Diduga Pangkas Gaji Perangkat Desa, PJ Kades Dipolisikan - Gelora Hukum

Breaking

Senin, 08 Februari 2021

Diduga Pangkas Gaji Perangkat Desa, PJ Kades Dipolisikan


NIAS,  GELIRA HUKUM - Gaji perangkat Desa Banua Sibohou Silima Ewali, Kecamatan Bawalato, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, diduga dilakukan pemangkasan sebesar sepuluh persen oleh Pj Kepala Desa Banua Sibohou berinisial TH. Pemangkasan gaji tersebut terhitung dari bulan Juli hingga Desember 2020.

Raeli Hulu Kepala Dusun VI Desa Banua Sibohou Silima Ewali kepada Gelora Hukum.com mengatakan bahwa Pj Kepala Desa diduga telah melakukan pemangkasan gajinya saat dibayarkan oleh Pj. Kades Banua Sibohou Silima Ewali sebesar sepuluh persen dari jumlah gaji yang diterimanya.

“Gaji pokok saya Rp 2.120.000, dipotong 10% selama enam bulan. Saat Pembayaran dilakukan di rumah Kades,”ujarnya, Senin (08/02/2021).

Dikatakannya, kejadian ini juga bukan hanya dirinya saja mengalaminya. Hal ini juga terjadi dengan seluruh perangkat desa Banua Sibohou Silima Ewali.

“Adapun alasan pemotongan gaji yang sepuluh persen ini yang diduga dilakukan oleh Pj Kepala Desa yakni untuk pajak BPJS. Begitu penjelasan Pj kades,”jelasnya.

Raeli juga menuturkan bahwa Pj Kades Banua Sibohou belum melaksanakan pembuatan profil desa.

 “Dia suka marah – marah gitu, bila di tanya aturan dan pedoman pelaksanaan kegiatan di desa,”paparnya.

Tidak terima gajinya di pangkas oleh Pj. Kades Banua Sibohou Silima Ewali, Raeli Hulu membuat laporan di Polres Nias dengan harapan agar dugaan pemangkasan gajiNya sebagai perangkat desa ini di proses secara hukum. 

Ditempat terpisah Ketika awak media Gelora Hukum.Com melakukan konfirmasi kepada Pj Kepala Desa Banua Sibohou Silima Ewali, Kecamatan Bawalato,  Kabupaten Nias melalui via seluler tentang permasalahan diatas, ternyata tidak bisa dihubungi. (Fris Sandroto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOSOK