Kades Lolowua Hiliserangkai, Klarifikasi Info Liar APBdes TA 2019 - Gelora Hukum

Breaking

Senin, 16 Maret 2020

Kades Lolowua Hiliserangkai, Klarifikasi Info Liar APBdes TA 2019

kepala desa lolowua Kec.Hiliserangkai Kab.Nias Efortianus Mendrofa
NIAS, GELORA HUKUM - Terkaitnya pemberitaan disalah satu media yang berjudul "BPD mengusulkan kades lolowua dievaluasi dan di berhentikan oleh Bupati Nias", judul lain "Bupati nias diminta berhentikan kades lolowua" yang di tayang pada pada waktu lalu, maka kepala desa lolowua Kec Hiliserangkai Kab. Nias Efortianus Mendrofa tegas me lakukan klarifikasi terkasuk pelaksanaan APBdes TA.2019, Hal tersebut di sampaikannya saat diwawancarai oleh gelorahukum di kantor desa lolowua, (14/03/20).

Ada pun isi pemberitaan tersebut yaitu, tentang pembangunan jamban umum/MCK. Pemeliharaan sumber air bersih MCK pembangunan TA.2016 lalu. Pembangunan parit gendong dan TPT. Pemasangan Plafon di gedung sanggar seni budaya dan tentang keterlambatan pertanggungjawaban.

Kepala desa menjelaskan, sesuai dengan pemberitaan disalah satu media yang di tayangkan pada tanggal 13 maret tentang pelaksanaan fisik APBdesa lolowu TA.2019 maka saya bisa mengatakan itu tidak benar, dan pihak saya perlu mengklarifikasi pemberitaan itu, yang pertama tentang pembangunan jamban umum/MCK, pada awal perencanaan yaitu bertempat di belakang kantor guru SMP N.4 hiliserangkai dimana karna tanahnya datar dan padat, namun setelah turun dana akan di mulai pekerjaan tetapi banyak hal yang  menjadi masalah karna pemilik tanah yang berdampingan dengan pertapakan itu tidak menginjinkan, sehingga pihak pemerintahan desa, BPD dan sekolah bersepakat memindahkan lokasi ke sudut sebelah kanan sekolah yang ada pembangunannya sekarang dan itu telah terlaksana dengan baik."paparnya

Kemudian tentang pemeliharaan sumber air bersih MCK yang bangunannya itu di bangun pada fisik APBdesa 2016 lalu, tentang pemeliharaan itu tentu kami laksanakan seperti apa yang telah di rencanakan yaitu, pengadaan meteran listrik dan perlengkapannya, mesin pompa air, kabel SR, pergantian pipa air, kran air dan asesoris pipa. Sehubungan dengan laporan masyarakat yang telah di beritakan itu bahwa tidak berfungsi, maka saya jelaskan bahwa itu karna lantai tampungan air telah retak sehingga air keluar dari pondasi tampungan air, dan hal itu telah kami perbaiki dangan melakukan plesteran lantai tampungan air, dan untuk pembiayaan itu tidak termasuk dari anggaran dana desa 2019 karna belum termasuk pada perencanaan, namun sumber dananya dari uang pribadi saya."jelas kades

Lanjutnya, tentang pembangunan parit gendong dan TPT sudah di laksanakan sesuai dengan perencanaan awal. Untuk pemasangan plafon di gedung sanggar seni budaya tentu pihak kami mencari tenaga kerja yang sudah profesional untuk pemasangan plafon dan itu adalah masyarakat desa lolowua dan telah di laksanakan, sementara pembentukkan group kesenian tidak dapat di laksanakan mengingat pada saat itu keadaan balai desa sedang dalam pemasangan keramik sehingga dana tersebut telah di kembalikan ke RKUdes."Tambahnya

Mengenai keterlambatan laporan pertanggungjawaban APBDesa 2019 untuk di sampaikan kepada bapak bupati nias melalui dinas PMD Kab.Nias, pihak kami mengakui memang terlambat di karenakan karna adanya kegiatan yang terlambat pelaksanaannya yaitu pendirian BUMdes, dan hal ini kami sudah konfirmasi kepada BPD, dan waktu itu pihak BPD mengatakan agar melaksanakan kegiatan itu dulu baru di sampaikan kepada BPD LPJ APBdesa nya, dan setelah kami melaksanakan kegiatan pembentukan BUMdes maka pihak kami telah menyampaikan LPJ APBdesa TA.2019 kepada BPD pada tanggal 12 maret 2020.
Maka pihak kami menunggu waktu BPD membahas bersama LPJ APBdesa TA.2019 tersebut untuk di jadikan peraturan desa dan setelah itu nanti kami serahkan kepada bapak bupati nias melalui dinas PMD Kab.Nias."tutup kades.

Di tempat yang sama Emanueli Mendrofa S.pd yang sebagai kesra kepada gelorahukum menyampaikan, untuk pelaksanaan fisik APBdesa TA.2019 pihak kami tidak pernah menemui kendala di lapangan di mana masyarakat sangat antusias untuk bekerja dan mendukung. Selama pelaksanaan kegiatan fisik, tidak pernah ada dari pihak mana pun yang mengatakan ini salah dan sebagainya, tentu pada pelaksanaanya kami selalu berpedoman dengan aturan dan gambar yang sudah di berikan kepada kami."Ucap kesra

Camat hiliserangkai Arlin Mendrofa SE, melalui telpon selulernya (14/03) kepada gelorahukum menyampaikan,  Sampai saat ini saya belum menerima surat laporan secara resmi baik dari masyarakat lolowua maupun BPD, tentu kalau laporan itu sudah di sampaikan kepada saya maka saya akan perintahkan anggota saya di dari kantor camat untuk turun di lapangan meninjau langsung pelaksanaan APBdesa lolowua itu TA.2019

Tentang laporan BPD kepada bupati nias untuk meminta bupati mengevaluasi kepala desa lolowua seperti yang sudah di beritakan itu, maka sebenarnya tahapannya itu BPD menyurati bupati melalui camat, tetapi karna mereka melampauhi camat, yah silahkan-silahkan saja pasti nanti pak bupati menurunkan disposisi untuk di kembalikan ke pihak kantor camat."tegasnya camat.

Di tempat terpisah saat media melakukan wawancara kepada tokoh masyarakat Asaziduhu Mendofa di rumah kediamannya (14/03) mengatakan, tentang pelaksanaan APBdesa lolowua TA.2019 kami sebagai masyarakat sangat senang dan mengapresiasi, di mana semua telah terlaksana dengan baik sesuai dengan apa yang telah di rencanakan. Seraya Asaziduhu mengatakan, mengenai laporan masyarakat itu yang telah di beritakan di salah satu media, itu laporan sepihak saja."Ucap tokoh masyarakat itu. (Makmur Gulo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOSOK