DPRD Kab.Nias, Minta Kadisdik Evaluasi Kinerja Kasek SD Onombongi - Gelora Hukum

Breaking

Selasa, 17 Desember 2019

DPRD Kab.Nias, Minta Kadisdik Evaluasi Kinerja Kasek SD Onombongi

NIAS, GELORA HUKUM - Terkaitnya tidak hadirnya semua guru sarta kepala sekolah SDN 075049 desa onombongi kecamatan hiliserangkai kabupaten nias pada 05 desember lalu hingga semua siswa pulang di rumah masing-masing akibat guru serta kepala sekolahnya tidak hadir, maka anggota DPRD kabupaten nias FOAROTA GULO dan YAREDI LAOLI menanggapi serius dan turut prihatin

FOAROTA GULO anggota DPRD kabupaten nias dari partai demokrat Saat di wawancarai oleh gelora hukum di rumah kediamannya (07/12) dia mengatakan, ini adalah salah satu sikap yang tidak terpuji dan sangat memprihatikan, karna ini adalah salah satu kerugian masyarakat dan khususnya siswa SD 075049 onombongi.

Lanjutnya, saya berharap kepada bapak bupati nias dan kepala dinas pendidikan Kab.Nias agar memberi sangsi kepada guru-guru serta kepala sekolahnya karna ini adalah salah satu pelanggaran kode etik pegawai negeri sipil, dan pasti pelanggaran itu ada sangsinya karna ini merupakan kebiasaan yang harus di perbaiki. 

Tambahnya, ASN itu sudah membuat surat pernyataan serta sumpah janji bahwa siap mengapdi di mana pun di tugaskan walaupun rumahnya jauh dari sekolah maka itu tidak bisa di jadikan sebuah alasan. Maka jika guru-guru serta kaseknya tidak mampu maka silahkan mengundurkan diri dari jabatan dan di cari yang lain yang bisa mampu agar masyarakat dan khususnya siswa SD onombongi tidak jadi korban."tegas foarota

FOAROTA juga mengatakan, saya sebagai anggota DPRD berterima kasih kepada wartawan yang telah meliput di SD tersebut di mana telah membantu pemerintah dan DPRD mencari informasi seperti ini. dan berharap kepada masyarakat agar selalu membantu pemerintah dan DPRD memberi informasi bila terjadi hal-hal seperti ini."tandasnya mengakhiri.

YAREDI LAOLI mantan ketua DPRD kabupaten nias yang sekarang menjabat sebagai angota DPRD kabupaten nias dari partai demokrat kepada gelorahukum mengatakan (09/12), saya sebagai anggota DPRD kabupaten nias sangat kecewa atas persoalan ini, maka kita berharap kepada dinas pendidikan kabupaten nias  supaya segera memonitoring guru-guru yang sering malas itu, agar keadaan dini segera pulih dimana kalau di lama-lamakan maka sasarannya adalah masyarakat khususnya siswa SD 075049 onombongi

Di katakannya, sebelumnya waktu masih saya ketua DPRD pernah di ungkap oleh masyarakat saat saya melakukan reses di onombongi, dan saya sudah pernah mengungkap kepada dinas pendidikan kabupaten nias namun tidak ada perubahan sampai sekarang

Lanjutnya, saya berharap kepada pemerintah Kab.Nias agar menuntut keaktifan guru-guru di sana termasuk yang paling utama adalah kepala sekolahnya, di mana kalau kepala sekolahnya aktif maka guru-guru juga mau tak mau aktif, tetapi kalau kepala sekolahnya malas maka lebih malas lagi guru-gurunya, dimana kita harus menuntut bagaimana keaktifan dari pada kepala sekolahnya. Tapi kalau dia tidak mampu di tugaskan di SD tersebut maka di copot saja dia dari jabatannya dan di cari yang lain yang bisa mampu memberi waktunya setiap hari. Di mana saya sebagai wakil rakyat mengharapkan supaya masyarakat dan siswa bisa menikmati pendidikan yang layak seperti yang lain-lain

YAREDI juga mengatakan, saya sangat mendukung bila hal ini di ungkap di mana jangan sampai hari-hari aktif itu malah di buat hari libur seperti temuan waktu itu

Di tegaskannya, yang paling di tuntut di sini adalah kepala sekolahnya bagaimana pro aktifnya di sekolah karna kalau memang dia tidak sanggup maka di copot saja kaseknya. Jangan hanya sekedar memakan tunjangan itu karna tunjangan guru terpencil itu besar maka tidak ada alasan mereka tidak melaksanakan tugas,"tegas yaredi

YAREDI laoli juga mengatakan, saya sebagai anggota DPRD kabupaten nias sangat berterima kasih kepada media gelorahukum serta media yang meliput di SD onombongi di mana telah membantu pihak pemerintah dan DPRD mencari informasi seperti ini. Dan saya sangat mendukung bila hal ini di ungkap."tandas Yaredi mengakhiri.

Sebelunya ketika media konfirmasi kepada kepala sekolah YUSTINUS Mendrofa melalui telpon selulernya (06/12) mengatakan. Kemaren itu saya lagi di dinas UPT, dan saya sudah bilang kepada guru-guru agar mempertanggung jawabkan tugasnya masing-masing,"jawab kasek dengan singkat.

Ketika gelorahukum konfirmasi kepada kepala dinas pendidikan kabupaten nias SYUKUR ARMAN Mendrofa melalui telpon selulernya (09/12) dia mengatakan, bila persoalan ini terbukti maka akan kami tindak."ucap kadis.(Makmur Gulo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOSOK