupiah), dan sisanya saya tidak tahu diarahkan kemana oleh Pj. Kades kami, urai sekdes. 

Terus awak media menanyakan terkait laporan Raeli Hulu Kepala dusun VI untuk melaporkan Pj. Kades di Polres Nias tentang pemotongan gaji perangkat desa yang telah naik di pemberitaan sebelumNya. 

Pemotongan gaji kami sebagai perangkatnya maka dengan laporan Raeli Hulu terkait pemotongan gaji perangkatNya kiranya pihak Polres Nias memproses atas perlakuan Pj. Kades tersebut, tandas Sekdes. 

Kepada Bupati Nias untuk mengevaluasi kinerja Pj. Kades kami ini, karena memicu persoalan sehingga menghambat proses APBDes Ta.2021 di desa Banua Sibohou Silima Ewali ke depan, harap sekdes. 

Ketika Media Gelorahukum.Com menemui Ketua BPD dirumahnya, ternyata tidak bertemu, beliau telah keluar kota kata istrinya. Selanjutnya mencoba menghubungi  Pj. Kepala Desa melalui via Telepon selulernya berdering tetapi hanponnya tidak diangkatnya. (Fris Sandroto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOSOK