Sekdes Tulumbaho Kec.Sogaeadu Dimutasikan, Ini Penjelasan Kepala Desa - Gelora Hukum

Breaking

Sabtu, 11 Januari 2020

Sekdes Tulumbaho Kec.Sogaeadu Dimutasikan, Ini Penjelasan Kepala Desa

NIAS, GELORA HUKUM - Sekretaris desa tulumbaho kecamatan sogaeadu kabupaten nias IVANTRI HEARTMAN BUAYA di mutasikan menjadi kepala dusun. dikantor Desa oleh  kepala desa Tulumbaho ANUGRAH KRISTIAN BUAYA menjelaskan (09/01/2020)

Kepada media gelorahukum menjelaskan Kades Tulumbaho menjelaskan, saya memutasikan sekdes atas nama IVANTRI HEARTMAN BUAYA menjadi kepala dusun, sebagai dasar saya melakukan mutasi tersebut yaitu, Selama ini dia kurang aktif dalam melaksanakan tupoksi tugasnya sebagai sekretaris desa, dan dia juga berdomisili di perumnas fodo gunungsitoli bukan di desa tulumbaho, dan selama ini dia tidak loyal kepada saya sebagai pimpinan desa, dia juga kurang aktif dalam bermasyarakat salah satunya seperti kemaren  pada penyerahan dana  stimulan/dana sosial bagi masyarakat yang mengalami keadaan suka dan duka, kami sangat mengharapkan kedatangannya namun dia belum datang juga. Di tambah sekdes tersebut kurang aktif di kantor tanpa minta ijin sama saya sebagai pimpinan desa

Kemudian sebelumnya pernah saya beri himbauan untuk sekdes  agar mendukung visi misi saya sebagai kepala desa sebagai mana mestinya harus melayani masyarakat dengan jujur, baik dan ramah. Karna sebenarnya sekdes itu adalah koordinator yang menjalankan roda pedati atau tulang punggung jalannya roda pemerintahan di desa, namum sekdes tersebut tidak pernah berubah juga.

Lanjut kades, sebenarnya mutasi itu hanya sebagai pembelajaran dari saya di mana supaya sekdes tersebut bisa berubah dan bisa aktif di kantor desa, bila pun dia berubah maka bisa saya angkat dia lagi jadi sekdes, namun sejak tanggal 12 desember 2019 saya mutasikan dia dari sekdes menjadi kepala dusun hingga saat ini dia pun tidak pernah aktif di kantor, jadi terpaksa saya  memberi surat peringatan ke satu dan kedua hingga nanti surat peringatan ke tiga, tapi karna dia tidak datang juga maka saya terpaksa melakukan pemberhentian tugas. Di mana juga saya telah menyampaikan hal ini di pihak kantor camat serta meminta rekomendasi dari pak camat sogaeadu."tegas orang nomor satu di desa itu.

Tambah kades, saya merasa keberatan dan di rugikan oleh pemberitaan di salah satu media yang telah memberitakan tentang mutasi sekdes tersebut, dimana dalam isi pemberitaan itu mengatakan ( "merasa tidak adil dengan keputusan kepala desa tulumbaho dan camat sogaeadu tentang mutasi sekdes menjadi kadus") Di mana pada pemberitaan itu tidak sesuai dengan kode etik jurnalis sebagai mana pada UU Pers nomor 40 tahun 1999 tentang menggunakan hak jawab,    karna hanya memberitakan sepihak saja dan belum melakukan konfirmasi kepada saya artinya berita itu tidak berimbang. Maka saya berharap agar wartawan yang memberitakan itu lebih belajar lagi serta mengedepankan kode etik jurnalis "ungkap kades dengan nada kecewa.

Di tempat yang sama DERMA ELFIANIUS BUAYA yang menjabat sebagai kasi pemerintahan, kepada gelorahukum menyampaikan, sekdes tersebut kurang aktif di kantor desa dan jarang melaksanakan tugasnya mulai dari segi administradi umum dan keuangan dari apbdes khusus tahun 2019 yang lalu, sehingga kami sebagai perangkat desa kewalahan."ucapnya dengan singkat.

Di tambahkan oleh PROSETIAMAN Buaya sebagai kaur keuangan mengatakan, keresahan saya sebagai kaur keuangan setiap saya membayar pajak harus mengeluh kepada sekdes di mana sekdes tidak memberi pasword e-biling kepada saya, dan itu pun tidak masalah kalau seandainya sekdes tinggal di desa tapi kesusahan saya karna dia tinggal di perumnas fodo gunungsitoli, dan pernah saya minta kepada sekdes secara tertulis tentang pasword e-biling itu, namun dia tidak merespon."ucapnya

Kemudian dijelaskan kaur umum dan perencanan SEPTEN SORIAMAN WARUWU, saat di wawancarai oleh gelorahukum mengatakan, apa yang di lakukan bapak kepala desa itu untuk memutasikan sekdes tersebut sudah sewajarnya dan sudah kewenangan kepala desa sesuai dengan ketentuan, di mana sebagai dasarnya adalah, sekdes tersebut kurang aktif di kantor dan jarang menghadiri
setiap kegiatan di desa, dan selama ini kami sebagai perangkat desa kewalahan mulai dari administrasi desa yang harus di kerjakan oleh sekdes tidak ada yang melaksanakan."ucap septen soriaman waruwu

Ketika di konfirmasi kepada camat sogaeadu bapak ELIMAN Mendrofa melalui telpon sesulernya (09/01) kepada gelorahukum mengatakan, karna sudah memenuhi syarat serta tembusan-tembusan surat teguran dari kepala desa sudah sampai di kantor camat dan setelah kita pertimbangkan dan sudah sesuai dengan aturan maka pihak kantor camat memberi ijin kepada kepala desa tulumbaho untuk melakukan pemberhentian terhadap sekdes tersebut, dan itu semua sudah kewenangan kepala desa, di mana juga saya lihat daftar hadir dan kebanyakan sekdes tersebut alpa."tandas pak camat dengan tegas.

Hingga turunnya berita ini, media masih belum bisa konfirmasi kepada sekdes tersebut. (Suherman Gulo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOSOK